# Artikel Terkait Likuiditas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Likuiditas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Parit Pertahanan Blockchain Hanya 3 Poin? Pernyataan Pendiri Alliance DAO Picu Perdebatan di Komunitas Crypto

Pendiri Alliance DAO, qw (@QwQiao), memicu perdebatan sengit di komunitas crypto setelah menyatakan bahwa "moat (parit pertahanan bisnis) blockchain sangat terbatas" dan hanya memberi skor 3/10 untuk moat Layer-1 public blockchains. Pernyataan ini langsung ditanggapi oleh berbagai VC dan pendiri proyek crypto. Haseeb, Partner Dragonfly, menyanggah dengan keras, menekankan bahwa Ethereum telah mempertahankan dominasinya selama 10 tahun meski banyak pesaing. Debat berpusat pada apakah likuiditas adalah moat sejati, dengan beberapa pihak seperti Frankie dari Paradigm menyangkalnya, sementara yang lain seperti Parker (DFDV) dan Mason Nystrom (Pantera) membela pendapat bahwa likuiditas memang merupakan moat yang kuat. qw kemudian memperluas sistem peringkatnya, memberikan skor tinggi untuk perusahaan tradisional (Microsoft, Apple: 10/10) dan Bitcoin (9/10), tetapi tetap pada pendiriannya bahwa moat blockchain umum lemah. Artikel ini menganalisis bahwa penilaian qw mengabaikan kompleksitas dan keunikan industri crypto, lalu mengusulkan 7 komponen moat untuk blockchain: ideologi teknis, karisma pendiri, jaringan developer & pengguna, ekosistem aplikasi, kapitalisasi pasar token, keterbukaan, dan peta jalan jangka panjang. Kesimpulannya, industri crypto masih sangat muda dan kecil dibandingkan raksasa tradisional, sehingga fokus harus pada memenuhi kebutuhan pengguna secara lebih cepat dan efisien, bukan hanya memperdebatkan moat.

marsbit12/13 03:13

Parit Pertahanan Blockchain Hanya 3 Poin? Pernyataan Pendiri Alliance DAO Picu Perdebatan di Komunitas Crypto

marsbit12/13 03:13

Perilaku Harga Bitcoin (BTC) dan Sentimen Investor Menunjukkan Kecenderungan Bullish pada Desember

Analisis terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) mungkin akan mengalami tren bullish pada Desember 2025, bertentangan dengan pola historis di mana November cenderung negatif dan Desember sulit pulih. Faktor struktural seperti penurunan leverage, pemulihan harga di atas level teknis kunci, dan perubahan likuiditas global telah mengganggu pola musiman tradisional. Harga BTC telah kembali di atas Volume Weighted Average Price (VWAP) bulanan, menunjukkan akumulasi terkendali. Open interest turun dari $94 miliar menjadi $60 miliar, menandakan normalisasi pasar. Likuiditas juga bergeser dari kluster jual ke kluster belian, dengan $3 miliar short akan dilikuidasi jika BTC mencapai $96.000. Namun, ada tanda overbought dengan rasio beli/jual di 1.17, menunjukkan euphoria tetapi belum tentu berkelanjutan. Analis EndGame Macro mencatat bahwa ini mencerminkan pembelian agresif. Sementara itu, kecepatan M2 yang stabil menunjukkan ekonomi makro yang kurang mendukung, menciptakan lingkungan di mana aset berisiko seperti BTC bisa tetap kuat meski fundamental lebih lemah. Periode Bitcoin juga berubah. Dengan aliran ETF spot yang konstan, siklus empat tahun tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi waktu. Analis seperti Michaël van de Poppe membandingkan fase ini dengan pertengahan 2016 atau akhir 2019, di mana aset berisiko masih menguat meski data makro tidak merata. Sinyal pendukung seperti korelasi CNY/USD dan ETH/BTC juga menguat, biasanya terjadi pada fase ekspansi, bukan puncak siklus. Dengan faktor-faktor ini, Desember Bitcoin tidak lagi hanya bergantung pada pola historis, tetapi pada kekuatan struktural baru seperti aliran ETF, rotasi likuiditas, dan dinamika makro yang berubah.

cointelegraph_中文12/12 12:25

Perilaku Harga Bitcoin (BTC) dan Sentimen Investor Menunjukkan Kecenderungan Bullish pada Desember

cointelegraph_中文12/12 12:25

活动图片