# Artikel Terkait Likuiditas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Likuiditas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

STRC Sempat Jatuh di Bawah US$91, Akankah Strategy Diburu oleh 'Ketakutan Pasar'?

Penulis Kaleo membahas potensi risiko finansial yang dihadapi MicroStrategy (MSTR), "Raja Bitcoin," dengan menarik paralel dengan runtuhnya FTX. FTX kolaps karena bank run meskipun investasi SBF (seperti di Anthropic, SpaceX) kelak sangat berharga. Saat ini, MicroStrategy, dipimpin Michael Saylor, memegang 4.2% pasokan Bitcoin. Model bisnisnya bergantung pada premium saham di atas nilai aset bersih (NAV) untuk membiayai pembelian Bitcoin via penerbitan saham dan obligasi konversi. Namun, premium ini menyusut. Perusahaan beralih ke instrumen seperti saham preferen (contohnya STRC) dan utang untuk pendanaan. STRK sempat jatuh di bawah $91, menandakan erosi kepercayaan. MicroStrategy kini menghadapi kewajiban besar: ~$17 miliar/tahun untuk dividen saham preferen dan ~$40 miliar total kewajiban hingga akhir 2028, dengan cadangan kas hanya $8.7 miliar. Opsi mereka terbatas: menunda dividen (merusak kepercayaan), menjual saham (mengencerkan pemegang saham biasa), atau menjual Bitcoin—langkah yang sudah dimulai Saylor secara simbolis dengan menjual 32 BTC. Jika tekanan berlanjut dan kepercayaan runtuh, "bank run" spekulatif terhadap model MicroStrategy bisa terjadi, mirip FTX. Meski legal dan berbeda dari FTX, strukturnya rapuh. Satu-satunya jalan keluar mungkin kenaikan harga Bitcoin yang besar untuk mengembalikan premium saham dan "flywheel"-nya. Penulis, yang tetap bullish Bitcoin, berargemen bahwa lebih baik masalah ini diselesaikan sekarang daripada nanti ketika lebih besar, dan menyarankan untuk membeli Bitcoin secara langsung.

Foresight News06/08 10:11

STRC Sempat Jatuh di Bawah US$91, Akankah Strategy Diburu oleh 'Ketakutan Pasar'?

Foresight News06/08 10:11

Jika Hyperliquid adalah Nasdaq Baru, Proyek Mana yang Bertindak sebagai Broker?

**Ringkasan: Jika Hyperliquid adalah Nasdaq Baru, Siapa yang Berperan sebagai Broker?** Di tengah pasar kripto yang lesu, Hyperliquid muncul sebagai infrastruktur inti yang berpotensi menjadi "Nasdaq di rantai blok". Artikel ini mengeksplorasi bagaimana berbagai proyek bertindak sebagai "broker" di ekosistem Hyperliquid, terutama melalui mekanisme HIP-3 yang memungkinkan mereka membuat pasar perdagangan kustom di atas likuiditas dan mesin pencocokan Hyperliquid. Cara mereka menghasilkan pendapatan terutama dari bagi hasil biaya transaksi dan potensi apresiasi token HYPE. Berikut adalah beberapa proyek kunci: * **Trade.xyz**: Pelopor yang mendominasi pasar HIP-3 (>90%) dengan membawa aset tradisional seperti indeks saham AS (NASDAQ, S&P 500), emas, minyak, dan saham individual ke Hyperliquid. * **Dreamcash**: Fokus pada ekspansi pengguna melalui aplikasi seluler yang ramah pengguna, dengan pengunduhan melebihi 100.000 kali, menyederhanakan perdagangan berleveraj. * **Ventuals**: Inovatif dengan menawarkan kontrak berkelanjutan untuk saham *pre-IPO* perusahaan unicorn (seperti OpenAI, SpaceX), membuka akses untuk investor ritel. * **Based**: Bertujuan menjadi "aplikasi super" yang menggabungkan perdagangan (melalui HyENA, kolaborasi dengan Ethena untuk margin berbasis USDe yang menghasilkan yield), pasar prediksi, dan kartu debit berbasis kripto. * **Minara AI**: Mengeksplorasi masa depan di mana *AI Agent*, bukan manusia, yang berinteraksi langsung dengan Hyperliquid melalui lapisan eksekusi keuangan berbasis perintah bahasa alami. Hubungan simbiosis ini membentuk "Sistem Operasi Keuangan" (Financial OS), di mana Hyperliquid sebagai infrastruktur inti dan berbagai "broker" sebagai lapisan aplikasi yang menghubungkan pengguna. Struktur ini menciptakan efek jaringan yang kuat, di mana lebih banyak aplikasi yang dibangun akan menarik lebih banyak likuiditas dan pengguna, membentuk pertahanan kompetitif utama Hyperliquid dalam evolusi menuju pasar modal terdesentralisasi.

