Dari Target $150 hingga Jual Habis HYPE Hanya dalam Tiga Hari, Berapa Sisa Kredibilitas Arthur Hayes?
Arthur Hayes, salah satu pendiri BitMEX, kembali menjadi sorotan setelah melakukan serangkaian aksi jual aset kripto secara tiba-tiba. Ia sebelumnya dengan vokal memprediksi harga token HYPE akan mencapai $150, bahkan bertaruh $100.000 terkait hal ini. Namun, hanya dalam tiga hari, dia mengumumkan telah melikuidasi seluruh posisi HYPE dan NEAR. Harga HYPE pun anjlok lebih dari 13.6%.
Hayes juga melakukan pola serupa dengan Worldcoin (WLD). Pada 3 Juni, dia mengungkapkan target harga WLD $10, mendorong kenaikan harga lebih dari 35%. Tiga hari kemudian, dia mengumumkan telah menjual semua WLD-nya, menyebabkan harga jatuh lebih dari 20%. Alasannya adalah pergerakan harga pra-pasar SpaceX yang "tidak biasa".
Dalam artikel panjangnya, "Reality Test," Hayes membenarkan keputusannya untuk menjual aset terkait AI dan hanya memegang BTC serta ETH. Dia beralasan bahwa kenaikan biaya energi, IPO perusahaan AI besar, dan potensi perubahan kebijakan politik AS akan membuat gelembung AI pecah.
Pola "bicarakan naik, jual diam-diam" ini bukan pertama kalinya. Pada 2025, dia juga mempromosikan HYPE sebelum menjualnya di puncak harga, dan membelinya kembali di titik terendah 2026. Kasus serupa terjadi dengan ETHFI dan ENA.
Investor yang mengamati kini memiliki pedoman: jangan langsung percaya perkataan Hayes, tetapi awasi ketat tindakannya. Jangan ikuti membeli dengan gegabah, tapi waspadai sinyal jualnya. Meski dia selalu punya alasan makroekonomi yang terdengar canggih, kredibilitas pasar Hayes terus terkikis oleh aksi-aksinya yang dianggap memanfaatkan pengikut untuk "likuiditas keluar." Ini menjadi cerita "serigala datang" versi kripto, dan reputasinya terancam jika terus berlanjut.
Odaily星球日报06/09 09:58