# Artikel Terkait Telekomunikasi

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Telekomunikasi", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dari 'Menjual Cloud' ke 'Menjual Token': Operator Telekomunikasi Masuk Penuh ke Medan Perang AI

Industri AI mencapai titik balik penting dengan operator telekomunikasi besar China memasuki pasar. Pada 17 Mei, China Telecom mengumumkan paket Token uji coba komersial, dengan harga mulai dari 9,9 RMB per bulan untuk 10 juta token untuk individu/rumah tangga, dan paket bisnis dari 39,9 RMB. China Mobile dan China Unicom juga meluncurkan penawaran serupa. Ini menandai **Token menjadi unit pengukuran layanan komunikasi dasar keempat**, setelah suara, SMS, dan data. Perubahan ini merepresentasikan **rekonstruksi identitas kedua operator dalam 30 tahun**. Dari penyedia cloud pemerintah/perusahaan, mereka bertransformasi menjadi **penyedia layanan akses AI terintegrasi**. Tekanan pasar mendorong perubahan: pangsa operator di pasar AI IaaS menurun, sementara raksasa internet seperti Alibaba dan Tencent sudah menawarkan paket Token yang mudah dipahami. Pertumbuhan pendapatan operator tradisional melambat, sementara layanan AI dan komputasi cerdas menunjukkan momentum kuat (contoh: pertumbuhan 279% untuk China Mobile). Untuk beralih dari "menjual data" ke "menjual Token", operator perlu mengintegrasikan empat elemen inti: **model AI** (menyatukan model umum, industri, dan pihak ketiga), **daya komputasi** (membuat jaringan komputasi cerdas yang dapat dijadwalkan), **aplikasi & agen cerdas** (mengemas kemampuan AI untuk industri spesifik), serta **penagihan & operasi** (menyederhanakan harga melalui paket Token). Mereka membangun "perancah lima lapis": lapisan model, komputasi, aplikasi, penagihan, serta keamanan & kepatuhan. Dengan struktur ini, operator seperti China Telecom telah melayani 37.000 klien. Paket Token berpotensi menjadi **unit pengukuran, penyelesaian, dan operasi baru untuk layanan AI**, membuat kemampuan cerdas dapat diakses dan dibeli seperti utilitas. Tantangan ke depan termasuk menjamin kualitas model, stabilitas agen, penurunan biaya, dan penerimaan pasar. **Kunci kesuksesan adalah mengubah "akses AI" menjadi layanan tingkat telekomunikasi yang terukur, dapat ditagih, dan terjamin.** Jika berhasil, AI dapat menjadi faktor produksi yang digunakan terus-menerus seperti listrik atau air.

marsbit06/01 10:17

Dari 'Menjual Cloud' ke 'Menjual Token': Operator Telekomunikasi Masuk Penuh ke Medan Perang AI

marsbit06/01 10:17

Paket Token Telah Hadir, Operator Telekomunikasi Khawatir?

"Paket token tiba, operator telekomunikasi panik?" Pada 15 Mei, China Telecom Shanghai meluncurkan paket token (unit komputasi AI) dengan harga 1 yuan untuk 250.000 token atau 9,9 yuan untuk 10 juta token per bulan. Operator lain seperti China Mobile dan China Unicom segera menyusul, mendorong kenaikan harga saham mereka. Langkah ini diambil di tengah melambatnya pertumbuhan bisnis tradisional seperti telepon dan broadband. Laporan keuangan 2025 menunjukkan pertumbuhan pendapatan operator hanya sekitar 0,1%-0,9%. Mereka berharap AI bisa menjadi sumber pertumbuhan baru. Namun, respons pasar beragam. Banyak pengguna mengeluh harganya mahal, terutama jika dibandingkan dengan harga API model besar seperti DeepSeek yang jauh lebih murah. Selain itu, banyak fungsi AI yang ditawarkan, seperti penghapusan latar belakang foto, sudah tersedia gratis di aplikasi lain seperti Meitu. Layanan pelanggan operator pun tampak belum sepenuhnya memahami produk token ini. Keunggulan utama paket token operator adalah kemudahan pembayaran via pulsa dan token yang dapat digunakan di lebih dari 30 model AI besar melalui API, mirip seperti paket data internet yang bisa digunakan di semua aplikasi. Ini menarik bagi pengembang atau pengguna AI berat. Di balik langkah ini, ada visi yang lebih besar: membangun infrastruktur komputasi nasional yang terintegrasi. Operator, dengan jaringan base station dan konektivitasnya yang luas, berperan sebagai "jaringan listrik" yang mendistribusikan "daya komputasi" dari "pembangkit listrik" (penyedia model besar seperti Alibaba, ByteDance) ke pengguna akhir. Mereka berperan dalam penjadwalan sumber daya komputasi yang andal dan berlatensi rendah, yang penting untuk aplikasi seperti mobil otonom. Jadi, langkah operator menjual token bukan sekadar bersaing di pasar model AI, melainkan bagian dari rekonstruksi infrastruktur komputasi dasar, memposisikan diri sebagai penyedia yang paling dekat dengan pengguna saat daya komputasi AI menjadi seperti listrik.

marsbit05/22 10:19

Paket Token Telah Hadir, Operator Telekomunikasi Khawatir?

