# Artikel Terkait Underdog

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Underdog", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Piala Dunia Sering Kejutan, Uang 'Bodoh' di Pasar Prediksi Bikin Gue Ngakak

**Ringkasan:** Piala Dunia 2026 telah menyaksikan banyak kejutan dan hasil imbang tak terduga antara tim kuat dan tim yang dianggap lebih lemah, yang berdampak besar pada pasar prediksi. Banyak "uang pintar" yang mengalami kerugian besar karena terlalu percaya diri pada tim favorit. Misalnya, satu investor kehilangan 1 juta USD karena bertaruh pada kemenangan Spanyol atas Tanjung Verde, padahal hanya berpeluang mendapat untung 85.000 USD. Insiden serupa terjadi saat Portugal ditahan imbang oleh Republik Demokratik Kongo, menyebabkan alamat "uang pintar" dengan tingkat kemenangan 49% rugi lebih dari 243.000 USD. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan apakah pola kerugian ini bisa menjadi "sinyal terbalik" untuk strategi bertaruh. Sebuah alamat yang dijuluki "indikator terbalik" (@Zzzz87) awalnya menderita kerugian besar hingga 620.000 USD dengan bertaruh pada tim underdog. Namun, setelah beralih strategi ke bertaruh pada tim kuat selama babak gugur, alamat tersebut berhasil membalikkan keadaan dan meraih keuntungan sekitar 269.000 USD dalam seminggu terakhir. Artikel ini menyoroti bahwa sepak bola penuh dengan ketidakpastian. Hasil pertandingan tidak hanya bergantung pada nilai pasar pemain atau reputasi tim, tetapi juga pada performa hari itu, strategi, dan semangat juang. Pesan utamanya adalah, baik mengikuti "uang pintar" maupun melawan "uang bodoh", penonton dan petaruh perlu menikmati pertandingan dan menyesuaikan strategi dengan fleksibel.

Odaily星球日报07/02 09:45

Piala Dunia Sering Kejutan, Uang 'Bodoh' di Pasar Prediksi Bikin Gue Ngakak

Odaily星球日报07/02 09:45

Mengungkap Paus Besar Pasar Prediksi Piala Dunia: Uang Pintar Tersandung di Lapangan Hijau, “Beli Tidak” Ungguli “Beli Ya”

**Pasar Prediksi Piala Dunia: Uang Pintar Juga Bisa Salah, "Beli Tidak" Ungguli "Beli Ya"** Analisis PA Beacon terhadap data kontrak Piala Dunia di Polymarket mengungkap kinerja uang besar ("paus") dalam pasar prediksi. Dari 20 pertandingan grup yang telah selesai hingga 17 Juni 2026, total pembelian sebelum pertandingan sebesar $89.55 juta hanya mencapai *hit rate* tertimbang 48.5%. Jika posisi dibawa hingga penyelesaian, diperkirakan justru rugi sekitar $1.76 juta (ROI -2%). Kesimpulan utamanya: pasar prediksi bukanlah bola kristal, melainkan cermin yang memantulkan bias dan emosi kolektif. Hasil seri (8 dari 20 pertandingan) menjadi faktor risiko utama yang sering "menghabisi" taruhan pada tim favorit. Strategi "beli Tidak" (misal: "Tim A tidak menang") secara agregat lebih menguntungkan daripada "beli Ya" dalam sampel ini, dengan *hit rate* 62.4% vs 37.5%. Ini menunjukkan pasar sering memberi harga berlebih pada hasil favorit. Namun, keunggulan ini menyempit setelah beberapa tim besar seperti Prancis dan Argentina menang sesuai prediksi. Beberapa contoh ekstrem terlihat: alamat *mintblade* untung besar ~$6.77 juta dengan bertaruh melawan Iran, sementara *LEEEROYJENKINS* kehilangan ~$8.39 juta karena bertaruh pada kemenangan Belgia yang akhirnya seri. Pasar ini sangat volatil; taruhan yang salah bisa menghilangkan seluruh modal. Walau ada "paus" satu pertandingan, alamat yang konsisten di banyak pertandingan seperti *swisstony* (*hit rate* 73.3% di 16 laga) lebih menarik untuk diikuti. Analisis ini menunjukkan bahwa di tengah ketidakpastian sepak bola, "uang pintar" yang sesungguhnya adalah yang mampu mengidentifikasi kesalahan harga dan selalu menghormati risiko, bukan yang mengira bisa meramal masa depan.

marsbit06/17 10:38

Mengungkap Paus Besar Pasar Prediksi Piala Dunia: Uang Pintar Tersandung di Lapangan Hijau, “Beli Tidak” Ungguli “Beli Ya”

marsbit06/17 10:38

活动图片