Laporan: Pemilik Kripto Rugi 30 Juta Dolar Akibat Serangan ‘Wrench’ yang Meningkat di Seluruh Dunia
Laporan: Pemilik Cryptocurrency Kehilangan $30 Juta Akibat Serangan 'Wrench' yang Meningkat di Seluruh Dunia
Serangan "wrench" atau kunci inggris mengacu pada kejahatan fisik seperti perampokan rumah, penculikan, dan penyanderaan yang menargetkan pemilik aset kripto, berbeda dari pencurian online biasa. Laporan Chainalysis memperkirakan kerugian mencapai $30 juta pada 2026.
Prancis telah menjadi pusat tren ini, dengan lebih dari 70 insiden kekerasan tercatat pada pertengahan 2026. Peningkatan ini dikaitkan dengan kebocoran data massal yang menjual informasi pribadi pemilik kripto kaya. Meski serangan lebih sering (rata-rata 4,6 per bulan pada paruh pertama 2026), tingkat keberhasilan penyerang turun menjadi 26%, diduga karena serangan menjadi lebih ceroboh.
Karakter serangan juga berubah secara global, dengan peningkatan perampokan rumah (37% kasus) dan penculikan (52%). Di Prancis, lebih dari 40% kasus menargetkan keluarga atau kenalan korban.
Dana curian sering dilacak ke bursa terpusat, DEX, atau jaringan pencucian uang terkait kejahatan terorganisir. Satuan tugas Prancis, JUNALCO, telah menangkap sekitar 200 tersangka.
Laporan menekankan bahwa korban sebagian besar adalah penduduk lokal (93% di Prancis), menunjukkan perencanaan matang oleh penyerang. Pemilik kripto disarankan untuk tidak memamerkan kekayaan, menjaga kerahasiaan penyimpanan aset, dan menganggap kebocoran data sebagai ancaman keamanan. Keberhasilan langkah-langkah penegakan hukum Prancis dalam menekan kejahatan ini akan terlihat pada data akhir tahun 2026.
cryptonews.ru08/06 20:17