Lonjakan Pengawasan Crypto? Kantor Pajak Korea Selatan Luncurkan Pelacakan Keuntungan Baru yang Agresif
Korea Selatan sedang mempersiapkan sistem pelacakan berbasis AI untuk memantau keuntungan investasi kripto guna memungut pajak mulai Januari 2027. Layanan Pajak Nasional (NTS) mengalokasikan anggaran ₩3 miliar ($2 juta) untuk proyek "Sistem Komprehensif Analisis Transaksi Aset Virtual". Sistem ini akan mengumpulkan data dari bursa domestik, analisis blockchain, dan basis data pajak, menggunakan AI untuk mendeteksi pola mencurigakan dan potensi penggelapan pajak.
Investor ritel akan dikenakan pajak untuk keuntungan kripto tahunan di atas ambang batas tertentu (misalnya ₩2,5 juta), sementara institusi mendapat aturan lebih ketat. Langkah ini diambil setelah skandal kripto dan kebocoran data yang mempermalukan pemerintah. Setelah aktif, sistem ini akan memantau transaksi bernilai tinggi secara lintas bursa dan perbatasan, membuat strategi penghindaran pajak menjadi lebih berisiko. Model Korea Selatan berpotensi menjadi contoh bagi yurisdiksi lain dengan pajak tinggi dan adopsi kripto yang masif.
bitcoinist03/12 14:33