Perusahaan investasi Amerika Serikat, VanEck, menyatakan bahwa Bitcoin mungkin mendekati tahap akhir tren penurunan saat ini.
Dalam analisis terbaru, VanEck mencatat bahwa penurunan Bitcoin dari puncak sekitar $125.000 ke level $60.000 sesuai dengan fase siklus bearish tradisional yang diamati pada periode pasca-halving.
Dalam konteks ini, VanEck mencatat bahwa di musim bearish Bitcoin saat ini, muncul tanda-tanda kelelahan, dan beberapa indikator mulai menunjukkan dinamika positif lagi.
Grafik yang Mengesankan di Indikator GEO Perusahaan!
VanEck menganalisis struktur GEO (Global Liquidity, Ecosystem Leverage, On-Chain Activity) yang digunakannya untuk menilai pasar Bitcoin.
Menurut analisis perusahaan, model ini terdiri dari tiga sinyal, dua di antaranya berada pada level netral. Sinyal ketiga, indikator pengaruh ekosistem, diklaim menunjukkan ramalan konstruktif.
Dalam konteks ini, VanEck menyatakan bahwa indikator-indikator ini, bila dipertimbangkan bersama-sama, menandakan pembentukan titik terendah siklus di Bitcoin dan dapat menjadi dasar bagi investor untuk mulai secara bertahap meningkatkan posisi mereka.
Bukan Mitra yang Sepenuhnya Pasif!
Namun, perusahaan mencatat bahwa tidak bisa dikatakan dengan pasti bahwa Bitcoin telah mencapai titik terendahnya.
Menurut VanEck, Bitcoin berada dalam fase bearish tradisional yang terkait dengan siklus empat tahun halving-nya. Dalam konteks ini, perusahaan menyatakan bahwa penurunan tajam yang diamati dalam siklus saat ini sesuai dengan pola sejarah, dan bukan menunjukkan kegagalan struktural di pasar Bitcoin.
Sebagai penutup, VanEck menambahkan bahwa siklus pasar didasarkan pada perilaku masa lalu, dan tidak ada jaminan bahwa siklus tersebut akan berulang di masa depan dengan cara yang sama.
*Ini bukan rekomendasi investasi.
end-content






