US Dollar Gained Amid Easiness in Oil Prices, Crypto Market Rises

TheNewsCryptoDipublikasikan tanggal 2026-03-18Terakhir diperbarui pada 2026-03-18

Abstrak

The US Dollar has strengthened, reaching a new 10-month high against a basket of currencies, while oil prices have eased significantly. This decline in oil, partly due to a new export deal between Iraq and Kurdish authorities, is seen as a potential positive for lowering inflation. Meanwhile, the crypto market has risen over the past 24 hours, with Bitcoin nearing the $75k mark and Ethereum also posting gains. Analysts suggest the crypto uptick may be a reaction to these broader economic shifts, though its sustainability remains uncertain.

The US Dollar has gained against the basket. This comes at a time when the oil price seems to be easing. Meanwhile, the crypto market has noted a steady upward trajectory over the last 24 hours. It remains to be seen if the segment can hold its ground, or if it is a move ahead of a possible correction in the days to come.

US Dollar Strengthens

The US Dollar reached a new high of 99.61 in the last 10 months. It has plunged slightly by 0.06% to 99.504 at the moment, but the currency remains comparatively strong in the basket. Experts have acknowledged this to clarify that markets have somewhat recovered as the rise in oil prices comes to a halt.

The euro and yen, on the other hand, slipped by 0.05% and 0.01%, respectively. The euro reached $1.1532, while the yen recorded 159 against a dollar.

The US Dollar getting stronger essentially comes as a positive sign as it makes purchasing imports and foreign goods more economical. This principle further signals a possibility for a calmer inflation rate.

Oil Prices

Oil prices have come down significantly. Crude Oil plummeted by 3.45% in a single day to reach $92.894. Brent has maintained a level above $100 but is still down by 2.44% during the same timeline. There is little to no confirmation about the tentative duration of the Middle East conflict’s conclusion.

The ease in oil price that’s evident is partially attributed to a deal between the Iraqi government and Kurdish authorities. It underlines the export of oil through the Ceyhan port of Turkey, relieving pressure on the supplies from the region. An optimistic forecast, for now, pertains to Brent falling below $100.

Crypto Market

Everything boils down to the global crypto market. A fall in the oil price signals the possibility of lower inflation. The US Dollar getting stronger brings relief to investors. Simply put, the crypto market drawing an upward trajectory could be a reflection of the evolving geopolitical scenario.

ETH, for instance, has surged by 0.66% in the last 24 hours. It is now trading at $2,329.83. BTC, the flagship cryptocurrency, is closer to the $75k milestone with a weekly gain of 6.03%. Overall, the crypto market is up by 0.20% in terms of the market cap.

Highlighted Crypto News Today:

SEC’s Paul Atkins Proposes Crypto Safe Harbour Framework

TagsCrypto MarketUS Dollar Index

Pertanyaan Terkait

QWhat is the current value of the US Dollar Index and how has it changed recently?

AThe US Dollar Index is currently at 99.504, having slightly decreased by 0.06% from a recent 10-month high of 99.61.

QHow have the euro and JPY performed against the US Dollar?

AThe euro slipped by 0.05% to reach $1.1532, while the Japanese yen slipped by 0.01% to record 159 against the US dollar.

QWhat was the significant change in Crude Oil prices mentioned in the article?

ACrude Oil prices plummeted by 3.45% in a single day to reach $92.894.

QWhat reason is given for the easing of oil prices?

AThe ease in oil prices is partially attributed to a deal between the Iraqi government and Kurdish authorities to export oil through the Ceyhan port in Turkey, which relieved pressure on supplies from the region.

QHow have Bitcoin (BTC) and Ethereum (ETH) performed in the crypto market?

AEthereum (ETH) surged by 0.66% in the last 24 hours to trade at $2,329.83. Bitcoin (BTC) is closer to the $75,000 milestone with a weekly gain of 6.03%.

