# Artikel Terkait Node

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Node", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Node Turun 70%, Kali Ini Solana Tergesa-gesa

Penurunan 70% dalam jumlah validator Solana memicu kekhawatiran tentang sentralisasi jaringan. Data menunjukkan validator turun dari 2.560 (Maret 2023) menjadi sekitar 756, dengan koefisien Nakamoto turun 35% menjadi 20. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penghentian subsidi dari Solana Foundation melalui program SFDP, yang sebelumnya mendukung banyak validator kecil. Tanpa subsidi, biaya operasional yang tinggi (3.500 SOL untuk stake dan $45.000/tahun untuk pemeliharaan) mempersulit validator kecil bertahan, sementara validator besar menguasai >80% stake. Solana merespons dengan kebijakan validator baru efektif 1 Mei, berfokus pada desentralisasi infrastruktur: membatasi stake maksimum 25% per penyedia cloud (ASN) dan 15% per data center. Aturan baru juga menekan MEV dan menstandarkan proses transaksi. Namun, kritikus seperti Chainflow khawatir aturan ini justru meminggirkan validator kecil yang terpaksa pindah ke infrastruktur kurang handal. Dalam persaingan menjadi "NASDAQ on-chain", Solana unggul dalam kecepatan dan biaya rendah untuk pengguna retail (terlihat dari adopsi RWA dan xStock), tetapi masih tertinggal dari Ethereum dalam nilai aset RWA ($19B vs $160B). Solana kini berupaya meningkatkan stabilitas dan keandalan, sementara Ethereum fokus pada skalabilitas. Keberhasilan Solana menarik institusi akan bergantung pada kemampuannya menyeimbangkan kecepatan dengan desentralisasi dan kepercayaan.

marsbit04/10 04:14

Node Turun 70%, Kali Ini Solana Tergesa-gesa

marsbit04/10 04:14

Komunitas Bitcoin Heboh, Perbedaan Nilai yang Diperhatikan Para OG Terkait BIP-110

Komunitas Bitcoin sedang berdebat sengit mengenai proposal teknis BIP-110, yang bertujuan membatasi jumlah data non-keuangan (seperti gambar dan kode dari Ordinals dan Runes) dalam blok melalui soft fork. Proposal ini dipimpin oleh pengembang Dathon Ohm dan didukung oleh kaum minimalis yang khawatir data berlebihan akan membebani jaringan dan mengancam desentralisasi dengan meningkatkan persyaratan perangkat keras untuk menjalankan node. BIP-110 mengusulkan ambang aktivasi 55% dari hashrate penambang, jauh lebih rendah dari standar tradisional 95%, yang memicu kontroversi. Pendukung berargumen bahwa ini diperlukan untuk mencegah "penyalahgunaan data" dan memastikan Bitcoin tetap fokus pada fungsi moneter. Penentang, termasuk Adam Back dan Michael Saylor, memperingatkan bahwa perubahan aturan dengan konsensus rendah berisiko menyebabkan perpecahan rantai (chain split), merusak sifat Bitcoin yang tidak dapat diubah, dan membahayakan nilai Bitcoin sebagai "emas digital." Debat ini juga menyentuh aspek ekonomi. Penambang khawatir pembatasan akan memotong potensi pendapatan dari biaya transaksi non-keuangan, yang dianggap penting untuk keamanan jaringan jangka panjang seiring berkurangnya blok reward. Di sisi lain, pendukung BIP-110 berpendapat bahwa mekanisme diskon SegWit saat ini secara tidak adil mensubsidi data non-keuangan, dan pembatasan akan mengembalikan pasar biaya kepada transaksi moneter "bernilai tinggi." Kekhawatiran utama adalah "lereng licin governance" – jika aturan dapat diubah dengan mudah hari ini untuk membatasi data, di masa depan bisa digunakan untuk membekukan aset atau mengubah aturan lainnya, sehingga merusak kepastian dan kepercayaan institusional pada Bitcoin.

marsbit02/25 09:02

Komunitas Bitcoin Heboh, Perbedaan Nilai yang Diperhatikan Para OG Terkait BIP-110

marsbit02/25 09:02

活动图片