Akhir dari Stablecoin adalah Sebuah Kekaisaran Finansial
Artikel ini membahas ekspansi agresif Tether Holdings SA, perusahaan di balik stablecoin USDT, yang kini berfokus pada pasar AS setelah sebelumnya menghadapi investigasi di era Biden. Dengan laba $10 miliar pada 2023, Tether, yang memegang $193 miliar aset cadangan (63% dalam obligasi AS), telah menjadi salah satu pemegang utang pemerintah AS terbesar. Perusahaan ini meluncurkan stablecoin baru untuk AS, meningkatkan lobi di Washington, dan berencana mendukung kelompok politik pro-Trump. Meski dikritik karena penggunaan USDT dalam aktivitas ilegal, Tether menegaskan kerja sama dengan penegak hukum dan kebijakan nol toleransi. Perusahaan juga berinvestasi di berbagai sektor seperti AI, energi, dan media, dengan ambisi valuasi $500 miliar, namun transparansi dan audit penuh masih menjadi tantangan.
marsbit03/16 08:02