Pelacakan On-Chain|AS Perketat Pemberantasan Jaringan Penipuan Pekerja IT Korea yang Memanfaatkan Cryptocurrency untuk Mendanai Senjata Pemusnah Massal, Sanksi terhadap 6 Orang dan 2 Entitas Bisnis
Amerika Serikat menjerat 6 individu dan 2 entitas dalam jaringan penipuan pekerja IT Korea Utara yang mendanai senjata pemusnah massal. Departemen Keuangan AS (OFAC) mengumumkan sanksi pada 12 Maret, menyatakan jaringan ini menipu perusahaan AS secara sistematis dan telah mengumpulkan hampir $800 juta pada 2024 saja.
Pekerja IT Korea Utara menggunakan dokumen palsu dan identitas curian untuk bekerja di perusahaan sah. Pemerintah Korea Utara menyita sebagian besar gaji mereka untuk mendanai program senjata nuklir dan rudal. Beberapa pekerja juga menyusupkan perangkat lunak berbahaya untuk mencuri informasi sensitif.
OFAC menyita 21 alamat kripto terkait. Analisis Beosin KYT menunjukkan aliran dana signifikan ke berbagai pertukaran terpusat. Misalnya, satu alamat masih menyimpan lebih dari 58,000 USDT, sementara yang lain telah mencairkan ratusan ribu dolar AS ke platform seperti Coinbase.
Tindakan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan AS untuk memutus pendanaan ilegal Korea Utara yang memanfaatkan aset kripto untuk menghindari sanksi.
Odaily星球日报03/14 04:46