Dialog dengan Haseeb, Managing Partner Dragonfly: Kiamat AI Masih Jauh, Kontrak Cerdas adalah Hukum yang Lahir untuk Mesin
Wawancara dengan Haseeb Qureshi, Managing Partner Dragonfly Capital, membahas hubungan simbiosis antara AI dan cryptocurrency, strategi bertahan di pasar bearish, serta transisi industri dari "liar" ke "terinstitusional." Dengan latar belakang unik sebagai pemain poker profesional sebelum beralih ke dunia venture capital, Haseeb menekankan bahwa bertahan di industri crypto adalah Alpha terbesar.
Dia menyoroti bahwa adopsi massal crypto terjadi dengan cara yang tidak terduga—melalui masuknya institusi tradisional seperti BlackRock dan JP Morgan. Namun, justru dalam konteks AI, crypto menemukan nilai sejatinya. Haseeb berargumen bahwa kontrak pintar (smart contract) adalah "hukum untuk mesin," dirancang untuk agen AI yang membutuhkan penyelesaian transaksi yang cepat, dapat diprediksi, dan global.
Meskipun AI dipandang sebagai teknologi disruptif, Haseeb mengingatkan bahwa dampaknya membutuhkan waktu puluhan tahun, mirip dengan Revolusi Industri. Untuk bertahan di bear market, kuncinya adalah tetap berada di "meja permainan"—tidak tereliminasi—sehingga dapat menikmati kesuksesan jangka panjang. Dragonfly Capital, dengan AUM lebih dari $5 miliar, terus berinvestasi di fondasi infrastruktur crypto dan AI di tengah pasar yang lesu.
marsbit02/25 08:55