# Artikel Terkait Fed

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Fed", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Laporan Bulanan Mei Monera Digital: Empat Penyebab Pasar Kripto Terjun Cepat

Laporan Pasar Kripto Mei oleh Monera Digital: Empat Alasan Utama Penyebab Percepatan Penurunan Pasar Mei menjadi bulan penurunan tajam bagi pasar kripto, dipicu oleh peralihan kekuatan penetapan harga. Awalnya, suku bunga bebas risiko merebut kendali dari narasi kripto, mengekspos sifat beta tinggi Bitcoin. Menjelang akhir bulan, pelemahan pasar justru didorong oleh aliran keluar modal internal dan pelepasan aset oleh pemegang yang menyerah (capitulation), meskipun kondisi makro dan geopolitik membaik. Harga BTC ditutup pada $73.674, turun dari level tertinggi bulanan di sekitar $82.850. Yang patut dicatat, pasar menolak merespons positif saat lingkungan eksternal membaik di akhir pekan terakhir, menandakan "kegagalan transmisi likuiditas" dan dominasi tekanan jual internal. Empat akar masalah utama yang diidentifikasi: 1. **Aliran Dana ETF Berbalik Arah:** ETF spot BTC mencatat arus keluar bersih bulanan sebesar $2.425 miliar, terbesar ketiga sejak peluncurannya. ETF ETH juga mengalami arus keluar signifikan. Ini menandai berakhirnya narasi "pembeli marginal ETF" yang mendorong kenaikan sebelumnya. 2. **Pelepasan Aset oleh Pemegang (Capitulation):** Indikator rantai seperti MVRV untuk pemegang jangka pendek (STH) jatuh di bawah 1.0, mengonfirmasi bahwa mereka secara kolektif mengalami kerugian. Ini adalah sinyal klasik fase kapitulasi. 3. **Leverage Berlebihan di Pasar Derivatif:** Meski harga turun, open interest futures meningkat di atas $64 miliar dengan funding rate positif. Ini berakhir dengan pelikuidasian posisi long senilai $307 juta, memicu penurunan lebih dalam. 4. **Hilangnya Garis Pertahanan Kunci:** Harga BTC jatuh di bawah pita kritis "realized price" dan moving average 200-hari (sekitar $77K-$79K), yang merupakan garis pemisah siklus bull/bear. Selain itu, level psikologis $75K, yang juga merupakan perkiraan biaya rata-rata BTC yang dipegang oleh perusahaan publik, turut ditembus. Pasar kini telah terputus dari sentimen makro, terbukti dari korelasi negatif yang dalam dengan Nasdaq. Dominannya tekanan jual internal menandakan dimulainya fase percepatan penyembuhan (deep bear market cleansing). Meski indikator jangka panjang seperti Bitcoin 200-week MA Quantile Regression (10.2%) menunjukkan aset telah memasuki zona valuasi historis, zona ini belum tentu menjadi zona pembalikan trend. Sejarah membutuhkan waktu 3-6 bulan untuk penyelesaian pergantian kepemilikan sebelum tren naik yang berkelanjutan dimulai. Pemulihan yang sesungguhnya memerlukan dua prasyarat: (1) Perbaikan fundamental yang berkelanjutan dalam triad "inflasi-suku bunga-likuiditas", dan (2) pulihnya permintaan riil yang ditunjukkan oleh berhentinya arus keluar ETF/stablecoin, Coinbase premium yang kembali positif, dan berakhirnya kapitulasi di data rantai. Sampai saat itu, disiplin dan konservatisme adalah kunci untuk bertahan dalam fase penyembuhan struktural ini.

marsbit06/09 07:53

Laporan Bulanan Mei Monera Digital: Empat Penyebab Pasar Kripto Terjun Cepat

marsbit06/09 07:53

Indeks Nasdaq Turun 4.2% dalam Satu Hari, Apakah 'Jumat Kelam' Menusuk Gelembung Saham AS?

Indeks Nasdaq turun 4,18% pada 5 Juni 2026, mencatat penurunan terbesar dalam satu hari sejak April 2025. Indeks S&P 500 dan Dow Jones juga turun tajam, dengan sektor semikonduktor, terutama saham-saham AI seperti NVIDIA dan AMD, mengalami penurunan terparah. Data non-farm payrolls AS bulan Mei yang lebih kuat dari perkiraan menjadi pemicu langsung, memicu kekhawatiran akan inflasi dan penundaan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve. Analisis mengungkapkan bahwa penurunan ini terjadi di tengah valuasi pasar saham AS yang tinggi. Beberapa indikator, seperti CAPE ratio dan "Buffett Indicator", menunjukkan level yang mengkhawatirkan, mirip dengan periode sebelum gelembung dot-com tahun 2000. Sentimen investor sebelumnya juga sangat optimis. Sektor AI, yang menjadi motor penggerak pasar selama 18 bulan terakhir, menunjukkan kerapuhan. Kekhawatiran muncul terkait kelanjutan belanja modal AI dan kemampuan monetisasi aplikasi. Penurunan ini memicu perdebatan di kalangan analis: apakah ini awal penyesuaian gelembung atau hanya koreksi sehat dalam pasar bull. Masa depan pasar akan sangat ditentukan oleh data inflasi (CPI) AS bulan Mei yang akan datang dan pertemuan kebijakan Federal Reserve. Keputusan Fed mengenai jalur suku bunga akan menjadi kunci untuk menentukan apakah penurunan ini adalah awal tren bearish atau hanya fase volatilitas sementara. Investor disarankan untuk lebih berhati-hati dan memantau perkembangan data ekonomi serta sinyal kebijakan moneter dengan ketat.