Odaily星球日报06/08 06:04

Jika Hyperliquid adalah Nasdaq Baru, Proyek Mana yang Bertindak sebagai Broker?

Odaily星球日报06/08 06:04

Pengakuan Seorang KOL Pasar Saham AS: Pasar Bull AI Belum Berakhir, Tapi Risiko Sudah Dekat

Sebagai seorang yang sangat optimis terhadap AI, penulis mengakui bahwa meskipun pasar bull AI belum berakhir, risiko semakin mendekat. Penulis merefleksikan keberhasilannya dalam perdagangan saham seperti NVDA, AMD, dan lainnya selama 2,5 tahun terakhir, yang lebih disebabkan oleh kondisi pasar yang bullish secara keseluruhan daripada pilihan saham yang brilian. Esai ini mengidentifikasi empat pilar yang mendukung pasar bull saat ini: (1) Fundamental mikro perusahaan yang tampak sangat solid (gelembung PE rendah), (2) Likuiditas makro yang melimpah dan deregulasi, (3) Rantai pasokan semikonduktor yang tegang dan kurang terkendali, serta (4) Ekspektasi pendapatan dari model AI (seperti OpenAI dan Anthropic) yang sangat tinggi untuk membenarkan pengeluaran modal besar (capex) hyperscaler. Namun, penulis memperingatkan adanya "titik kelemahan" (fatal flaw). Kekurangan kapasitas komputasi menyebabkan penurunan kualitas output model (seperti Opus 4.8), yang dapat memperlambat pertumbuhan penggunaan token dan mempertanyakan kelayakan ekonomi capex besar-besaran. Jika ekspektasi terhadap pertumbuhan pendapatan model AI goyah, seluruh narasi yang mendukung valuasi semikonduktor bisa runtuh, mengungkap sifat siklisnya. Kesimpulannya, gelembung PE rendah ini tangguh namun rentan. Penulis menyarankan untuk tetap berpartisipasi (stay long) tetapi dengan kewaspadaan tinggi, selalu siap untuk bereaksi cepat jika "DJ" (penanda perubahan tren) menghentikan musiknya. Revolusi AI akan terus berlanjut, tetapi pasar mungkin akan mengalami koreksi yang menyakitkan.

marsbit06/04 08:21

Pengakuan Seorang KOL Pasar Saham AS: Pasar Bull AI Belum Berakhir, Tapi Risiko Sudah Dekat

marsbit06/04 08:21

Anchorage Digital dan Real Finance Bermitra untuk Memajukan Tokenisasi RWA Institusional

Anchorage Digital, bank kripto berpiagam federal pertama di AS dan penyedia kustodian institusional, bermitra dengan Real Finance, blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM dan dirancang khusus untuk tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Kemitraan strategis ini bertujuan mendukung siklus hidup lengkap aset tokenisasi, meliputi penerbitan, penyimpanan, penyelesaian, pelayanan, dan likuiditas sekunder. Kerja sama ini menggabungkan keahlian Anchorage Digital di bidang penyimpanan teregulasi, manajemen perbendaharaan, penyelesaian, dan keamanan institusional dengan infrastruktur penerbitan, alat manajemen siklus hidup, dan primitif keuangan terprogram dari Real Finance. Fokus kemitraan meliputi: 1. Penyimpanan Ekosistem: Anchorage Digital menyediakan infrastruktur kustodi dan perbendaharaan teregulasi untuk ekosistem Real Finance dan token $ASSET. 2. Lapisan Kustodi Dasar: Anchorage Digital akan menjadi lapisan penyimpanan yang mendukung keterlibatan institusional untuk produk keuangan tokenisasi baru di blockchain Real Finance. 3. Dukungan Pipeline: Kedua pihak akan saling mendukung pipeline institusional mereka. Real Finance akan menghasilkan permintaan untuk kustodi teregulasi, sementara Anchorage Digital akan menghubungkan klien institusionalnya dengan solusi tokenisasi berbasis Real Finance. Para CEO kedua perusahaan menekankan bahwa tokenisasi saja tidak cukup. Institusi membutuhkan infrastruktur teregulasi dan terpercaya yang terintegrasi untuk kustodi, penyelesaian, dan manajemen siklus hidup agar pasar modal on-chain dapat berfungsi matang, mengatasi fragmentasi dan tantuan operasional yang selama ini menjadi hambatan. Kemitraan ini dirancang untuk menyatukan teknologi blockchain, kustodi teregulasi, dan infrastruktur tokenisasi guna mendukung aset seperti kredit privat, real estat, dan instrumen keuangan terstruktur.

TheNewsCrypto06/03 16:06

Anchorage Digital dan Real Finance Bermitra untuk Memajukan Tokenisasi RWA Institusional

TheNewsCrypto06/03 16:06

活动图片