# Artikel Terkait Perdagangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Perdagangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Pembongkaran Strategi Trading Bitcoin: Prediksi Selebritas dan Model Klasik Semua Tidak Akurat, Hanya Empat Indikator Ini yang Tersisa

Penulis, yang bukan trader profesional, mengembangkan strategi trading Bitcoin dengan mengevaluasi berbagai metode prediksi dari 2017 hingga 2025. Ia menyimpulkan bahwa prediksi dari selebritas dan model klasik seperti Stock-to-Flow tidak akurat, sementara indikator on-chain dan data institusional lebih andal. Empat indikator inti yang dipilih: 1. **MVRV Z-Score**: Mengukur deviasi harga dari biaya rata-rata pemegang, efektif untuk identifikasi bottom (daerah hijau), tetapi tidak akurat untuk puncak sejak 2024. 2. **SOPR 28-hari**: Menunjukkan penjualan rugi saat di bawah 1.0, sinyal bottom yang historis stabil. 3. **Aliran Dana ETF**: Indikator institusional kunci sejak 2024, dengan aliran masuk/keluar yang signifikan menunjukkan akumulasi/penjualan. 4. **Likuiditas Makro (Fed dan M2)**: Menentukan arah umum pasar, bukan timing. Fear & Greed Index digunakan hanya sebagai konfirmasi tambahan. Strategi ini mengandalkan resonansi tiga atau lebih sinyal untuk mengambil keputusan. Sistem otomatis memantau data, mengirim notifikasi hanya saat sinyal kuat terdeteksi. Pada 15 April 2026, sistem menunjukkan tiga sinyal bottom: Fear & Greed = 12 (panik ekstrem), MVRV di zona hijau, dan SOPR < 1.0, mirip dengan kondisi bottom historis seperti 2018, 2020, dan 2022. Namun, aliran ETF masih lemah, menunggu konfirmasi institusional. Penekanan pada kerangka kerja yang dapat diuji, bukan prediksi subjektif.

marsbit23j yang lalu

Pembongkaran Strategi Trading Bitcoin: Prediksi Selebritas dan Model Klasik Semua Tidak Akurat, Hanya Empat Indikator Ini yang Tersisa

marsbit23j yang lalu

Institusi Masuk ke Pasar Prediksi, Terjebak di Tahap Ketiga

Ringkasan: Pasar prediksi, yang sebelumnya dianggap sebagai bidang pinggiran, kini sedang menuju arus utama. Acara penelitian yang diadakan oleh Kalshi Research menunjukkan minat yang berkembang dari akademisi, eksekutif Wall Street, dan politisi. Meskipun prediksi olahraga masih mendominasi volume perdagangan (mencapai 80%), kategori lain seperti hiburan, crypto, politik, dan budaya tumbuh lebih cepat, menunjukkan pergeseran dari "perdagangan hiburan" menjadi "alat informasi dan manajemen risiko." Pasar prediksi menyediakan benchmark harga real-time untuk peristiwa masa depan, seperti pemilihan umum atau keputusan kebijakan, yang sebelumnya tidak ada. Ini memungkinkan lembaga melakukan lindung nilai secara lebih langsung tanpa perlu mempertimbangkan multiple layer risiko. Adopsi institusional terjadi dalam tiga tahap: 1. Akses data (sudah terjadi, misalnya di kalangan manajer investasi), 2. Integrasi sistem (persetujuan kepatuhan dan edukasi internal), 3. Perdagangan aktual (masih terhambat oleh kebutuhan margin penuh 100%, yang tidak efisien untuk lembaga). Kalshi sedang berupaya memperkenalkan perdagangan margin setelah mendapatkan izin dari NFA. Para ahli memprediksi pasar prediksi akan menjadi alat yang layak untuk lembaga dalam lima tahun ke depan, dan sudah mulai digunakan oleh politisi tingkat tinggi serta diintegrasikan ke dalam model prediksi pemilu. Platform ini menghargai pengetahuan mendalam di bidang tertentu, bukan latar belakang finansial. Pasar prediksi berevolusi menjadi infrastruktur untuk menentukan harga ketidakpastian.

marsbitKemarin 02:30

Institusi Masuk ke Pasar Prediksi, Terjebak di Tahap Ketiga

marsbitKemarin 02:30

活动图片