# Artikel Terkait Kehancuran Pasar Saham

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kehancuran Pasar Saham", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Dana Ashenbrenner Kehilangan Sebagian Besar Portofolio Sahamnya

Fond Situational Awareness milik mantan peneliti OpenAI Leopold Aschenbrenner mendadak menjual sebagian besar portofolio saham publiknya pada 30 Juli. Penjualan ini dipicu oleh dua tekanan: kerugian besar pada investasi di infrastruktur AI (seperti Nebius Group, Sandisk, Micron, CoreWeave) dan posisi short yang gagal di saham perusahaan perangkat lunak seperti Adobe. Portofolio senilai miliaran dolar tersebut dibeli oleh Citadel milik Ken Griffin dengan diskon, dalam transaksi yang disiapkan kurang dari 24 jam. Meski nilai pasti tidak diungkap, portofolio publik fond sebelum transaksi diperkirakan sekitar $16 miliar. Setelah penjualan, fond masih memegang aset senilai sekitar $10 miliar, termasuk investasi privat seperti saham di Anthropic. Penjualan ini terjadi setelah kinerja spektakuler fond, yang melaporkan keuntungan 439% pada paruh pertama tahun ini, berubah menjadi kerugian sekitar 67% menjelang akhir Juli. Kerugian diperparah oleh penggunaan leverage (utang) yang besar, sehingga penurunan harga saham memicu panggilan margin dari bank prime broker. Saham perusahaan penambang bitcoin yang tercatat dalam laporan fond per 31 Maret, seperti IREN, Bitdeer, dan Riot Platforms, meroket 18-30% pada sesi perdagangan 30 Juli, meski tidak pasti apakah masih dipegang saat penjualan. Lonjakan IREN juga didorong oleh pengumuman kontrak layanan AI cloud senilai $2,8 miliar. Transaksi ini mengingatkan pasar pada kolapsnya Archegos pada 2021.

cryptonews.ru07/31 12:45

Dana Ashenbrenner Kehilangan Sebagian Besar Portofolio Sahamnya

cryptonews.ru07/31 12:45

Saham Korea 7 Kali Trigger Circuit Breaker dalam Setahun: Musim Panas Kaum Muda yang Hancur oleh Leverage

Pasar saham Korea Selatan (KOSPI) telah mengalami volatilitas ekstrem tahun ini, dengan catatan tujuh kali _trading halt_ atau pembekuan perdagangan (empat di antaranya terjadi dalam sebulan terakhir). Penurunan tajam dari titik tertinggi sepanjang masa telah memicu gelombang pelikuidasian aset yang didanai dengan utang (_deleveraging_). Data hingga pertengahan Juli menunjukkan ratusan ribu akun pedagang ritel menggunakan leverage terkena panggilan margin, dengan puluhan ribu di antaranya dilikuidasi paksa, mencerminkan risiko yang meluas di kalangan investor. Artikel ini menyoroti beberapa kisah individu yang terkena dampak: selebritas yang "terjebak" di lantai harga tinggi saham chip seperti SK Hynix, seorang veteran muda yang kehilangan seluruh tabungan dan keuntungan 3 miliar won setelah menggunakan leverage tinggi, hingga insiden kekerasan yang melibatkan pengikut dan influencer saham online yang memberikan rekomendasi berisiko. Investor asing juga tidak luput, dengan salah satu contoh mengalami kerugian miliaran won. Di balik euforia pasar yang mendorong jumlah akun aktif melebihi populasi Korea, terdapat faktor kebijakan pemerintah yang mendorong investasi saham sebagai alternatif properti, serta akses mudah terhadap pinjaman untuk spekulasi pasar (_loan-financed stock investment_). Meski pasar menunjukkan tanda pemulihan dengan masuknya modal asing, cerita-cerita ini menjadi pengingat keras tentang bahaya leverage dan investasi emosional tanpa manajemen risiko. Gelombang investor pemula yang terus masuk, termotivasi oleh impian mengubah nasib di tengah ketidakmampuan membeli properti, menunjukkan bahwa siklus harapan dan kekecewaan di pasar finansial mungkin akan terus berulang.

Odaily星球日报07/27 12:15

Saham Korea 7 Kali Trigger Circuit Breaker dalam Setahun: Musim Panas Kaum Muda yang Hancur oleh Leverage

Odaily星球日报07/27 12:15

Indeks KOSPI Korea Anjlok 8.37% Saat Pembukaan, Picu Trading Halt: Dua Saham Penyangga Pasar Bull Sekali Hari Menghantam Balik

Pada 8 Juni 2026, indeks KOSPI Korea Selatan anjlok 8,37% segera setelah pembukaan, memicu mekanisme circuit breaker level satu hanya dalam 3 menit 42 detik. Penjualan berat berpusat pada saham-saham unggulan, terutama raksasa chip Samsung Electronics dan SK Hynix. Dua perusahaan ini sebelumnya menjadi mesin utama penggerak kenaikan KOSPI sepanjang 2026, menyumbang sekitar 70% kenaikan indeks dan mendominasi setengah dari total kapitalisasi pasar. Akibatnya, ketika kedua saham ini dijual massal, indeks tidak memiliki penyangga. Pemicu penjualan berasal dari panduan pendapatan kuartalan Broadcom (AVGO) di AS yang dianggap mengecewakan pasar, memicu aksi jual besar-besaran di saham teknologi global, termasuk chipmaker. Tekanan jual ini dengan cepat merambat ke pasar Korea pada 5 Juni, dan diperparah oleh posisi futures KOSPI yang ditutup limit down 8% pada hari Jumat malam. Penurunan dipercepat oleh tiga faktor mekanis: (1) Panggilan margin (margin call) pada investor ritel yang memiliki pinjaman kredit (margin loan) rekor senilai 38 triliun won, (2) ETF leverage 2x pada Samsung dan SK Hynix yang wajib menjual aset dasar secara proporsional saat harganya turun, dan (3) perdagangan algoritmik setelah jeda otomatis berakhir. Pelemahan won terhadap dolar AS ke level terendah sejak 2009 juga memperkuat umpan balik negatif dan mempercepat aliran keluar modal asing. Otoritas keuangan Korea mengeluarkan pernyataan darurat untuk menenangkan pasar. Gubernur Bank Sentral Korea (BOK), Rhee Chang-yong, sebelumnya telah memperingatkan risiko dari investasi yang didanai utang beberapa hari sebelum kejadian. Meskipun analis seperti Goldman Sachs mempertahankan target jangka panjang yang optimis untuk KOSPI, kejadian ini menyoroti kerentanan struktural pasar Korea akibat konsentrasi yang ekstrem pada hanya dua saham.

marsbit06/08 07:45

Indeks KOSPI Korea Anjlok 8.37% Saat Pembukaan, Picu Trading Halt: Dua Saham Penyangga Pasar Bull Sekali Hari Menghantam Balik

marsbit06/08 07:45

活动图片