# Artikel Terkait Fintech

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Fintech", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Teori Aliran Keluar Deposito 6 Triliun Dolar, Perbankan Panik

Undang-Undang CLARITY AS melarang platform cryptocurrency memberikan imbalan kepada pemegang stablecoin, melanjutkan aturan GENIUS 2025 yang melarang penerbit stablecoin membayar bunga. Bank tradisional mendukung aturan ini untuk melindungi pendapatan selisih bunga (net interest margin) mereka yang menguntungkan. Bank besar seperti JPMorgan dan Bank of America menawarkan suku bunga simpanan sangat rendah (0,01%) dibandingkan dengan imbal hasil Treasury Bill (3,6%), sehingga mereka dapat menghasilkan keuntungan besar dengan meminjamkan atau menginvestasikan simpanan tersebut. Kelompok perbankan memperingatkan bahwa stablecoin yang memberikan imbalan dapat menyebabkan "aliran keluar simpanan" hingga $6,6 triliun, yang melemahkan kemampuan bank untuk memberikan pinjaman. Namun, klaim ini dipertanyakan karena dolar yang digunakan untuk membeli stablecoin biasanya tetap dalam sistem keuangan, disimpan dalam cadangan berupa tunai dan obligasi pemerintah. Kekhawatiran sebenarnya adalah persaingan: stablecoin dan platform DeFi menawarkan imbalan yang jauh lebih tinggi (~4%), menyebabkan perpindahan dana dari bank dengan suku bunga rendah. Situasi ini mencerminkan sejarah di tahun 1970-an ketika dana pasar uang muncul untuk menghindari peraturan suku bunga bank. Pasar stablecoin telah tumbuh pesat, mencapai $3000 miliar pada tahun 2026, mencerminkan permintaan untuk dolar digital yang likuid dan menghasilkan imbalan. Perdebatan ini pada dasarnya adalah tentang perlindungan model bisnis bank tradisional versus inovasi yang menguntungkan konsumen.

marsbit01/20 05:52

Teori Aliran Keluar Deposito 6 Triliun Dolar, Perbankan Panik

marsbit01/20 05:52

活动图片