# Artikel Terkait Selera Risiko

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Selera Risiko", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Wall Street Melesat, Ethereum Merosot – Tapi ETH/BTC Bercerita Lain

Wall Street mengalami reli, sementara Ethereum mengalami penurunan – namun rasio ETH/BTC menunjukkan cerita yang berbeda. Sebagai aset kripto terbesar kedua, Ethereum sering menjadi barometer kondisi pasar altcoin, tetapi sinyal terkini menunjukkan hasil yang berbeda. Hubungan historis yang kuat antara Ethereum dan Russell 2000 (indeks ekuitas small-cap AS) tampaknya mengalami keretakan. Sementara Russell 2000 terus naik, Ethereum justru mencetak posisi terendah baru dengan tekanan jual yang berkelanjutan, diperdagangkan di sekitar $3.294. CEO Alphractal, João Wedson, mencatat bahwa perbedaan ini menegaskan adanya pemutusan hubungan yang lebih luas antara keuangan tradisional (TradFi) dan aset digital. Namun, di dalam pasar kripto sendiri, Ethereum menunjukkan kekuatan relatif terhadap Bitcoin. Rasio ETH/BTC telah mengalami kenaikan sekitar 8% sejak Oktober, yang secara historis menandakan kinerja Ethereum yang lebih baik dan sering bertepatan dengan meluasnya selera risiko di seluruh altcoin. Indikator momentum seperti Money Flow Index mendukung pandangan ini, menunjukkan arus masuk modal yang konsisten ke Ethereum. Indeks Altcoin Season, yang mencerminkan pergeseran dalam tren ETH/BTC, berada di level 33 dan menunjukkan momentum tahap awal. Meskipun kenaikan tunggal ini belum mengonfirmasi reli berkelanjutan, hal ini menunjukkan membaiknya kondisi jangka pendek. Bukti saat ini menunjukkan bahwa altcoin mungkin unggul dibandingkan Bitcoin, meskipun keuntungannya kemungkinan akan tetap terukur dalam waktu dekat.

ambcrypto01/18 06:04

Wall Street Melesat, Ethereum Merosot – Tapi ETH/BTC Bercerita Lain

ambcrypto01/18 06:04

Sudah Saatnya Mulai Untung Lagi: Terobosan Indeks Russell 2000 Bisa Jadi Tanda Serang untuk Kripto

Ringkasan: Indeks Russell 2000, yang melacak 2.000 perusahaan kecil AS, baru saja menembus level tertinggi sejarah di atas 2.600 poin pada Januari 2026. Ini adalah kali ketiga dalam sejarah, setelah 2017 dan 2021, di mana breakout ini terjadi. Secara historis, ini adalah sinyal kuat kembalinya selera risiko dan selalu diikuti oleh "musim altcoin" di pasar crypto. Breakout ini didukung oleh latar makro: Fed menyuntikkan likuiditas, Departemen Keuangan AS mengalirkan uang tunai kembali ke pasar, dan kebijakan fiskal yang lebih longgar. Likuiditas ini mengalir secara berurutan: pertama ke pasar obligasi, lalu saham, kemudian aset berisiko tinggi (high-beta), dan akhirnya meluap ke aset alternatif seperti crypto. Pasar crypto, dengan karakteristik high-beta dan likuiditas yang tipis, bertindak sebagai penguat dari siklus ini. Ketika modal mulai mencari pertumbuhan dan hasil yang lebih tinggi setelah masuk ke saham kecil, crypto seringkali menjadi tujuan akhir. Sinyal dari Russell 2000 ini biasanya mendahului rally crypto sekitar 1-3 bulan. Meskipun narasi setiap siklus berbeda (ICO 2017, leverage 2021, regulasi 2026), pola aliran modal ini tetap konsisten. Mengabaikan breakout Russell 2000 karena "tidak terkait crypto" adalah kesalahan, karena ini justru merupakan sinyal utama bahwa modal sedang bergerak mencari risiko dan pertumbuhan, yang pada akhirnya akan menguntungkan aset crypto.

marsbit01/13 11:38

Sudah Saatnya Mulai Untung Lagi: Terobosan Indeks Russell 2000 Bisa Jadi Tanda Serang untuk Kripto

marsbit01/13 11:38

活动图片