# Artikel Terkait Saham

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Saham", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Trust Wallet Memperkenalkan Saham AS yang Ditokenisasi dengan Integrasi bStocks

Trust Wallet, dompet kripto mandiri terkemuka di dunia, kini menghadirkan bStocks melalui integrasi dengan BNB Chain. Fitur ini memungkinkan pengguna yang memenuhi syarat mengakses saham AS yang ditokenisasi secara langsung dari dompet mereka, 24/7, tanpa perlu akun broker tradisional. Pada peluncuran awal, tersedia lima saham tokenisasi: TSLAB (Tesla), CRDLB (Circle), MUB (Micron), SNDKB (SanDisk), dan NVDAB (NVIDIA). Aset bStocks, yang di-backing oleh sekuritas AS, memberikan eksposur ekonomi terhadap pergerakan harga, dividen, dan pemecahan saham. Pengguna dapat membelinya menggunakan USDT di dalam aplikasi Trust Wallet. Keunggulan utama layanan ini adalah komposabilitasnya di ekosistem DeFi BNB Chain. Pengguna dapat meminjamkan, meminjam, atau memperdagangkan bStocks mereka di platform seperti Venus, Lista DAO, PancakeSwap, dan Aster, sambil tetap menerima dividen dari aset dasar. CEO Trust Wallet, Felix Fan, menekankan bahwa langkah ini bertujuan menghilangkan hambatan akses ke aset finansial populer seperti saham, dengan menawarkan akses langsung, mandiri, dan terkomposisi ke dalam DeFi. Penting untuk dicatat bahwa bStocks adalah sekuritas tokenisasi yang tunduk pada regulasi tertentu, bukan saham langsung. Produk ini tidak tersedia untuk penduduk di yurisdiksi seperti Amerika Serikat, Inggris, atau Uni Eropa. Pengguna bertanggung jawab penuh untuk memastikan legalitas akses dan perdagangan aset ini di negara tempat tinggal mereka.

TheNewsCrypto06/15 06:25

Trust Wallet Memperkenalkan Saham AS yang Ditokenisasi dengan Integrasi bStocks

TheNewsCrypto06/15 06:25

Trump Untuk Ke-38 Kalinya Berteriak "Kesepakatan Segera Terjadi", Pasar Saham Global Mengalami Ledakan TACO

Mantan Presiden AS Donald Trump untuk ke-38 kalinya menyatakan bahwa kesepakatan akhir "akan segera tercapai" terkait ketegangan dengan Iran, memicu kenaikan pasar saham global secara signifikan. Indeks saham AS, seperti Dow Jones, Nasdaq, dan S&P 500, mencatat kenaikan, diikuti oleh pasar saham Korea Selatan dan Jepang yang juga menguat. Harga minyak turun, sementara emas naik. Latar belakang kenaikan ini meliputi pernyataan Trump tentang pembicaraan damai, data inflasi AS (CPI) yang mencapai level tertinggi dalam tiga tahun namun lebih rendah dari perkiraan untuk komponen inti, serta berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve. Di Korea Selatan, investor ritel diduga meminjam dana untuk membeli saham saat harga turun. Bank Sentral Jepang diperkirakan akan menaikkan suku bunga. Namun, analis memperingatkan potensi koreksi pasar yang lebih dalam. Ketegangan AS-Iran dinilai belum menunjukkan perubahan mendasar, dan sentimen investor mulai berbalik hati-hati. Peringatan juga datang dari beberapa lembaga keuangan tentang sinyal bearish dan valuasi yang terlalu tinggi di pasar AS. Selain itu, IPO SpaceX yang sangat diminati berpotensi mengalihkan likuiditas dari pasar saham yang ada. Secara keseluruhan, pasar saham global diperkirakan akan tetap dipengaruhi oleh dinamika likuiditas, kebijakan moneter domestik, dan perkembangan geopolitik, dengan potensi volatilitas akibat pernyataan Trump yang dapat mempengaruhi sentimen pasar.

marsbit06/12 05:04

Trump Untuk Ke-38 Kalinya Berteriak "Kesepakatan Segera Terjadi", Pasar Saham Global Mengalami Ledakan TACO

marsbit06/12 05:04

Trump Serukan ke-38 Kali 'Perjanjian Segera Tercapai', Pasar Saham Global Sambut Lonjakan Tajam ala TACO