marsbit05/22 10:19

China Mobile Meluncurkan Paket Pulsa yang Mengandung Token

Berita besar! Tiga operator telekomunikasi utama Tiongkok—Telekomunikasi China, China Mobile, dan China Unicom—meluncurkan paket Token nasional secara berurutan pada 16-17 Mei. Paket termurah dimulai dari **9,9 RMB/bulan** untuk **10 juta Token**. Pembayaran dapat dilakukan langsung melalui tagihan telepon. Ini menandakan Token AI berubah menjadi "paket data" generasi baru. Rincian penawaran bervariasi: - **Telekomunikasi China**: Paket pribadi mulai 9,9 RMB (10 juta Token), dengan pilihan 29,9 RMB (40 juta) dan 49,9 RMB (80 juta). Versi pengembang dan bisnis juga tersedia. Paket ini mencakup kecepatan upload broadband dan perlindungan keamanan. - **China Mobile**: Bekerja sama dengan Tencent, menawarkan paket seperti 1 RMB untuk 400.000 Token di Shanghai, dan paket 5,99 RMB di Beijing. Mereka juga menyertakan Token dalam paket komputer cloud, lengkap dengan OpenClaw. - **China Unicom**: Menawarkan uji coba gratis **30 juta Token** untuk pelanggan OPC. Paket pribadi 15 RMB/bulan (6 juta Token), dan paket tim 198 RMB/bulan disertai desktop cloud AI. Meski harganya sebanding dengan penyedia API besar, fokus utamanya adalah **akses dan saluran distribusi**. Dengan basis pengguna gabungan sekitar **17 miliar**, operator nasional ini membawa Token ke khalayak umum, tidak hanya pengembang. Paket ini memudahkan siapa pun untuk membeli Token seperti mengisi pulsa. Perubahan ini menandai peralihan industri dari pengelolaan data ke pengelolaan daya komputasi (Token). Data menunjukkan panggilan Token harian di Tiongkok melonjak dari 100 miliar pada awal 2024 menjadi lebih dari **140 triliun** pada Maret 2026. Token kini menjadi komoditas telekomunikasi dasar, bersama kuota data dan pulsa.

marsbit05/19 11:45

China Mobile Meluncurkan Paket Pulsa yang Mengandung Token

marsbit05/19 11:45

Paket Token Diluncurkan: Perang 'Konsumsi Data' di Era AI, Giliran Bean (Dou Bao) untuk Bersaing Ketat

**Ringkasan: Token Menjadi "Paket Langganan" di Era AI, Operator Telekomunikasi Memulai "Perang Lalu Lintas" Baru** Di era AI, Token—unit komputasi terkecil untuk pemrosesan informasi model besar—mulai dijual layaknya paket data seluler. Operator telekomunikasi besar Tiongkok seperti China Telecom, China Mobile, dan China Unicom telah meluncurkan paket Token berlangganan bulanan. Paket pribadi termurah mulai dari 9,9 yuan (sekitar 1000 Token), sementara paket untuk perusahaan dan pengembang menawarkan komputasi bertingkat. Sistem ini memungkinkan pengguna mengakses puluhan hingga ratusan model besar (seperti Doubao, Qianwen, DeepSeek) dalam satu platform terpadu, membayar dengan tagihan telepon. **Mengapa Operator Menjual Token?** 1. **Perubahan Model Biaya**: Dari biaya komputasi/time-based ke biaya berbasis konsumsi aktual ("kecerdasan" yang digunakan). 2. **Menurunkan Ambang Teknis**: Pengembang dan UKM tidak perlu membangun model sendiri, cukup panggil API sesuai kebutuhan. 3. **Ledakan Aplikasi AI**: Maraknya Agent AI, pembuatan konten multimodal membutuhkan interaksi Token yang tinggi dan stabil. **Dua Model Pembelian:** 1. **Dari Pengembang Model Asli**: Biaya per juta Token (seperti OpenAI, DeepSeek). 2. **Paket Langganan Operator**: Biaya bulanan tetap dengan kuota Token (contoh: 9,9 yuan untuk 1000 Token). Model ini menyederhanakan pemahaman pengguna biasa dan memudahkan pergantian model. **Dampak dan Tren Masa Depan:** Dengan operator sebagai "supermarket model," loyalitas pengguna kepada satu model akan melemah. "Doubao-doubao" (perusahaan model besar) akan terdorong untuk lebih kompetitif dalam tiga hal: 1. **Rasio Efisiensi Energi**: Fokus pada kualitas Token dengan konsumsi energi lebih rendah. 2. **Persaingan Harga**: Harga akan jadi faktor kunci saat kemudahan beralih model meningkat. 3. **Pergeseran Pusat Profit**: Dari sekadar menjual API ke penyediaan solusi aplikasi AI, Agent, dan layanan bernilai tambah bagi industri. Token diprediksi akan menjadi sumber daya dasar seperti listrik atau data, yang dijual dalam berbagai bentuk (paket pribadi, paket perusahaan, bundel dengan layanan lain). Pasar "dua sisi" terbentuk: operator mengontrol akses, sementara pengembang model mengontrol kemampuan inti.

marsbit05/19 04:09

Paket Token Diluncurkan: Perang 'Konsumsi Data' di Era AI, Giliran Bean (Dou Bao) untuk Bersaing Ketat

marsbit05/19 04:09

活动图片