Financial Times: Mengapa Seluruh Dunia Harus Khawatir dengan Stablecoin
Artikel dari Financial Times ini menyoroti kekhawatiran global terhadap stablecoin, aset kripto yang didukung mata uang fiat seperti dolar. Penulis memulai dengan pengalaman pribadi tentang transfer uang antarnegara yang lambat dan tidak transparan, menunjukkan kelemahan sistem perbankan tradisional. Stablecoin dianggap sebagai alternatif karena biaya transaksi yang lebih murah dan kecepatannya, terutama di AS yang memiliki sistem pembayaran mahal.
Namun, artikel ini mempertanyakan manfaat stablecoin bagi dunia. Alasan AS mendorong stablecoin diduga untuk mempertahankan dominasi dolar dan membiayai defisit anggaran pemerintah, yang justru merugikan negara lain. Lembaga seperti IMF, OECD, dan BIS menyatakan keprihatinan serius karena stablecoin dianggap tidak memenuhi prinsip kesatuan nilai, ketahanan, dan integritas—sehingga rentan digunakan untuk kejahatan finansial dan ketidakstabilan nilai.
Penulis menekankan bahwa stablecoin saat ini, seperti USDT dari Tether, tidak transparan dan berisiko. Sebaliknya, solusi yang lebih aman adalah mengembangkan stablecoin yang diatur dengan baik, seperti yang diusung Bank of England. Kesimpulannya, dunia harus waspada dan menolak stablecoin yang tidak terkontrol, serta fokus pada sistem pembayaran yang lebih aman dan bertanggung jawab.
marsbit12/12 16:04