# Artikel Terkait Multi-Aset

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Multi-Aset", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Crypto.com Exchange Berintegrasi dengan TradingView untuk Perdagangan Multi-Aset Langsung

Hari ini, Crypto.com Exchange mengumumkan integrasinya dengan TradingView sebagai broker resmi. Integrasi ini memungkinkan nasabah untuk trading langsung melalui platform charting global TradingView dengan menghubungkan akun Crypto.com Exchange mereka secara aman. Dengan menjadi platform multi-aset resmi di TradingView, pengguna yang memenuhi syarat kini dapat memperdagangkan berbagai aset langsung pada chart TradingView. Aset tersebut mencakup aset tradisional seperti saham dan komoditas, kontrak perpetual pra-IPO, serta aset on-chain seperti aset dunia nyata yang ditokenisasi (RWA). Kolaborasi ini menggabungkan infrastruktur trading berkinerja tinggi dari Crypto.com Exchange dengan paket analisis canggih TradingView. Hal ini memungkinkan trader melakukan analisis pasar dan eksekusi order dalam satu platform TradingView yang sama. Presiden dan COO Crypto.com, Eric Anziani, menyatakan bahwa integrasi ini menyatukan dua platform kuat untuk memberikan pengalaman trading yang mulus. Trader kini dapat beralih dari analisis ke eksekusi order secara instan, dengan akses ke likuiditas dalam, data pasar real-time, serta kelas aset mutakhir seperti RWA dan komoditas perpetual langsung dari chart mereka. Integrasi ini memperluas akses bagi trader yang menggunakan TradingView untuk analisis teknis dan penelitian pasar, melanjutkan kehadiran data pasar Crypto.com Exchange yang sudah ada di platform tersebut.

TheNewsCrypto06/03 15:57

Crypto.com Exchange Berintegrasi dengan TradingView untuk Perdagangan Multi-Aset Langsung

TheNewsCrypto06/03 15:57

Dari Bitcoin ke Nvidia: Bagaimana Gate Membangun 'Akun Trading Serba Bisa' di Era Web3?

Artikel ini membahas bagaimana Gate, sebuah platform pertukaran crypto, mengembangkan dirinya menjadi "akun perdagangan serba bisa" di era Web3 dengan menghadirkan perdagangan multi-aset. Penulis menyoroti masalah yang dihadapi trader crypto yang sering terkendala ketika ingin beralih ke aset tradisional seperti saham AS atau emas karena proses yang lambat dan rumit. Gate merespons dengan menghadirkan tiga jenis produk: aset tokenisasi (seperti saham dan emas yang diwakili token), derivatif crypto yang diperluas (kontak berkelanjutan untuk saham), dan CFD TradFi) yang terhubung dengan harga pasar tradisional. Platform ini menawarkan lebih dari 144 aset, mencakup logam, saham, indeks, forex, dan komoditas. Keunggulan utama Gate adalah efisiensi dana yang tinggi. Pengguna dapat dengan cepat mentransfer USDT ke sub-akun TradFi (ditampilkan sebagai USDx) dan langsung membuka posisi tanpa proses penjualan kripto atau transfer bank yang memakan waktu. Biaya perdagangan untuk pengguna VIP juga sangat kompetitif. Namun, penulis mengingatkan beberapa hal penting: adanya biaya swap (overnight fee) untuk posisi yang dipegang melewati penutupan pasar, perbedaan likuiditas antar aset, dan leverage tinggi (hingga 500x) yang berisiko. Pengalaman uji coba penulis membeli CFD emas dengan USDT berjalan lancar dan cepat, tetapi perlu adaptasi dengan aturan pasar tradisional seperti jam perdagangan yang terbatas. Kesimpulannya, langkah Gate menuju perdagangan multi-aset adalah bagian dari tren larger untuk mempertahankan pengguna dengan menjadi "super app" keuangan. Meski demikian, ini masih merupakan simulasi aset tradisional di dalam ekosistem crypto (melalui CFD), bukan integrasi sepenuhnya. Masa depannya akan bergantung pada regulasi, penerimaan pengguna, dan persaingan dengan lembaga keuangan tradisional yang mulai masuk ke crypto.

marsbit02/13 09:19

Dari Bitcoin ke Nvidia: Bagaimana Gate Membangun 'Akun Trading Serba Bisa' di Era Web3?

marsbit02/13 09:19

活动图片