Arcus Pilih "Ayah Tiri" Robinhood Chain, "Ayah Kandung" dYdX Cari Muka Canggung
Robinhood baru saja meluncurkan jaringan Layer 2 mereka sendiri, Robinhood Chain. Banyak proyek besar seperti Uniswap dan Chainlink sudah bergabung ke ekosistem ini. Namun, yang menjadi sorotan adalah Arcus, sebuah DEX baru yang dikembangkan oleh tim dYdX, justru memilih untuk beroperasi di Robinhood Chain, bukan di dYdX Chain milik mereka sendiri.
Arcus menawarkan perdagangan saham yang ditokenisasi dan kontrak berjangka dengan biaya nol dan buka 24/7. Keputusan Arcus untuk tidak menggunakan infrastruktur dYdX ini menimbulkan pertanyaan di komunitas: apakah fokus dYdX Labs beralih ke produk baru ini? Apakah dYdX Chain dan token DYDX akan menjadi kurang penting?
Founder dYdX, Antonio Juliano, menanggapi dengan menjelaskan bahwa dYdX Chain akan terus beroperasi dan didukung. Dia menyebutkan bahwa jika Arcus menerbitkan token di masa depan, sebagian akan dialokasikan untuk komunitas dYdX. Namun, penjelasan ini belum sepenuhnya meredam kekhawatiran investor tentang bagaimana nilai dan pertumbuhan dari Arcus akan mengalir kembali ke pemegang token DYDX yang ada. Kekhawatiran ini tercermin dari penurunan harga token DYDX sekitar 12% dalam 24 jam terakhir.
marsbit5j yang lalu