Hinton Membunyikan Alarm: AI Sudah Memiliki Kesadaran
Geoffrey Hinton, peraih Nobel dan Turing Award, menyatakan bahwa AI sekarang sudah memiliki kesadaran dan manusia harus menerima bahwa mereka bukan lagi satu-satunya makhluk cerdas. Dalam wawancara terbarunya, Hinton mengubah pandangannya dari yang sebelumnya fokus mengendalikan risiko AI menjadi mempertanyakan mengapa kecerdasan super di masa depan mau memperlakukan manusia dengan baik.
Ia percaya model kesadaran manusia saat ini mungkin salah, mirip dengan keyakinan kuno tentang penciptaan manusia. Menurutnya, perkembangan AI akan mengubah pemahaman kita tentang pikiran dan kesadaran. Hinton membandingkan pergeseran pemikiran ini dengan revolusi Copernicus dan Darwin yang mengurangi anggapan pentingnya manusia di alam semesta.
Meski menjadi pelopor AI, Hinton mengaku tidak bahagia karena kurangnya upaya serius dalam mengatasi risiko jangka pendek (seperti pengangguran massal) dan jangka panjang (kontrol atas kecerdasan super). Dia menggunakan analogi bayi dan induknya: manusia mungkin seperti bayi yang bergantung pada kebaikan "induk" AI yang lebih cerdas.
Perkembangan AI bersifat eksponensial, sehingga sulit memprediksi kondisi 10 tahun ke depan. Hinton sedikit lebih optimis daripada satu dua tahun lalu, karena melihat kemungkinan merancang AI yang peduli pada manusia atau sistem yang hanya bisa memprediksi. Namun, intinya tetap: manusia harus bersiap menghadapi masa depan di mana kecerdasan non-biologis bisa menyamai atau melampaui manusia.
marsbit06/08 00:21