Pasar Kripto Legal Rusia Akan Menjadi 'Pasar Kripto yang Dicat' — 'Finam'

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2026-08-27Terakhir diperbarui pada 2026-08-27

Abstrak

Pasar kripto legal Rusia berisiko menjadi "pasar kripto bernoda" karena aktivitas perdagangan aset digital yang telah melalui alamat atau platform yang terkena sanksi internasional. Menurut pakar investasi Alexey Kochetkov dari Finam, aset seperti itu dianggap beracun bagi mitra asing dan memiliki risiko kepatuhan tinggi. Akibatnya, aset ini kemungkinan akan diperdagangkan dengan diskon signifikan dibandingkan harga global. Kochetkov memperingatkan bahwa konsekuensinya bisa melampaui sekadar keterbatasan akses modal global. Faktor ini dapat menciptakan pasar yang sangat eksotis dan terisolasi di Rusia, dengan sirkuit harga dan aturannya sendiri yang terpisah dari standar internasional. Sementara itu, Bank Sentral Rusia (Bank Rossii) sedang mempertimbangkan penggunaan stablecoin untuk pembayaran internasional, tetapi hanya sebagai pelengkap untuk rubel digital. Gubernur Bank Sentral Elvira Nabiullina sebelumnya menyatakan kekhawatiran terhadap kripto, mencatat bahwa aset ini dapat terkena sanksi dan diblokir kapan saja. Perdagangan kripto melalui perantara berlisensi dijadwalkan dimulai di Rusia pada 1 September. Bank Sentral hanya akan mengizinkan perdagangan tiga aset digital: Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin USDT dari perusahaan AS Tether.

Kochetkov merujuk pada aset digital yang telah melewati alamat atau platform yang jatuh di bawah sanksi internasional. Untuk rekanan asing, aset-aset seperti itu, jelas pakar investasi tersebut, dianggap beracun: penggunaannya dikaitkan dengan risiko kepatuhan (compliance) yang tinggi. Karena itu, pasar kripto Rusia bisa menjadi spesifik — dan aset-aset seperti itu harus diperdagangkan dengan diskon relatif terhadap harga global, menurut Kochetkov.

Konsekuensinya bisa melampaui sekadar pembatasan akses ke modal global, yakin eksekutif puncak tersebut.

"Faktor ini memang bisa membuat pasar Rusia menjadi sangat eksotis — dengan diskon yang signifikan terhadap patokan (benchmark) internasional. Ini bukan lagi sekadar 'likuiditas akan diputus' — ini tentang pembentukan kontur harga terpisah dan terisolasi, yang hidup menurut aturannya sendiri," jelas kepala 'Finam' dalam wawancara dengan TASS.

"Kontur Rusia" akan berfungsi secara otonom, dengan mekanisme penetapan harga dan aturan operasinya sendiri, yang berbeda dari yang berlaku di pasar internasional, duga Kochetkov.

Sebelumnya, Kepala Bank Sentral Rusia Elvira Nabiullina menyatakan bahwa Bank Sentral mempertimbangkan kemungkinan menggunakan stablecoin dalam pembayaran internasional, tetapi hanya sebagai pelengkap untuk rubel digital. Regulator memandang aset digital ini "dengan kehati-hatian". Sebelumnya, pejabat itu mengatakan bahwa kripto adalah aset yang jatuh di bawah sanksi internasional dan dapat diblokir kapan saja di dompet warga Rusia.

Mulai 1 September, perdagangan kripto harus dimulai di Rusia melalui perantara berlisensi. Bank Sentral hanya akan mengizinkan tiga aset digital untuk diperdagangkan — yaitu Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin dolar AS dari perusahaan Amerika Tether USDT.

end-content

Pertanyaan Terkait

QApa yang dimaksud dengan 'pasar kripto legal Rusia' menjadi 'pasar mata uang kripto yang dicat' menurut artikel?

AMaksudnya adalah pasar kripto Rusia akan dipenuhi aset digital yang telah melalui alamat atau platform yang terkena sanksi internasional, sehingga dianggap 'beracun' dan berisiko tinggi bagi mitra asing. Akibatnya, aset-aset ini kemungkinan akan diperdagangkan dengan diskon signifikan dibandingkan harga pasar global.

QApa dampak utama yang diantisipasi bagi pasar kripto Rusia akibat sanksi internasional menurut ahli dari Finam?

ADampak utamanya adalah terbentuknya pasar yang terisolasi dan eksotis dengan sirkuit harga sendiri, diskon besar terhadap patokan internasional, serta mekanisme penetapan harga dan aturan kerja yang berbeda dari pasar global.

QApa pendapat Ketua Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullina, mengenai stablecoin dan mata uang kripto?

AElvira Nabiullina menyatakan bahwa Bank Sentral mempertimbangkan penggunaan stablecoin untuk pembayaran internasional hanya sebagai pelengkap rubel digital, dan memperlakukan aset digital ini dengan 'kewaspadaan'. Dia juga pernah mengatakan bahwa mata uang kripto adalah aset yang dapat dikenakan sanksi dan dapat diblokir kapan saja di dompet warga Rusia.

QAset kripto apa saja yang akan diizinkan Bank Sentral Rusia untuk diperdagangkan mulai 1 September, dan melalui siapa?

AMulai 1 September, perdagangan akan dilakukan melalui perantara berlisensi. Bank Sentral Rusia hanya akan mengizinkan tiga aset digital: Bitcoin, Ethereum, dan stablecoin berbasis dolar AS dari perusahaan Amerika Tether (USDT).

QMengapa aset digital yang disebut 'beracun' dalam artikel menimbulkan risiko komplians yang tinggi?

AAset digital tersebut dianggap 'beracun' karena telah melalui alamat atau platform yang terkena sanksi internasional. Penggunaannya oleh mitra asing dikaitkan dengan risiko kepatuhan (compliance risk) yang tinggi, karena dapat melanggar peraturan sanksi dan menyebabkan konsekuensi hukum atau finansial.

Bacaan Terkait

Trading

Spot
活动图片