Dalam konteks ketegangan geopolitik yang berkepanjangan, pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk ke-38 kalinya tentang "kesepakatan akhir yang akan segera tercapai" mengenai Iran memicu reli pasar keuangan global yang dijuluki "TACO". Pasar saham AS, Jepang, dan Korea melonjak, dengan KOSPI Korea bahkan sempat mengaktifkan circuit breaker. Kenaikan ini juga didorong oleh data inflasi inti AS (CPI) yang mencapai level tertinggi dalam tiga tahun, yang meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga dari Federal Reserve. Namun, optimisme pasar dihadapkan pada sejumlah peringatan. Situasi konflik AS-Iran belum menunjukkan perubahan signifikan, dengan Iran menegaskan tidak akan berkompromi di bawah tekanan. Beberapa analis dan institusi, seperti Barclays dan BofA Securities, mulai menyuarakan kehati-hatian, memperingatkan potensi koreksi mendalam di pasar saham AS karena kondisi overbought, sentimen yang terlalu panas, dan sinyal bearish yang bermunculan. Pasar Korea juga menunjukkan tanda-tanda hati-hati melalui peningkatan pesanan opsi jual (put). Faktor tambahan yang menguji likuiditas pasar adalah IPO besar-besaran SpaceX, yang telah menarik permintaan langganan melebihi kapasitas penawaran, berpotensi mengalihkan dana dari saham-saham yang ada. Meski ada kemungkinan SpaceX masuk indeks utama dengan cepat, IPO ini menciptakan ketidakpastian. Pada intinya, pasar global tetap rentan terhadap dinamika likuiditas, kebijakan domestik, dan perkembangan geopolitik, dengan pernyataan Trump yang terus berubah menjadi faktor volatilitas utama.

Odaily星球日报06/12 04:35

Trump Serukan ke-38 Kali 'Perjanjian Segera Tercapai', Pasar Saham Global Sambut Lonjakan Tajam ala TACO

Odaily星球日报06/12 04:35

Arah Arus Pasar Saham AS: Satu Postingan Perdagangan Mendatangkan 930 Poin Rebound, Malam Ini Giliran SpaceX

**Arah Pasar Saham AS: Satu Postingan Media Sosial Memicu Rally 930 Poin, Malam Ini Giliran SpaceX** Pasar saham AS mengalami rebound spektakuler pada Kamis (11 Juni), dengan Dow Jones melonjak 930 poin (+1,86%) dan menutup di atas 50.000. Kenaikan ini terjadi meskipun data PPI (Indeks Harga Produsen) Mei menunjukkan inflasi yang sangat panas (naik 6,5% year-on-year), tertinggi sejak 2022. Pemicu utama rally adalah postingan media sosial dari mantan Presiden Trump yang mengindikasikan potensi kesepakatan perdamaian dalam konflik Timur Tengah dan pembatalan serangan terhadap Iran. Hal ini menyebabkan harga minyak mentah WTI anjlok lebih dari 4%, memicu harapan bahwa tekanan inflasi dari energi akan mereda. Aliran uang berbalik dari sektor defensif (seperti energi) ke sektor siklikal dan teknologi. Saham chip semikonduktor seperti Micron dan AMD meroket, menunjukkan pemulihan cepat untuk sektor hardware AI. Sebaliknya, saham software seperti Oracle dan Adobe justru tertekan, menyoroti skeptisisme pasar terhadap model bisnis perangkat lunak AI dibandingkan dengan pemain hardware. Fokus beralih ke IPO SpaceX (kode SPCX) yang akan diluncurkan malam ini di Nasdaq. Penawaran senilai $75 miliar ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan valuasi sekitar $1,75 triliun. Meskipun permintaan dilaporkan sangat kuat (4 kali oversubscribed), IPO ini juga menuai kritik karena valuasi yang sangat tinggi (88x price-to-sales) dan struktur kepemilikan ganda. Kinerja perdagangan perdana SpaceX akan menjadi ukuran penting untuk selera risiko pasar saat ini. Analisis mencatat bahwa rebound ini bergantung pada narasi yang rapuh—didorong oleh postingan media sosial tentang perdamaian yang belum resmi. Risiko inflasi belum sepenuhnya hilang, karena kenaikan harga di tingkat produsen masih akan berjalan ke konsumen. Pasar saat ini bertaruh pada skenario sempurna: perdamaian, jatuhnya harga minyak, dan pembatalan kenaikan suku bunga.

marsbit06/12 01:44

Arah Arus Pasar Saham AS: Satu Postingan Perdagangan Mendatangkan 930 Poin Rebound, Malam Ini Giliran SpaceX

marsbit06/12 01:44

Siapa yang Akan Mengambil Alih Setelah SpaceX Go Public?

**SpaceX Akan IPO, Siapa yang Akan Membeli Sahamnya?** SpaceX akan melantai di bursa pada 12 Juni dengan valuasi US$1,8 triliun, namun hanya sekitar 4,2% saham (nilai sekitar US$75 miliar) yang tersedia untuk diperdagangkan publik. Pembeli diperkirakan datang dalam tiga gelombang: 1. **IPO (12 Juni):** Lembaga dan investor ritel membeli 5,56 miliar saham baru dengan harga tetap US$135. Permintaan sudah 4x lipat melebihi penawaran. 2. **Perdagangan Pasar Sekunder:** Setelah IPO, harga akan ditentukan pasar. 3. **Dana Pasif (Pemicu Utama):** SpaceX akan masuk indeks Nasdaq-100 hanya 15 hari setelah IPO. Aturan khusus memungkinkannya mendapat bobot tinggi (hingga 15%) meski float kecil. Ribuan dana ETF yang melacak indeks ini wajib membeli saham SpaceX dalam jumlah besar, berpotensi mendongkrak harga. **Namun, Ketimpangan Pasokan-Demand Tidak Akan Berlaku Selamanya** * Hanya 4,2% saham yang cair di hari pertama. * Saham milik pendiri Elon Musk (42%) terkunci 366 hari. * Saham investor dan karyawan awal (54%) akan dilepas secara bertahap, dimulai sekitar Agustus setelah laporan kuartal II, dengan jadwal pelepasan pada hari ke-70, 90, 105, 120, 135, dan setelah laporan Q3. * Strategi ini menciptakan fase awal dengan pembeli kuat namun pasokan terbatas, diikuti fase pelepasan saham internal secara bertahap. * Menariknya, pada rebalancing indeks Nasdaq-100 di pertengahan Desember, saat sebagian besar saham internal sudah beredar, dana pasif akan kembali diwajibkan membeli lebih banyak saham SpaceX, memberikan dukungan bagi pasar.

