# Artikel Terkait Tokenisasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Tokenisasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

NYSE Investasi di OKX dengan Valuasi 25 Miliar Dolar, Tokenisasi Saham Resmi Dimulai

Bursa Saham New York (NYSE), milik Intercontinental Exchange (ICE), berinvestasi dalam pertukaran crypto OKX dengan valuasi $25 miliar. OKX akan menyediakan data harga crypto real-time kepada ICE dan berencana memindahkan 2.000 karyawan ke AS untuk mendukung rencana perdagangan saham ter-tokenisasi. Perdagangan saham ter-tokenisasi dan derivatif NYSE dijadwalkan dimulai pada paruh kedua 2026. Kerja sama ini menandakan integrasi lebih dalam antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terpusat crypto (CeFi). ICE, yang sebelumnya telah menjelajahi aset crypto melalui infrastruktur blockchain dan investasi di Polymarket, kini mengambil langkah strategis dengan "mengakuisisi" platform crypto mapan. Tujuannya adalah memanfaatkan basis pengguna dan teknologi OKX untuk membentuk ulang lanskap perdagangan pasar modal global. Dengan penetrasi crypto yang mencapai sekitar 8-9% populasi global (sekitar 650-700 juta orang), ICE melihat potensi pasar besar. Kolaborasi ini memungkinkan ICE mengintegrasikan sistem perdagangan crypto OKX ke dalam kerangka regulasi dan manajemen risikonya, sementara OKX mendapatkan akses ke pasar AS dan jalan yang lebih jelas untuk IPO di masa depan. Artikel ini menyimpulkan bahwa langkah ini adalah bukti pergeseran signifikan menuju era perdagangan on-chain, di mana raksasa keuangan tradisional dan crypto bersaing untuk menguasai pintu masuk ke pasar modal generasi baru.

Odaily星球日报03/05 15:04

NYSE Investasi di OKX dengan Valuasi 25 Miliar Dolar, Tokenisasi Saham Resmi Dimulai

Odaily星球日报03/05 15:04

Bitwise: Serangan Akhir Pekan Ini Mempercepat Migrasi Keuangan Dunia ke On-Chain

Inti dari artikel ini adalah bahwa serangan militer AS terhadap Iran pada akhir pekan 28 Februari, yang terjadi ketika hampir semua pasar keuangan global tutup, secara tak terduga mempercepat migrasi keuangan dunia ke infrastruktur blockchain. Penulis sebelumnya yakin bahwa peralihan ke keuangan on-chain adalah hal yang tak terelakkan namun akan memakan waktu 5-10 tahun, dimulai dari pinggiran sebelum akhirnya mengambil alih inti. Namun, peristiwa akhir pekan ini membuktikan bahwa peralihan ini terjadi jauh lebih cepat. Saat pasar tradisional tutup, platform perdagangan berbasis blockchain seperti Hyperliquid (untuk kontrak berkelanjutan aset kripto dan minyak mentah) menjadi pusat aktivitas keuangan global. Volume perdagangan Hyperliquid melonjak, dan harganya bahkan dikutip Bloomberg sebagai acuan. Aset seperti XAUT (token emas Tether) juga mencatat volume tinggi. Ini menciptakan tekanan bagi investor institusional seperti hedge fund dan bank untuk mengadopsi dompet stablecoin dan belajar bertransaksi di platform on-chain. Hambatan terbesar adalah membiasakan diri dengan alat-alat ini, namun sekali diadopsi, akses ke kemampuan baru DeFi akan mendorong eksplorasi dan perdagangan lebih lanjut. Kesimpulannya, peristiwa ini menjadi bukti nyata pertama bahwa pasar kripto dapat berfungsi sebagai "pasar" global yang sebenarnya, dan percepatan migrasi ke on-chain kini tak terhindarkan serta akan datang lebih cepat dari perkiraan semua orang.

marsbit03/05 07:23

Bitwise: Serangan Akhir Pekan Ini Mempercepat Migrasi Keuangan Dunia ke On-Chain

marsbit03/05 07:23

Properti Menjebak Beberapa Generasi, Sampai Seseorang Memutuskan untuk 'Memotongnya'

Judul: "Real Estat Menjebak Beberapa Generasi, Sampai Seseorang Memutuskan untuk 'Membaginya'" Artikel ini membahas masalah transfer kekayaan besar sebesar $124 triliun dari generasi baby boomer ke generasi muda, yang sebagian besar berupa real estat. Orang tua membeli rumah sebagai tempat tinggal, yang tanpa disadari menjadi aset paling berharga. Namun, bagi generasi penerus, warisan ini justru menjadi beban karena properti tersebut tidak likuid, penuh beban emosional, dan rumit secara hukum. Generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, menghadapi rasio harga rumah terhadap pendapatan yang dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan orang tua mereka, ditambah dengan utang siswa dan suku bunga hipotek yang mahal. Warisan rumah bernilai tinggi di kota yang tidak terjangkau justru menciptakan dilema: menjual, mempertahankan, menyewakan, atau bernegosiasi dengan saudara. Tokenisasi aset dunia nyata (RWA) di blockchain ditawarkan sebagai solusi. Dengan mengubah kepemilikan properti menjadi token digital, aset yang tidak likuid ini dapat dibagi, diperjualbelikan sebagian, dialihkan tanpa perantara, dan digunakan sebagai jaminan di DeFi. Tokenisasi mengatasi masalah likuiditas, distribusi warisan, mobilitas, dan akses bagi generasi penerus. Meskipun tidak menyelesaikan krisis keterjangkauan perumahan, tokenisasi memfasilitasi transfer kekayaan ke generasi yang lebih terbuka terhadap aset digital seperti kripto. Lembaga keuangan besar seperti JPMorgan dan BlackRock telah mulai mengembangkan infrastruktur ini, menandakan perubahan signifikan dalam cara kekayaan dikelola dan diwariskan di masa depan.

比推03/04 22:12

Properti Menjebak Beberapa Generasi, Sampai Seseorang Memutuskan untuk 'Memotongnya'

比推03/04 22:12

活动图片