# Artikel Terkait Laba

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Laba", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Jane Street Digugat: Diduga Manfaatkan Informasi Internal Telegram, Lolos dari Puncak Sebelum Runtuhnya Terra dan Raup Untung $134 Juta dari Short Selling

Perusahaan perdagangan terkemuka Wall Street, Jane Street Group, dituduh memperoleh informasi orang dalam melalui kanal Telegram rahasia dengan mantan pegawai Terraform Labs, memungkinkan mereka menjual 192 juta dolar AS dalam stablecoin TerraUSD (UST) tepat sebelum keruntuhan Terra pada Mei 2022. Gugatan yang diajukan oleh pengelola aset kebangkrutan Terraform mengklaim bahwa akses ke informasi non-publik ini membantu Jane Street menjual posisi UST mereka mendekati nilai par, kemudian mengambil posisi short dan menghasilkan keuntungan sekitar 134 juta dolar AS selama kehancuran ekosistem Terra. Komunikasi internal yang dikutip dalam gugatan menunjukkan mantan magang Terraform yang bekerja di Jane Street, Bryce Pratt, menyebut keuntungan "informasi" ini. Jane Street diduga melakukan penjualan besar 85 juta dolar AS UST di decentralized exchange Curve Finance hanya sembilan menit setelah Terraform Labs diam-diam menarik likuiditas senilai 150 juta dolar AS dari pool yang sama. Transaksi ini diyakini sebagai salah satu pemicu ketidakseimbangan yang mendorong UST terlepas dari patokan 1 dolar AS. Jane Street telah membantah tuduhan tersebut sebagai "putus asa" dan "tidak berdasar," serta meminta pengadilan untuk membatalkan kasus ini. Gugatan ini juga menuduh pelanggaran hukum sekuritas federal dan Commodity Exchange Act. Keputusan pengadilan tahun 2023 yang mengklasifikasikan UST dan Luna sebagai sekuritas di kasus lain turut memperkuat dasar hukum gugatan terbaru ini.

marsbit05/22 04:54

Jane Street Digugat: Diduga Manfaatkan Informasi Internal Telegram, Lolos dari Puncak Sebelum Runtuhnya Terra dan Raup Untung $134 Juta dari Short Selling

marsbit05/22 04:54

Setengah Tahun Raup 50 Miliar, Perjalanan Transformasi Changxin Technology dari "Penghancur Uang" ke "Mesin Pencetak Uang"

**Ringkasan: Perjalanan Changxin Technology dari "Mesin Penghancur Uang" menjadi "Mesin Pencetak Uang"** Changxin Technology, perusahaan chip DRAM Tiongkok, mengalami transformasi keuangan yang luar biasa. Dari kerugian kumulatif 36,65 miliar yuan hingga kini memproyeksikan laba bersih 50-57 miliar yuan hanya dalam paruh pertama 2026. Kinerja ini membuatnya setara dengan raksasa energi seperti China Energy Group. Revolusi ini didorong oleh dua faktor utama: **ledakan AI** yang meningkatkan permintaan DRAM secara signifikan (8-10 kali lipat dibanding server tradisional), dan **kelangkaan pasokan chip** global. Harga DRAM melonjak hampir dua kali lipat pada kuartal pertama 2026. Sebagai satu-satunya produsen IDM DRAM di Tiongkok daratan dengan pabrik berkapasitas penuh dan portofolio produk mutakhir (DDR4 hingga DDR5/LPDDR5), Changxin Technology berhasil memanfaatkan siklus super ini dengan sempurna, meningkatkan pangsa pasarnya menjadi 7,67% secara global. Perjalanan ini berakar dari visi dan tekad Ketua Zhu Yiming, yang mendirikan perusahaan pada 2016 dan berkomitmen tidak mengambil gaji hingga perusahaan untung. Meskipun valuasi IPO-nya diperkirakan mencapai 1-2 triliun yuan, tetap ada peringatan mengenai sifat siklis industri DRAM. Namun, banyak yang meyakini siklus saat ini didukung oleh permintaan AI yang berkelanjutan, bukan hanya tren elektronik konsumen. Kisah Changxin Technology adalah contoh nyata dari ketekunan, investasi strategis jangka panjang, dan kemampuan menangkap momen dalam industri teknologi tinggi.

marsbit05/18 13:07

Setengah Tahun Raup 50 Miliar, Perjalanan Transformasi Changxin Technology dari "Penghancur Uang" ke "Mesin Pencetak Uang"

marsbit05/18 13:07

活动图片