marsbit06/12 00:47

Siapa yang Akan Mengambil Alih Setelah SpaceX Go Public?

marsbit06/12 00:47

Mengungkap "Dewa Saham Rambut Putih" Serenity: Obat Penenang bagi Investor Ritel yang Cemas

Di pasar saham A, sosok "Dewa Saham Rambut Putih" bernama Serenity menjadi viral. Antara 5 hingga 9 Juni, Serenity merekomendasikan tiga saham A di platform X: LeaderDrive (688017), YishiTe (300376), dan Innolight (300308). Dua saham pertama langsung melonjak 20% (limit up), dengan LeaderDrive naik lebih dari 30% dalam 4 hari. Serenity, mantan ilmuwan riset AI, terkenal dengan metode investasi "Chokepoint" dan klaim ROI pribadi >3600% tahun ini. Pengaruhnya besar di komunitas investor global, dengan jumlah subscriber X melampaui Elon Musk. Aksi "call"-nya di pasar Eropa sebelumnya juga menyebabkan volatilitas harga yang tinggi. Ketika merekomendasikan saham A, Serenity menyatakan alasannya adalah untuk memberikan "perspektif berbeda" dari investor asing dan hanya untuk "bersenang-senang". Dia menegaskan tidak memegang saham yang disebutkannya (seperti LeaderDrive) dan tidak melakukan promosi berbayar, hanya mengandalkan layanan subscriber $1/bulan. Identitas aslinya tetap anonim. Berdasarkan pola aktivitas dan petunjuk yang dibagikan, komunitas menduga kuat ia adalah seorang pria keturunan Tionghoa yang saat ini tinggal di Jepang dan fasih berbahasa Inggris. Popularitas Serenity mencerminkan fenomena pencarian "pahlawan" atau narasi selama pasar bullish, terutama di tengah demam AI. Namun, media keuangan China memperingatkan investor untuk waspada terhadap praktik "pom-and-dump" lintas batas. Sejarah pasar saham selalu berganti-ganti idola, dan kegemaran publik untuk menciptakan "dewa" seringkali diikuti oleh kejatuhan mereka ketika tren berbalik.

marsbit06/11 07:09

Mengungkap "Dewa Saham Rambut Putih" Serenity: Obat Penenang bagi Investor Ritel yang Cemas

marsbit06/11 07:09

Ingin Mengejar SpaceX? Data Menunjukkan 30 Saham IPO AS Terkenal, Kebanyakan Anjlok Dulu di Tahun Pertama

SpaceX, perusahaan antariksa milik Elon Musk, dijadwalkan akan melakukan IPO terbesar dalam sejarah di Nasdaq pada 12 Juni dengan kode SPCX. Harga penawaran ditetapkan sebesar $135 per saham, memberikan valuasi sekitar $1,75 triliun. Namun, analisis historis terhadap 30 IPO perusahaan teknologi ternama (seperti Facebook, Robinhood, Rivian) oleh The Motley Fool mengungkapkan pola yang menantang bagi investor ritel. Rata-rata, saham-saham tersebut mengalami penurunan median sebesar 9% setelah 6 dan 12 bulan perdagangan. Yang lebih mencolok, penarikan maksimum (max drawdown) median pada tahun pertama mencapai 54%, artinya hampir semua saham pernah terpotong lebih dari setengah dari harga puncaknya. Tidak ada perusahaan dalam sampel yang lolos dari koreksi tajam. Data keuangan SpaceX menunjukkan pendapatan 2025 sebesar $18,7 miliar dengan kerugian bersih $4,9 miliar. Pada kuartal pertama 2026, kerugian membengkak menjadi $4,28 miliar. Dengan valuasi $1,75 triliun, rasio price-to-sales (P/S) perusahaan melebihi 90x. Morningstar menilai SpaceX "sangat overvalued" dan memberikan valuasi wajar hanya sekitar $780 miliar, kurang dari separuh valuasi IPO. Meskipun bisnis inti seperti peluncuran roket dan Starlink kuat, data historis memperingatkan bahwa membeli pada harga IPO sering kali diikuti oleh periode penurunan harga yang signifikan sebelum pemulihan jangka panjang.

marsbit06/11 01:54

Ingin Mengejar SpaceX? Data Menunjukkan 30 Saham IPO AS Terkenal, Kebanyakan Anjlok Dulu di Tahun Pertama

marsbit06/11 01:54

活动图片