# Artikel Terkait Emas

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Emas", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Apakah Token Emas XAUT dari Tether Layak Dibeli?

**Ringkasan: Apakah Token Emas XAUT dari Tether Layak Dibeli?** Dengan latar belakang ketidakpastian ekonomi global pada tahun 2026, emas terus menunjukkan kinerja yang kuat sebagai aset safe-haven. Harga emas spot mencapai rekor tertinggi baru lebih dari 50 kali sepanjang 2025, dengan kenaikan tahunan sekitar 65%, dan bahkan sempat menyentuh level sekitar $4,550 per ons. Lembaga seperti UBS Group memperkirakan harga emas bisa mencapai $5,000 per ons pada kuartal-kuartal tertentu di tahun 2026. Artikel ini menganalisis XAUT, token emas yang diterbitkan oleh Tether, sebagai salah satu opsi terbaik bagi investor crypto untuk mengalokasikan aset ke emas. XAUT didukung sepenuhnya oleh emas fisik yang disimpan di brankas aman, dengan total cadangan Tether mencapai 116 ton, menempatkannya di antara 30 pemegang emas terbesar global. Keunggulan utama XAUT meliputi: 1. **Likuiditas dan Kapitalisasi Pasar:** Kapitalisasi pasar sekitar $2.3 miliar menjamin likuiditas yang baik. 2. **Penurunan Batas Investasi:** Peluncuran unit akun baru "Scudo" (setara dengan 1/1000 XAUT atau ~$4.4) memudahkan transaksi dengan denominasi kecil. 3. **Aksesibilitas:** Tersedia untuk diperdagangkan di berbagai platform CEX (seperti Bybit, OKX) dan DEX (seperti Uniswap). 4. **Dukungan Perusahaan:** Didukung oleh profitabilitas dan dominasi Tether di pasar stablecoin. Dengan dukungan fundamental yang kuat untuk harga emas dan kemudahan akses yang ditawarkan XAUT, token ini disarankan sebagai pilihan yang viable untuk melindungi kekayaan dari inflasi dan pelemahan nilai mata uang fiat, terutama bagi investor ritel dengan modal terbatas dan toleransi risiko rendah.

Odaily星球日报01/10 07:35

Apakah Token Emas XAUT dari Tether Layak Dibeli?

Odaily星球日报01/10 07:35

Emas Bergerak Sebelum Pelonggaran Kuantitatif, Bitcoin Menunggu Likuiditas (Bagian 2)

Untuk memahami respons Bitcoin yang dingin terhadap penurunan suku bunga, kita bisa belajar dari emas. Baik emas maupun Bitcoin adalah aset berharga global, sehingga analisis harus dimulai dari kondisi makroekonomi AS. Meski AS telah memulai siklus penurunan suku bunga, harga Bitcoin masih berkisar di $80.000, sementara emas terus naik. Kontradiksi ini dijelaskan oleh dua faktor struktural. Pertama, masalah "middle-layer clog" — inflasi yang tinggi membuat suku bunga riil tetap tinggi, dan bank tidak melonggarkan standar pinjaman. Penerbitan obligasi baru oleh Departemen Keuangan AS melebihi likuiditas yang dilepaskan oleh penurunan suku bunga, sehingga likuiditas menyusut. Kedua, ini adalah siklus defensif, bukan siklus pertumbuhan. Fed menurunkan suku bunga karena kekhawatiran resesi dan risiko stagflasi, sehingga investor mencari perlindungan, bukan mengambil risiko. Masalah mendalam adalah trilema utang AS: utang yang tinggi memaksa pilihan antara menerbitkan obligasi baru, menekan imbal hasil, atau mengizinkan devaluasi mata uang. Emas melonjak ke $4.500 sebagai lindung nilai terhadap krisis kredibilitas dolar. Strategi 2026 terdiri dari dua tahap: pertama, guncangan resesi di mana emas mungkin tetap tinggi, tetapi Bitcoin bisa turun; kedua, Fed memperluas neraca, memicu ledakan likuiditas untuk Bitcoin. Perak emas-perak saat ini sekitar 59, menunjukkan peralihan ke emas. Kesimpulan jangka panjang: emas dan Bitcoin akan mengungguli mata uang fiat karena ekspansi utang global dan devaluasi mata uang. Tahun ini dipimpin emas, tahap berikutnya oleh Bitcoin. Transisi akan terlihat dari indikator likuiditas dan rotasi modal.

marsbit01/09 06:47

Emas Bergerak Sebelum Pelonggaran Kuantitatif, Bitcoin Menunggu Likuiditas (Bagian 2)

marsbit01/09 06:47

活动图片