# Artikel Terkait Fed

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Fed", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Opsi Kenaikan Suku Bunga Kembali ke Meja, CPI Segera Diumumkan, Variabel Apa yang Dipantau Pasar?

Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menyatakan bahwa jika data inflasi inti yang dirilis minggu ini kembali panas, FOMC perlu mempertimbangkan untuk memperketat kebijakan moneter dalam waktu dekat. Pernyataan ini muncul menjelang rilis data CPI AS bulan Juni, yang dijadwalkan pada 14 Juli. Pasar telah menyesuaikan ekspektasi, dengan probabilitas tersirat kenaikan suku bunga 25 basis points pada rapat Juli meningkat dari sekitar 35% menjadi lebih dari 40%. Pentingnya data CPI Juni terletak pada kemampuannya untuk menguji apakah penurunan inflasi inti masih dapat dipercaya. Jika inflasi inti lebih tinggi dari ekspektasi, pasar akan cenderung melihat kenaikan PCE inti bukan sebagai gangguan sementara, sehingga mempersulit Fed untuk tetap bertahan. Sebaliknya, jika inflasi inti mendingin, pernyataan Waller kemungkinan hanya akan dianggap sebagai peringatan. Aset berisiko seperti BTC, ETH, dan Nasdaq sensitif terhadap sinyal ini karena bergantung pada likuiditas masa depan dan tingkat diskonto. Kenaikan probabilitas suku bunga mencerminkan bahwa pasar tidak lagi bisa mengabaikan kemungkinan kenaikan suku bunga. Fokus utama setelah rilis CPI adalah apakah probabilitas kenaikan suku bunga akan terus meningkat dan melampaui 50%. Jika ya, logika perdagangan akan beralih dari risiko ekor ke perebutan skenario dasar. Kombinasi yang berbahaya bagi investor adalah data CPI yang panas, peningkatan probabilitas suku bunga, dan lebih banyak pejabat Fed yang mengikuti pernyataan Waller. Sebelum data memberikan jawaban, Waller hanya mengubah probabilitas, bukan kesimpulan.

marsbit07/14 02:25

Opsi Kenaikan Suku Bunga Kembali ke Meja, CPI Segera Diumumkan, Variabel Apa yang Dipantau Pasar?

marsbit07/14 02:25

Pasar Global Memasuki 'Musim Panas yang Bergejolak': Waspadai Perubahan Fed, Krisis Yen, dan Ujian Besar Musim Laporan Keuangan

Pasar global memasuki musim panas yang bergejolak dengan sejumlah risiko yang perlu diwaspadai: kebijakan moneter AS yang tidak pasti di bawah ketua Fed baru, Kevin Warsh; krisis yen Jepang; dan musim penghasilan perusahaan dengan ekspektasi tinggi. Ketidakpastian utama datang dari perubahan gaya komunikasi Fed di bawah pimpinan baru Kevin Warsh, yang mengurangi panduan ke depan, menyulitkan pasar memprediksi arah kebijakan. Hal ini, ditambah kekhawatiran inflasi dari harga minyak, mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi dan menekan valuasi pasar saham. Yen yang melemah ke level terendah 40 tahun terhadap dolar AS menjadi potensi titik krisis. Risiko muncul dari kemungkinan intervensi bank sentral Jepang yang dapat menggoyang pasar obligasi global, serta potensi penutupan posisi perdagangan carry trade yen yang masif jika mata uang itu rebound tajam. Di tengah latar belakang makro ini, musim penghasilan perusahaan kuartal II dimulai dengan ekspektasi pertumbuhan laba yang tinggi (24% untuk S&P 500). Kekecewaan terhadap hasil yang sebenarnya dapat memicu koreksi tajam. Tekanan tersembunyi di pasar saham AS juga tinggi, dengan indikator kerapuhan dari UBS mencapai level tertinggi sejak September 2025, sering kali menjadi pertanda lonjakan volatilitas. Akhirnya, likuiditas pasar yang biasanya menipis di musim panas dapat memperbesar gejolak dari peristiwa apa pun. Para analis menyarankan diversifikasi risiko dan lindung nilai yang komprehensif untuk menghadapi periode ketidakpastian ini.

marsbit07/12 07:33

Pasar Global Memasuki 'Musim Panas yang Bergejolak': Waspadai Perubahan Fed, Krisis Yen, dan Ujian Besar Musim Laporan Keuangan

marsbit07/12 07:33

活动图片