# Artikel Terkait Perdagangan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Perdagangan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

BNB Chain Lampaui Solana dalam Dorongan Perdagangan Saham Dijitoken Senilai $5,2M

TL;DR BNB Chain mencapai volume perdagangan kumulatif ekuitas tokenisasi $5,2B (terutama didorong oleh Ondo Finance Global Markets sebesar $5,12B), melampaui Solana yang sebesar $4,5B. Poin penting: bedakan antara "volume perdagangan kumulatif untuk saham tokenisasi" di BNB Chain dan "volume transfer kumulatif untuk ekuitas tokenisasi" di Solana. Inti Berita BNB Chain telah melampaui Solana dalam metrik volume perdagangan ekuitas tokenisasi, berdasarkan data dari dashboard Ondo Global Markets dan indeks RWA DefiLlama. Ini mencerminkan pergeseran selera risiko di pasar, di tengah arus ETF, leverage, dan likuiditas altcoin yang berputar. Kisah ini penting karena aset tokenisasi terkait dengan infrastruktur penyelesaian dan akses pasar. Peringatan Pasar kripto sering mengubah satu titik data sempit menjadi narasi luas. Data ini adalah sinyal, bukan jaminan. Aliran keluar tidak selalu berarti kehilangan keyakinan jangka panjang, dan pergeseran derivatif tidak menjamin pergerakan harga linear. Yang penting adalah memahami apa yang disinyalkan tentang posisi, kepercayaan, dan insentif. Langkah Selanjutnya Pantau apakah data selanjutnya mengonfirmasi tren ini melalui metrik lanjutan seperti aliran dana, metrik on-chain, open interest, atau pengumuman resmi. Ini akan menentukan apakah ini tema pasar yang bertahan atau sekadar pergeseran posisi jangka pendek. Kisah ini adalah satu bagian dari teka-teki likuiditas yang lebih luas yang harus dibaca bersama kondisi makro dan derivatif.

bitcoinist06/30 18:53

BNB Chain Lampaui Solana dalam Dorongan Perdagangan Saham Dijitoken Senilai $5,2M

bitcoinist06/30 18:53

Dari Perdagangan ke Pembayaran, Emas Tokenisasi Mulai Mendapat Lebih Banyak Penggunaan di On-Chain

Perdagangan, pembayaran... skenario baru seputar aset dunia nyata terus bermunculan. Setelah gelombang tokenisasi aset dunia nyata (RWA) berkembang pesat, fokus industri mulai bergeser dari sekadar jumlah aset yang diterbitkan ke pertanyaan: dapatkah aset yang sudah di-*on-chain* ini benar-benar berpartisipasi dalam perdagangan, likuiditas, dan pertukaran nilai? Infrastruktur di sekitar aset ini pun semakin kaya. Baru-baru ini, dua perkembangan dari platform RWA Matrixdock (anak perusahaan BIT) mencerminkan tren ini. Pertama, emas ter*tokenisasi* XAUm dan perak ter*tokenisasi* XAGm telah terdaftar di platform perdagangan Deeptrade di ekosistem Sui. Kedua, XAUm kini mendukung pembayaran privat melalui AnomaPay yang dibangun dengan teknologi Anoma. Dengan masuknya XAUm dan XAGm ke dalam buku pesanan asli Sui di Deeptrade, aset-aset ini mulai masuk ke dalam struktur pasar ekosistem tersebut. Ini menunjukkan bahwa logam mulia ter*tokenisasi* tidak hanya berfungsi sebagai penyimpan nilai, tetapi juga mendapatkan likuiditas dan kemampuan untuk berpartisipasi dalam aktivitas keuangan *on-chain*. Skenario pembayaran dengan XAUm melalui AnomaPay menandai perluasan peran emas ter*tokenisasi* dari sekadar ditahan dan diperdagangkan menjadi alat untuk pertukaran nilai, dengan tambahan fitur privasi. Integrasi baru seperti ini memperluas batasan penggunaan aset digital ini. Industri RWA kini memasuki tahap baru: pergeseran fokus dari "apakah aset dapat di-*on-chain*" menjadi "apakah aset dapat digunakan". Kemampuan aset untuk berintegrasi ke dalam berbagai skenario seperti infrastruktur perdagangan dan jaringan pembayaran menjadi faktor penting bagi nilai jangka panjangnya. Untuk aset seperti emas, perannya dalam sistem keuangan digital menjadi semakin beragam.

marsbit06/30 09:14

Dari Perdagangan ke Pembayaran, Emas Tokenisasi Mulai Mendapat Lebih Banyak Penggunaan di On-Chain

marsbit06/30 09:14

Dialog Jens dari Yayasan IOTA: Dari Kenya hingga Inggris, TWIN Membawa Perdagangan Global ke Era "5 Menit"

Wawancara dengan Jens dari IOTA Foundation: TWIN Percepat Perdagangan Global ke Era '5 Menit' Infrastruktur kolaborasi digital TWIN, dibangun di atas protokol IOTA, bertujuan merevolusi sistem perdagangan global yang lama bergantung pada dokumen kertas dan sistem yang terfragmentasi. Menurut Jens Munch Lund-Nielsen, Kepala Departemen Perdagangan & Rantai Pasokan Global di IOTA Foundation, inti masalahnya adalah kurangnya infrastruktur netral yang dipercaya semua pihak untuk bertukar data. TWIN menawarkan lapisan dasar terbuka dan terdesentralisasi, memungkinkan perusahaan, pemerintah, dan pelabuhan bertukar data serta dokumen terverifikasi secara real-time dengan biaya rendah, berkat arsitektur DAG IOTA yang scalable. Dalam setahun sejak diluncurkan Mei 2025, TWIN telah menunjukkan hasil nyata: - Di Afrika Timur, proyek TLIP memangkas waktu pengambilan dokumen untuk ekspor bunga, kopi, dan teh dari 6-7 jam menjadi sekitar 30 menit. - Di Inggris, TWIN diuji dalam uji coba pemerintah untuk pengiriman daging unggas, memberikan visibilitas data lebih awal ke otoritas perbatasan. - Berbagai proyek lainnya sedang berjalan untuk menelusuri rantai pasok, meningkatkan efisiensi pelabuhan, dan mendukung pembiayaan perdagangan. TWIN mengatasi tantangan interoperabilitas dengan menggunakan standar global (seperti dari UN/CEFACT dan WCO) serta berkolaborasi dengan pemerintah untuk keselarasan regulasi. Keberhasilannya diharapkan dapat menyambungkan 'pulau-pulau digital' yang ada, mengurangi friksi, dan berpotensi membantu menutup celah pembiayaan perdagangan global yang mencapai US$2,5 triliun.

marsbit06/30 02:10

Dialog Jens dari Yayasan IOTA: Dari Kenya hingga Inggris, TWIN Membawa Perdagangan Global ke Era "5 Menit"

marsbit06/30 02:10

活动图片