# Artikel Terkait Perpajakan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Perpajakan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Apa yang Akan Terjadi dengan Regulasi Pasar Kripto di Rusia pada Tahun 2026

Ringkasan: Pada tahun 2026, Rusia diperkirakan akan mengalami perubahan signifikan dalam regulasi pasar kripto, beralih dari zona abu-abu yang telah berlangsung lama ke era regulasi yang ketat namun adil. Tahun 2025 telah memperjelas urgensi regulasi menyeluruh karena empat alasan utama: pertumbuhan pasar gelap pertukaran P2P yang signifikan, tidak adanya mekanisme penjualan legal bagi penambang untuk menjual kripto yang ditambang di dalam negeri, vakum hukum seputar stablecoin, dan tekanan dari penilaian FATF. Akibatnya, bank melakukan pemblokiran rekening massal terhadap transaksi mencurigakan berdasarkan undang-undang anti-pencucian uang. Penambang, meski legal, terpaksa menjual aset mereka di luar negeri atau menggunakan pasar gelap. Status hukum stablecoin yang tidak jelas menimbulkan ketidakpastian perpajakan dan perlindungan hukum. Pada 2026, diperkirakan akan diperkenalkan lisensi untuk bursa dan platform pertukaran kripto, kemungkinan dikeluarkan oleh Bank Sentral Rusia. Masa transisi akan diberikan kepada pelaku pasar, dengan larangan penuh terhadap aktivitas tanpa lisensi pada 2027. Pembatasan juga akan diterapkan untuk investor ritel. Regulasi baru diharapkan dapat mengakui stablecoin sebagai aset terpisah, memberikan status hukum yang jelas. Tahun 2026 diprediksi akan menjadi titik balik bagi industri kripto Rusia dengan terciptanya segmen perdagangan kripto yang legal dan diawasi.

RBK-crypto01/05 08:44

Apa yang Akan Terjadi dengan Regulasi Pasar Kripto di Rusia pada Tahun 2026

RBK-crypto01/05 08:44

Kebijakan Kripto AS 2026: Waspadai Enam Momen Kunci Ini

Ringkasan Kebijakan Kripto AS 2026: Enam Momen Kunci yang Perlu Diperhatikan Tahun 2026 diperkirakan tetap menjadi tahun penting bagi kebijakan kripto di AS. Berikut adalah enam tanggal kunci yang perlu diwaspadai: 1. **Januari**: Senat AS diperkirakan mengadakan sidang tentang undang-undang struktur pasar kripto, yang bertujuan mengakhiri persaingan regulasi antara SEC dan CFTC. SEC juga diharapkan mengeluarkan "pembebasan inovasi" untuk memudahkan masuknya bisnis model baru. 2. **15 Mei**: Masa jabatan Ketua Fed Jerome Powell berakhir. Presiden Trump kemungkinan akan menunjuk pengganti yang lebih mendukung suku bunga rendah, yang dapat memengaruhi harga aset kripto. 3. **1 Juli**: Undang-Undang Aset Keuangan Digital California mulai berlaku, mewajibkan bisnis aset digital untuk mendapatkan lisensi dari regulator negara bagian. 4. **18 Juli**: Batas waktu bagi regulator federal dan negara bagian untuk menerbitkan peraturan pelaksanaan tambahan dari Undang-Undang Genius, yang mencakup perizinan, persyaratan modal, dan standar penitipan aset. 5. **Agustus**: Diharapkan undang-undang perpajakan kripto disetujui, termasuk pengecualian pajak untuk transaksi stabilcoin kecil. CFTC juga dijadwalkan menyelesaikan aturan tentang penggunaan teknologi blockchain di pasar modal. 6. **3 November**: Pemilihan paruh waktu AS dapat mengubah lanskap kebijakan kripto. Jika Partai Demokrat menguasai Kongres, peluang disahkannya undang-undang pro-kripto diperkirakan akan menurun.

比推01/02 04:55

Kebijakan Kripto AS 2026: Waspadai Enam Momen Kunci Ini

比推01/02 04:55

Perbandingan 'Garis Pembunuhan' Tiongkok-AS: Tekanan Ekonomi dan Realitas Hidup Kelas Menengah