marsbit06/08 10:45

Indeks Nasdaq Turun 4.2% dalam Satu Hari, Apakah 'Jumat Kelam' Menusuk Gelembung Saham AS?

marsbit06/08 10:45

Teknologi Sedang Menurunkan Leverage: Lebih Baik Tunggu Kondisi Makro Stabil Sebelum Buru-buru Beli

Penulis menganalisis penurunan baru-baru ini di saham teknologi, terutama yang terkait AI/semikonduktor. Penurunan ini dipicu oleh kenaikan harga berlebihan, sentimen FOMO, struktur perdagangan yang terlalu padat, serta kekhawatiran akan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama (bahkan kenaikan suku bunga kembali) akibat data tenaga kerja yang kuat. Ditambah dengan IPO SpaceX yang menarik likuiditas, hal ini memicu deleverage terkonsentrasi di saham teknologi panas. Perbandingan dengan koreksi Desember lalu menunjukkan perbedaan: saat itu pasar lebih khawatir tentang ROI pengeluaran modal AI (sisi fundamental), sedangkan kali ini kekhawatiran utama adalah pada sisi makro – suku bunga, inflasi, Fed, geopolitik, dan likuiditas. Dari sisi ruang dan waktu, gelombang penurunan utama jangka pendek dinilai sudah menyelesaikan sebagian besar, sehingga kemungkinan penurunan drastis berkelanjutan berkurang. Namun, kemungkinan pemulihan berbentuk V langsung rendah. Pasar lebih mungkin bergerak sideways atau turun perlahan dengan volume rendah, tetap volatil dan defensif menunggu katalis. Untuk rebound berkelanjutan, prioritasnya bukan pada narasi industri AI (yang dianggap belum rusak), tetapi pada sinyal "penghentian pendarahan" dari sisi makro. Pasar perlu melihat tekanan makro berhenti memburuk: CPI tidak melonjak, imbal hasil obligasi AS tidak terus naik, likuiditas membaik pasca-IPO SpaceX, dan FOMC tidak bersikap lebih hawkish. Setelah tekanan makro mereda, logika industri AI (kelangkaan daya komputasi, kenaikan harga memori, akselerasi capex & komersialisasi AI) akan kembali menjadi fokus perdagangan. Kesimpulan: Daripada terburu-buru mencari titik terendah untuk membeli, lebih baik menunggu lingkungan makro stabil terlebih dahulu. Rebound berkelanjutan membutuhkan sinyal bahwa tekanan pada sisi makro (penyebut dalam valuasi) telah berhenti meningkat.

marsbit06/08 05:09

Teknologi Sedang Menurunkan Leverage: Lebih Baik Tunggu Kondisi Makro Stabil Sebelum Buru-buru Beli

marsbit06/08 05:09

Hartnett Bank of America: Sambut 'Badai Juni', CPI AS Akan 'Tusuk Gelembung'

Strategis Bank of America, Michael Hartnett, mengeluarkan peringatan tentang "badai Juni" yang mengancam pasar aset berisiko, terutama gelembung teknologi. Pemicu intinya adalah data inflasi AS (CPI) yang akan dirilis. Jika inflasi melebihi ekspektasi dan tembus 4%, data historis 100 tahun menunjukkan rata-rata penurunan indeks S&P 500 sebesar 4% dalam 3 bulan dan 7% dalam 6 bulan. Beberapa risiko besar berpotensi memicu penjualan aset: 1. **Sinyal Inflasi Tinggi:** CPI Mei yang diperkirakan naik 0,5% bulanan dapat mendorong inflasi tahunan mendekati atau di atas 5%. Kombinasi inflasi tinggi dan pengangguran rendah (di bawah 4,3%) akan memberi tekanan besar pada kebijakan Federal Reserve. 2. **Pergeseran Hawkish Bank Sentral Global:** Rapat FOMC pimpinan Chair Wash pada 17 Juni menjadi kunci. Sinyal ketat yang lebih dari ekspektasi dapat mendorong imbal hasil obligasi AS melonjak dan memperparah koreksi pasar saham. 3. **Sinyal Jual Ekstrem:** Indikator sentimen Bank of America telah memicu sinyal jual yang kuat. Aliran dana ekstrem ke sektor teknologi menunjukkan kondisi pasar yang terlalu panas dan rentan. 4. **Penarikan Likuiditas IPO Raksasa:** IPO SpaceX dan perusahaan teknologi besar lainnya akan menyedot likuiditas pasar dalam jumlah besar, berpotensi menjadi katalis tekanan jual. Hartnett menegaskan bahwa kenaikan imbal hasil obligasi global dapat mengakhiri era kemakmuran aset berisiko. Investor diimbau untuk waspada terhadap uji ketahanan pasar yang serius pada Juni ini.

marsbit06/08 03:05

Hartnett Bank of America: Sambut 'Badai Juni', CPI AS Akan 'Tusuk Gelembung'

marsbit06/08 03:05

活动图片