Bacaan Terkait

Web3 yang Dulu Sangat Populer, Masuki Gelombang PHK

Penulis: Jia Liu, Zhang Sheng BeatZ Industri Web3, yang pernah sangat panas, kini memasuki gelombang PHK besar-besaran. Pada 2026, lebih dari 56% kasus PHK di AS dikaitkan dengan AI atau otomatisasi, menjadi alasan utama. Banyak perusahaan mengaku menggunakan "AI" sebagai alasan untuk menutupi tekanan finansial. Gelombang PHK ini sangat dahsyat dan cepat di industri Web3, terutama di platform perdagangan aset kripto. Kisah karyawan seperti Kevin, Richard, dan Xiaoyu menggambarkan metode PHK yang tiba-tiba dan ekstrem: akses sistem diputus tanpa pemberitahuan, pemberitahuan via email dingin, atau pemutusan hubungan saat rapat berlangsung. Platform seperti Coinbase juga melakukan PHK besar, dengan kantor India dilaporkan memangkas hingga 90% staf. PHK sering terjadi di sekitar akhir kuartal (seperti 30 Juni) untuk mempercantik laporan keuangan bagi investor. Kompensasi bagi karyawan yang di-PHK seringkali tidak memadai, dengan perusahaan memaksa karyawan memilih "mengundurkan diri" alih-alih "di-PHK" untuk menghindari pembayaran pesangon. Metode lain termasuk pemantauan ketat aktivitas komputer, pemberian target KPI yang tidak realistis, atau tes pengetahuan wajib dengan ancaman pemecatan. Lingkungan kerja menjadi sangat toxic bagi yang bertahan. Suasana penuh ketakutan, pertemuan yang tidak produktif, pergantian manajer yang cepat, dan proyek yang tiba-tiba dihentikan menjadi hal biasa. Budaya "politik kantor" dan perebutan kekuasaan di tingkat manajemen sangat kental, di mana loyalitas seringkali lebih dihargai daripada kompetensi. Akar masalahnya adalah menurunnya model bisnis inti platform. Pendapatan dari biaya transaksi dan listing proyek baru (yang bisa mencapai ratusan ribu dolar) merosot karena kualitas proyek menurun, investor ritel hilang kepercayaan setelah peristiwa likuidasi besar (seperti 10 Oktober), dan munculnya pesaing seperti platform derivatif on-chain (contohnya Hyperliquid). Likuiditas pasar kripto menyusut drastis, VC sangat berhati-hati dalam berinvestasi, dan banyak proyek kekurangan pendapatan yang berkelanjutan. Mantan karyawan Web3 yang di-PHK kesulitan mencari pekerjaan baru. Banyak yang beralih ke industri AI, meski beberapa masih menghadapi prasangka. Industri tradisional, seperti keuangan, sering memandang rendah pengalaman di dunia kripto. Beberapa menemukan pekerjaan di platform perdagangan yang lebih kecil, sementara hanya sedikit yang berhasil masuk ke sektor tradisional. Musim dingin ini terasa lebih berat bagi Web3. Persaingan kini bukan hanya sesama platform kripto, tetapi juga dengan pasar prediksi dan saham AI yang menarik dana investor ritel. Alih-alih berinovasi, banyak platform justru sibuk saling bersaing secara tidak sehat, seperti saling merekrut dan memecat karyawan dari pesaing. Penurunan ini mungkin bukan sekadar siklus biasa, tetapi konsekuensi dari praktik eksploitatif terhadap proyek dan investor, serta budaya internal yang merusak.

marsbit19m yang lalu

Web3 yang Dulu Sangat Populer, Masuki Gelombang PHK

marsbit19m yang lalu

Di Garis Depan Kasus Pencurian Coldcard Baru Tahu, Kenapa Dampaknya Jauh Lebih Besar dari yang Terlihat dari Data

