Perang Menang atau Kalah? Trump: Untung
Dengan judul provokatif "Perang Menang atau Kalah? Trump: Untung", artikel ini mengungkap bagaimana mantan Presiden AS Donald Trump diduga memanipulasi pasar keuangan global melalui pernyataan kontroversialnya tentang konflik AS-Iran. Pada 23 Maret, Trump mengklaim di media sosial bahwa AS dan Iran telah melakukan dialog produktif dan menunda serangan militer, yang langsung memicu kenaikan harga emas dan indeks S&P 500, sekaligus menekan harga minyak mentah. Namun, pihak Iran membantah klaim ini.
Yang mencurigakan, tepat 15 menit sebelum pernyataan Trump, terjadi pembelian futures S&P 500 senilai $1,5 miliar dan penjualan futures minyak senilai $580 juta, menghasilkan keuntungan besar dalam hitungan jam. Pola ini bukan pertama kali: Trump kerap memanfaatkan pengumuman kebijakan atau pernyataan geopolitik untuk memengaruhi pasar, seperti yang terjadi dalam kasus tarif tahun 2025 dan dukungannya pada aset kripto.
Tujuannya diduga bukan hanya keuntungan finansial langsung, tetapi juga membangun narasi "kemakmuran ekonomi" untuk mendukung agenda politiknya, dengan mengangkat kinerja pasar saham sebagai indikator kesuksesan. Meski sering dituding melakukan insider trading, Trump terbebas dari tuntutan hukum karena kurangnya bukti langsung atas keuntungan pribadi. Artikel ini menyoroti bagaimana Trump memanfaatkan pengaruhnya di persimpangan kekuasaan, keuangan, dan geopolitik.
Odaily星球日报03/24 11:23