# Artikel Terkait Stablecoin

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Stablecoin", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Analisis 10 Faktor Bearish Pasar Kripto: Seberapa Serius 'Pengepungan Puncak Terang' Kali Ini?

Ringkasan: Pasar kripto sedang menghadapi tekanan berat dari berbagai faktor negatif, termasuk regulasi global yang ketat, ketegangan geopolitik, penjualan aset oleh pemain besar, dan krisis kepercayaan investor. Sepuluh faktor utama meliputi: 1. Larangan bunga untuk stablecoin di AS yang mengurangi daya tarik aset digital. 2. Penerapan kerangka pelaporan pajak global (CARF) yang meningkatkan biaya kepatuhan. 3. Pembatasan iklan di platform X yang menyulitkan promisi proyek kripto. 4. Konflik Timur Tengah yang mendorong aliran modal ke aset safe-haven seperti dolar. 5. Kenaikan tarif impor AS yang memperkuat dolar dan menekan aset berisiko. 6. Ketidakpastian dari diplomasi AS-China yang menciutkan likuiditas pasar. 7. Penjualan Bitcoin oleh perusahaan pertambangan untuk beralih ke bisnis AI. 8. Penjualan ETH oleh pendiri Ethereum yang memicu kekhawatiran. 9. Komunitas trader yang mengumumkan pengurangan eksposur kripto. 10. FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) masif dengan sentimen "Bitcoin mati". Meski kondisi teknis menunjukkan oversold ekstrem yang biasanya menandai titik balik, pemulihan mungkin butuh 1-2 bulan. Skenario optimis melihat potensi rebound 50% dalam 90 hari, terutama jika diplomasi AS-China membaik. Namun, risiko tetap ada jika爆料 besar muncul atau negosiasi gagal. Saran utama: hindari leverage dan prioritaskan kelangsungan partisipasi di pasar.

marsbit02/25 10:50

Analisis 10 Faktor Bearish Pasar Kripto: Seberapa Serius 'Pengepungan Puncak Terang' Kali Ini?

marsbit02/25 10:50

LUNA Menuju Ajal: Dugaan 'Perdagangan Nabi' Sebelum 40 Miliar Menguap

Inti Artikel: Dugaan Perdagangan Orang Dalam dalam Runtuhnya LUNA Pada Mei 2022, ekosistem Terra (LUNA) dan stablecoin algoritmik UST mengalami keruntuhan dahsyat yang menghapus $40 miliar hanya dalam 72 jam. Selama hampir empat tahun, penyebabnya dianggap sebagai kegagalan desain algoritme dan penipuan oleh pendirinya, Do Kwon. Namun, pada Februari 2026, penggugat kepailitan Terraform Labs mengajukan gugatan ke pengadilan federal AS yang menuduh raksasa perdagangan kuantitatif Jane Street melakukan perdagangan orang dalam. Inti gugatan berpusat pada grup chat rahasia "Bryce's Secret" yang menghubungkan karyawan Jane Street dengan insinyur internal Terraform. Melalui saluran ini, Jane Street diduga mengetahui informasi non-publik, termasuk rencana Terraform untuk menarik dana likuiditas dari pool Curve. Tuduhan menyatakan bahwa hanya 10 menit setelah Terraform menarik $150 juta UST, dompet yang dikaitkan dengan Jane Street menarik $85 juta UST—penarikan terbesar dalam sejarah pool tersebut. Jane Street juga diduga menawarkan untuk membeli LUNA dengan diskon besar saat harga sudah anjlok. Gugatan terpisah juga menargetkan Jump Trading, yang diduga telah memanipulasi harga UST selama krisis sebelumnya dan mendapatkan keuntungan miliaran dolar. Jane Street membantah tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai "gugatan putus asa" dan menegaskan bahwa kerugian investor disebabkan oleh penipuan Do Kwon sendiri. Kasus ini menyoroti ketidaksetaraan informasi yang masih ada di dunia crypto, di mana aktor besar dengan akses istimewa dapat mengambil keuntungan sebelum keruntuhan yang menghancurkan investor retail.

比推02/25 05:42

LUNA Menuju Ajal: Dugaan 'Perdagangan Nabi' Sebelum 40 Miliar Menguap

比推02/25 05:42

Ketika 'Stabilitas' Mulai Berfluktuasi: Analisis Lengkap dan Dekonstruksi Struktural Peristiwa USD1 Terlepas dari Patokan

Penulis: 137Labs Pada 23 Februari, stablecoin USD1 yang diterbitkan oleh World Liberty Financial (WLFI) mengalami diskon signifikan di pasar sekunder, turun hingga sekitar 0,98 USDT. WLFI menyebutnya sebagai "serangan terkoordinasi" tetapi menegaskan bahwa cadangan dan mekanisme penebusan tidak terpengaruh. Harga kemudian pulih. Inti peristiwa ini adalah pertanyaan apakah ini hanya masalah likuiditas sementara atau indikasi krisis solvabilitas. Berbeda dengan collapse-nya TerraUSD (UST) yang disebabkan kegagalan mekanisme algoritmik, insiden USD1 lebih menyerupai guncangan likuiditas jangka pendek. Namun, hal ini mengingatkan pasar bahwa stabilitas stablecoin tidak hanya bergantung pada aset cadangan, tetapi juga pada kepercayaan pasar. Stablecoin seperti USD1 bergantung pada model cadangan terpusat, sehingga risikonya terletak pada transparansi cadangan, likuiditas aset, dan kedalaman pasar. Dalam kondisi likuiditas ketat dan sentimen pasar yang rapuh, bahkan fluktuasi kecil dapat memicu reaksi berantai seperti penurunan leverage, likuidasi, dan arus keluar modal. Meski pulih dengan cepat, peristiwa ini merupakan "tes tekanan" bagi kepercayaan terhadap USD1. Ia menyoroti bahwa stabilitas harga dapat dengan cepat terganggu jika kepercayaan pasar goyah, dan pemulihan kepercayaan membutuhkan waktu lebih lama daripada pemulihan harga.

marsbit02/25 04:15

Ketika 'Stabilitas' Mulai Berfluktuasi: Analisis Lengkap dan Dekonstruksi Struktural Peristiwa USD1 Terlepas dari Patokan

marsbit02/25 04:15

活动图片