# Artikel Terkait Volume Perdagangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Volume Perdagangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Melihat Pasar Prediksi di Akhir 2025: Skala, Pemain, dan Titik Balik

Pada akhir 2025, pasar prediksi telah mengalami transformasi signifikan, bergerak dari ketergantungan pada peristiwa langka (seperti pemilu atau bencana) menuju permintaan transaksi struktural yang berkelanjutan. Volume perdagangan bulanan meningkat dari di bawah $100 juta pada awal 2024 menjadi stabil di atas $1 miliar pada akhir 2025, didorong oleh kontrak olahraga, data makro, dan perubahan kebijakan. Industri ini kini terbagi dalam lima kategori utama: 1. **Platform patuh hukum** seperti Kalshi (beroperasi di bawah CFTC) dan Polymarket (gabungan likuiditas global dan kepatuhan AS). 2. **Platform eksperimental berbasis crypto** seperti Opinion, yang mencakup isu kebijakan crypto dan isu kontroversial. 3. **Pasar prediksi frekuensi tinggi** seperti Limitless, yang mempersingkat siklus kontrak untuk transaksi cepat. 4. **Integrasi dompet digital** seperti Myriad Markets, yang menyematkan perdagangan prediksi dalam alur keuangan sehari-hari. 5. **Pasar informasi native di ekosistem blockchain** seperti predict.fun, yang menggabungkan prediksi dengan konten dan komunitas. Regulasi tidak sepenuhnya membuka pasar, tetapi menetapkan batasan yang jelas. Pasar prediksi kini bukan sekadar taruhan, tetapi alat untuk memahami ketidakpastian melalui harga yang mencerminkan konsensus pasar. Laporan Certuity memproyeksikan pasar ini bisa mencapai $95,5 miliar pada 2035. Tahun 2025 menjadi titik awal perubahan fundamental dalam cara pasar menilai ketidakpastian.

比推12/29 23:09

Melihat Pasar Prediksi di Akhir 2025: Skala, Pemain, dan Titik Balik

比推12/29 23:09

Hyperliquid dengan Volume Triliunan: Bagaimana Menerobos Kutukan Margin Tipis

Hyperliquid, platform perdagangan derivatif berbasis blockchain, telah mencapai volume perdagangan yang sangat besar (kuartalan tahunan $617 miliar dalam nilai nominal) tetapi hanya menghasilkan pendapatan yang tipis (sekitar 3,9 basis poin). Ini karena model monetisasinya mirip dengan "lapisan pasar" seperti Nasdaq, yang fokus pada eksekusi dan likuiditas, bukan hubungan dengan pengguna akhir. Sebaliknya, platform ritel seperti Coinbase dan Robinhood memiliki monetisasi yang jauh lebih tinggi (30+ basis poin) karena mereka mengontrol distribusi, saluran masuk dana, dan memiliki akses ke berbagai kolam pendapatan seperti bunga, layanan berlangganan, dan pembiayaan. Hyperliquid awalnya memilih model "lapisan pasar" yang terbuka dengan fitur seperti Builder Codes (untuk antarmuka pihak ketiga) dan HIP-3 (untuk pembuatan produk), yang mendorong pertumbuhan tetapi berisiko mengikis margin keuntungannya melalui persaingan harga dan perutean. Namun, langkah baru-baru ini menunjukkan pergeseran strategi. Hyperliquid membatalkan diskon untuk pihak ketiga, lebih mempromosikan produknya sendiri di UI native, dan memperkenalkan USDH (stablecoin native) serta portfolio margin. Ini bertujuan untuk mempertahankan kontrol distribusi dan menambah aliran pendapatan baru berbasis bunga dan aset, bergerak menuju model hibrid yang mirip dengan broker. Tantangan ke depan adalah meningkatkan adopsi aset native seperti USDH tanpa mengorbankan model ekosistem terbukanya.

比推12/18 22:27

Hyperliquid dengan Volume Triliunan: Bagaimana Menerobos Kutukan Margin Tipis

比推12/18 22:27

活动图片