Artikel ini membahas konsep "garis pembunuhan" (斩杀线) yang tengah viral, membandingkan tekanan ekonomi pada kelas menengah di AS dan Tiongkok. Berawal dari teori "garis kemiskinan $140k" Mike Green di AS, yang menyatakan bahwa standar kemiskinan resmi AS ($31,200/tahun) sudah ketinggalan zaman. Untuk hidup layak di era modern, sebuah keluarga membutuhkan pendapatan $140,000 akibat melonjaknya biaya perumahan, kesehatan, dan childcare, sementara harga barang-barang manufaktur justru turun. Green menyoroti "bug" dalam sistem kesejahteraan AS: keluarga berpenghasilan rendah mendapat bantuan pemerintah, tetapi begitu pendapatan mereka naik (misalnya ke $100,000), bantuan dicabut. Akibatnya, pendapatan bersih mereka bisa lebih rendah daripada penerima bantuan, menciptakan "garis pembunuhan" yang menghantam kelas menengah. Artikel ini juga menjelaskan "Penyakit Biaya Baumol" sebagai akar masalah: sektor jasa seperti kesehatan dan perawatan anak tidak bisa lebih efisien, sehingga harganya terus naik, sedangkan sektor manufaktur yang efisien justru menekan harga. Untuk konteks Tiongkok, penulis berargumen bahwa "garis pembunuhan" ala AS mungkin tidak berlaku. Masyarakat Tiongkok dinilai sangat sensitif terhadap harga jasa dan cenderung tidak mau membayar mahal untuk layanan "non-produktif", sehingga biaya hidup bisa ditekan sangat rendah. Namun, ini memiliki konsekuensinya sendiri, yaitu terpinggirkannya harga diri dan kesejahteraan para pemberi jasa.

比推12/24 13:59

Perbandingan 'Garis Pembunuhan' Tiongkok-AS: Tekanan Ekonomi dan Realitas Hidup Kelas Menengah

比推12/24 13:59

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

Ringkasan: Konsep "garis kemiskinan $140K" yang dipopulerkan Mike Green di AS telah berevolusi menjadi narasi "garis pembunuhan" (斩杀线) yang viral, menggambarkan betapa kelas menengah terjepit secara finansial. Intinya, standar kemiskinan resmi AS ($31.200/tahun untuk keluarga empat orang) dianggap sudah ketinggalan zaman karena hanya berbasis biaya makan tahun 1963. Kenyataannya, biaya perumahan, kesehatan, dan pengasuhan anak melonjak drastis, sehingga "garis kemiskinan sebenarnya" untuk hidup layak kini sekitar $140.000. Masalahnya, sistem kesejahteraan AS justru "menghukum" mereka yang berpenghasilan menengah. Keluarga berpenghasilan $40.000 masih dapat bantuan seperti kupon makanan dan Medicaid. Namun, saat pendapatan naik ke $60.000-$100.000, bantuan hilang, tetapi biaya hidup membengkak. Akibatnya, pendapatan bersih mereka bisa lebih rendah daripada penerima bantuan, membuat mereka rentan "dibunuh" oleh biaya tak terduga seperti pengobatan atau PHK. Penyebabnya adalah "Penyakit Biaya Baumol": Sektor yang bisa diotomasi (seperti manufaktur) semakin efisien dan murah, sedangkan sektor berbasis manusia (seperti layanan kesehatan) kesulitan menekan biaya karena harus menaikkan gaji untuk mengikuti inflasi, sehingga harganya melambung. Di China, narasi "garis pembunuhan" ini tidak terlalu relevan. Tekanan biaya hidup tidak seberat di Barat karena budaya yang lebih hemat terhadap layanan non-produktif, memungkinkan hidup dengan biaya sangat rendah. Namun, ini memiliki konsekuensinya sendiri, yaitu tertekannya harga layanan dan kesejahteraan pekerja di sektor jasa.

marsbit12/24 06:06

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

marsbit12/24 06:06

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

Ringkasan: Konsep "garis kemiskinan $140K" yang dipopulerkan Mike Green di AS telah berevolusi menjadi narasi "garis pembunuhan" (斩杀线) di media sosial Tiongkok, menyoroti tekanan finansial yang dihadapi kelas menengah. Green berargumen bahwa garis kemiskinan resmi AS ($31.2K untuk keluarga empat orang) sudah ketinggalan zaman karena biaya hidup modern—perumahan, kesehatan, dan penitipan anak—telah melonjak, sehingga $140K diperlukan untuk hidup layak. Masalah utama adalah "jebakan kesejahteraan": keluarga dengan pendapatan menengah ($60K-$100K) justru memiliki uang tunai yang lebih sedikit dibandingkan penerima bantuan pemerintah karena kehilangan subsidi namun menghadapi biaya tinggi. Fenomena "penyakit biaya Baumol" juga menjelaskan mengapa layanan berbasis manusia (seperti kesehatan dan pendidikan) menjadi semakin mahal, sementara barang-barang semakin murah berkat otomatisasi. Green menawarkan solusi seperti meningkatkan pajak untuk perusahaan dan orang kaya sambil mengurangi pajak upah. Meski datanya dikritik, sensasi "terbunuh secara finansial" ini nyata. Di Tiongkok, narasi "garis pembunuhan" mungkin tidak langsung berlaku karena biaya layanan yang lebih rendah dan toleransi terhadap tekanan hidup, tetapi ini memunculkan pertanyaan tentang harga yang harus dibayar—seperti rendahnya harga layanan dan intensitas kerja yang tinggi.

深潮12/24 06:01

Dari "Garis Kemiskinan 140k" hingga "Garis Pembantaian Kelas Menengah": Bertahan Hidup atau Menjaga Gengsi?

深潮12/24 06:01

活动图片