Ethereum vs Bitcoin: Apakah Pola Q1 Akan Berubah Mendukung ETH?
Investor menunjukkan apresiasi risiko yang kuat, dengan memecoin mendorong momentum melalui kenaikan mingguan dua digit. Namun, narasi spekulasi murni melemah ketika melihat Ethereum (ETH). Metrik on-chain justru menunjukkan pembentukan supply shock, didorong oleh staking 771k ETH oleh BitMine dalam dua minggu terakhir. Ini menandakan rotasi modal ke aset yang didorong keyakinan, bukan hanya perdagangan "hype".
Perbedaan kinerja mulai terlihat, di mana ETH mengungguli BTC 2x dengan kenaikan 9.3% dalam satu minggu menuju 2026. Secara kuartalan, ini menciptakan divergensi yang jelas. Sejak 2022, BTC secara konsisten mengungguli ETH di Q1, tetapi dengan supply shock Ethereum yang terbentuk, siklus ini berpotensi mematahkan tren tersebut.
Jalan Ethereum 2026 berfokus pada pengembangan, dari tokenisasi RWA hingga DeFi, memperluas jejak institusional dan meningkatkan daya saing L1. Dampaknya terlihat on-chain: 1.32 juta ETH mengantri untuk di-stake, sementara hanya 3k yang keluar, dengan entri melebihi exit untuk pertama kalinya dalam enam bulan.
Dengan pasokan yang ketat, fundamental yang solid, dan keyakinan jangka panjang investor, kenaikan ETH/BTC 4% sejauh ini bukan kebetulan. Ini bisa menjadi awal pergerakan lebih besar. Jika momentum bertahan, ETH berpotensi memberikan ROI lebih tinggi daripada BTC pada akhir Q1 2026.
ambcrypto01/07 17:04