Variabel Terbesar Pasca-Pasar Kripto, Bisakah RUU CLARITY Lolos dari Senat?
Artikel ini membahas RUU CLARITY (Digital Asset Market Clarity Act of 2025), undang-undang struktur pasar crypto AS yang akan menjalani pemungutan suara penting di Komite Perbankan Senat pada 15 Januari.
RUU ini bertujuan menciptakan kerangka regulasi yang jelas untuk aset digital dengan membaginya menjadi tiga kategori: "komoditas digital", "aset kontrak investasi" (yang dianggap sebagai sekuritas), dan "stablecoin pembayaran yang sesuai". RUU ini juga memperjelas pembagian kewenangan pengawasan antara SEC (untuk aset sekuritas) dan CFTC (untuk komoditas).
Pembahasan berfokus pada progres dan hambatan RUU. Meskipun telah disetujui oleh DPR, RUU ini menghadapi sejumlah tantangan di Senat. Perbedaan pendapat utama berkisar pada regulasi layanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan stablecoin yang menghasilkan yield (hasil), dengan perwakilan industri crypto dan Wall Street memiliki pandangan yang bertolak belakang.
Pertemuan tertutup terbaru antara kedua pihak dilaporkan "konstruktif", tetapi tidak menjamin kelulusan dalam pemungutan suara mendatang. Artikel ini menekankan bahwa kelulusan RUU CLARITY dapat mengurangi ketidakpastian regulasi, menarik lebih banyak modal institusional, dan pada akhirnya meningkatkan valuasi pasar crypto secara keseluruhan.
Odaily星球日报01/09 09:56