Tak seorang pun menyangka bahwa kerentanan dari 5 tahun lalu dapat memicu kasus pencurian Bitcoin terbesar tahun ini. Pada 30 Juli, ratusan Bitcoin dikumpulkan dari ratusan alamat dalam waktu singkat, kemudian serangan meluas dengan cepat. Penyerang memindai ribuan alamat Bitcoin dan mencuri hampir 2.000 BTC senilai ratusan juta dolar AS. Penyebabnya ditemukan sebagai bug pada dompet keras Coldcard dalam proses pembuatan frasa pemulihan (seed phrase), yaitu masalah keacakan yang lemah sehingga dapat ditebak. Karena pengguna Coldcard di Tiongkok tidak banyak, awalnya tidak banyak mendapat perhatian. Namun, komunitas luar negeri gempar karena Coldcard sangat terkenal di sana. Kepanikan memuncak pada 31 Juli, dengan total transaksi di bawah 1 BTC mencapai 39.600 BTC, tertinggi sejak keruntuhan FTX 2022. Kerentanan ini kemungkinan besar ditemukan dan dieksploitasi oleh model AI, dampaknya serupa dengan insiden Zcash sebelumnya, bahkan mungkin lebih serius secara psikologis. Yu Xian, pendiri SlowMist, yang membantu beberapa korban, menyatakan bahwa peristiwa ini berdampak sangat dalam karena mengguncang kelompok inti pemegang keyakinan Bitcoin. Dia menjelaskan, meskipun jumlah Bitcoin yang dicuri secara historis bukan yang terbesar, reputasi Coldcard yang sangat baik di kalangan Bitcoin OG membuat masalah ini menjadi pukulan berat. Inti masalahnya adalah entropi yang tidak cukup saat pembuatan seed, mengurangi keacakan sehingga penyerang dapat menghitung secara paksa. Yang ironis, komunitas Coldcard dan Bitcoin tidak memeriksa ulang kode dengan AI, sedangkan peretas melakukannya. Peristiwa ini merusak kepercayaan komunitas terhadap produk serupa, memunculkan keraguan akan keamanan dompet dan frasa pemulihan yang digunakan. Yu Xian menyarankan proyek-proyek kripto memindai kode dengan AI untuk menemukan kerentanan, karena peretas hampir tidak memiliki batasan dalam memanfaatkan AI, sementara pihak pertahanan dibatasi oleh berbagai faktor. Dia juga menyoroti bahwa model AI yang semakin kuat dapat meningkatkan ketidakpercayaan terhadap teknologi kripto awal, dan peristiwa keamanan dengan skala miliaran dolar AS mungkin terjadi di masa depan, bahkan mungkin pada kode Bitcoin itu sendiri. Namun, dia optimis bahwa industri akan semakin tangguh dalam menghadapi ancaman ini. Mengenai tren beralih ke pertukaran terpusat (CEX), Yu Xian mengakui bahwa CEX top memiliki investasi keamanan yang baik dan kemampuan menanggung risiko, sehingga masuk akal jika beberapa pengguna merasa lebih nyaman menyimpan aset di sana. Untuk pengguna biasa, dia merekomendasikan: 1. Selalu gunakan passphrase (frasa sandi tambahan) untuk frasa pemulihan, setidaknya 8 karakter kompleks, dan jangan lupa. 2. Simpan sebagian kecil aset di alamat tanpa passphrase dan sebagian besar di alamat dengan passphrase untuk deteksi dini dan keamanan. 3. Gunakan layanan institusi terpusat jika tidak memahami teknologi. 4. Tinjau aset, periksa kemungkinan kebocoran frasa pemulihan. 5. Tetap tenang, hindari dompet palsu atau phishing. 6. Gunakan pemikiran isolasi: pisahkan aset yang tidak pasti di perangkat terpisah. Dengan langkah-langkah ini, lebih dari 90% risiko umum dapat dihindari.

marsbit22m yang lalu

Di Garis Depan Kasus Pencurian Coldcard Baru Tahu, Kenapa Dampaknya Jauh Lebih Besar dari yang Terlihat dari Data

marsbit22m yang lalu

Trading

Spot
活动图片