# Artikel Terkait Lapisan-1

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Lapisan-1", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Solana Bertahan di Area Support Meski Aliran Modal di Layer-1 Masih Tidak Merata

Solana (SOL) bertahan di dekat level dukungan saat arus modal di seluruh aset lapisan-1 utama tetap tidak merata. Jaringan ini terus menampilkan kisah aktivitas yang kuat dengan penggunaan, pengembang, aktivitas DeFi, dan aplikasi yang ramah pengguna. Namun, sebagai aset ber-beta tinggi, SOL rentan terhadap tekanan saat sentimen pasar lebih berhati-hati, sehingga area dukungan saat ini menjadi penting untuk diperhatikan. Kekuatan utama Solana terletak pada penggunaannya yang nyata untuk berbagai aplikasi, meskipun hal itu tidak membuat harganya kebal terhadap siklus pasar. Ketika likuiditas melemah, eksposur terhadap SOL mungkin berkurang lebih cepat. Oleh karena itu, apakah dukungan ini dapat bertahan dengan volume yang memadai akan menjadi sinyal apakah ada permintaan riil atau apakah modal sedang berotasi menjauh dari risiko lapisan-1. Faktor seperti biaya prioritas dan kemacetan jaringan juga menjadi bagian dari penilaian, menghubungkan harga dengan fungsi jaringan. Pasar lapisan-1 kini lebih selektif, membandingkan penggunaan, aktivitas pengembang, dan kekuatan narasi setiap ekosistem. Perilaku SOL di zona dukungan ini akan mengindikasikan apakah pembeli masih menganggapnya sebagai eksposur altcoin yang menarik atau tidak. Latar belakang pasar yang lebih luas, seperti stabilitas Bitcoin dan Ethereum, juga akan memengaruhi pergerakan SOL. Saat ini, SOL menunjukkan pasar yang lebih berhati-hati, bukan runtuhnya kepercayaan.

bitcoinist07/18 02:03

Solana Bertahan di Area Support Meski Aliran Modal di Layer-1 Masih Tidak Merata

bitcoinist07/18 02:03

Circle: Dari Penerbitan hingga Infrastruktur

Circle, penerbit stablecoin USDC, menghadapi tekanan pada sumber pendapatan utamanya dari bunga cadangan Treasury saat suku bunga turun. Di kuartal pertama 2026, pendapatan cadangan hanya naik 17% meski pasokan USDC meningkat 39%, karena rata-rata suku bunga cadangan turun. Selain itu, Circle harus membayar sekitar 60 sen dari setiap dolar pendapatan ke mitra distribusi seperti Coinbase. Untuk mengurangi ketergantungan pada pendapatan berbasis bunga dan menangkap lebih banyak nilai dalam ekosistemnya, Circle melakukan integrasi vertikal melalui tiga inisiatif utama: 1. **Settlement Layer**: Meluncurkan blockchain Layer-1 bernama Arc, yang menggunakan USDC sebagai token gas dan menawarkan penyelesaian sub-detik, privasi, serta arsitektur tahan kuantum untuk pengguna institusional. Arc telah mengumpulkan $222 juta dalam pra-penjualan token. 2. **Distribution Layer**: Mengembangkan Circle Payments Network (CPN) untuk menghubungkan lembaga keuangan secara langsung, mengurangi ketergantungan pada pertukaran seperti Coinbase. Jaringan ini telah digunakan oleh 136 lembaga dengan volume tahunan $83 miliar. 3. **Application Layer**: Membangun infrastruktur untuk ekonomi agen AI, termasuk dompet agen, nanopembayaran, dan pasar agen, di mana USDC mendominasi transaksi yang dilakukan oleh agen AI. Dengan strategi ini, Circle beralih dari perusahaan penerbit tunggal menjadi platform keuangan full-stack yang beroperasi di berbagai lapisan stack pembayaran. Tantangan ke depan termasuk mengelola ketegangan potensial antara pemegang saham publik CRCL dan nilai token ARC, serta bersaing dengan pemain mapan seperti Stripe dan Tether di ceruk yang berbeda.

marsbit05/19 12:02

Circle: Dari Penerbitan hingga Infrastruktur

marsbit05/19 12:02

活动图片