Token, Model, dan Gelembung: Permainan Crypto × AI di Pasar Primer
Pasar primer Crypto × AI: Eksperimen Ilusi Tokenisasi
Dua tahun lalu, Vitalik Buterin (V神) menyatakan skeptisismenya terhadap tren "Crypto Helps AI" yang populer saat itu, seperti tokenisasi daya komputasi, data, dan model AI. Alih-alih, ia lebih mendukung "AI Helps Crypto". Namun, setelah dua tahun, upaya tokenisasi dalam tiga area utama terbukti bermasalah: daya komputasi sering tidak stabil, data sulit terstruktur dan andal, serta model AI bukan aset langka dan cepat usang. Proyek "decentralized Hugging Face" pun banyak yang gagal.
Teknologi seperti "verifiable inference" (ZKML/OPML) juga dianggap mencari solusi untuk masalah yang tidak nyata, karena ancaman peretasan model bukanlah prioritas dibanding kesalahan model itu sendiri.
Vitalik kini memperbarui pandangannya dengan empat kuadran yang lebih seimbang, menggabungkan kedua pendekatan:
1. **Memanfaatkan Ethereum** untuk interaksi AI yang terpercaya dan privat (dengan ZK/FHE) serta sebagai lapisan ekonomi untuk agen AI.
2. **Memanfaatkan AI** untuk meningkatkan pengalaman crypto, seperti audit kontrak cerdas oleh LLM lokal, serta partisipasi AI dalam pasar prediksi dan tata kelola DAO.
Kesimpulannya, meski banyak proyek Crypto × AI hanya berakhir sebagai "ilusi tokenisasi", integrasi yang lebih matang mulai terlihat di tengah, menawarkan harapan baru bagi masa depan kolaborasi ini.
比推02/12 06:19