# Artikel Terkait ETF

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "ETF", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Harga Saham Coinbase Anjlok 30% Tahun Ini, Wall Street Menganggapnya Mendekati Titik Terendah

Harga saham Coinbase (COIN) turun hampir 30% sepanjang tahun ini, namun beberapa analis Wall Street mulai melihat sinyal mendekati level terendah. Bank investasi William Blair, meski menurunkan perkiraan pendapatan dan laba Coinbase untuk 2026-2027, tetap mempertahankan rating "outperform". Mereka berpendapat bahwa semua berita buruk telah dihitung ke dalam harga, dan investor harus tetap memegang saham tersebut. Perbedaan struktural dengan siklus 2022, seperti adanya ETF Bitcoin spot dan masuknya modal institusional, menjadi faktor pendukung. Pertumbuhan jaringan layer-2 Base dan produk derivatif juga dianggap akan mendiversifikasi sumber pendapatan Coinbase. Dari sisi teknis, analis ternama John Bollinger mencatat formasi dasar "W" pada grafik Bitcoin, yang bisa menjadi sinyal pembalikan tren naik. Data on-chain dari Glassnode menunjukkan tekanan jual dari pemegang jangka panjang telah mencapai puncak dan mulai menurun, didukung oleh aktivitas akumulasi di level harga rendah. Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Beberapa analis lain, seperti dari Piper Sandler, lebih berhati-hati dengan menurunkan target harga COIN. Pasar juga masih menunggu aliran masuk modal yang berkelanjutan ke pasar spot Bitcoin untuk benar-benar mengonfirmasi pemulihan. Secara keseluruhan, meski indikator teknis dan fundamental menunjukkan potensi telah mendekati dasar, kejelasan arah tren jangka pendek masih perlu konfirmasi lebih lanjut.

marsbit07/16 13:56

Harga Saham Coinbase Anjlok 30% Tahun Ini, Wall Street Menganggapnya Mendekati Titik Terendah

marsbit07/16 13:56

Bitcoin Sedang Mencari Dasar: Tekanan Jualan dari Pemegang Jangka Panjang Mereda, Aliran Keluar ETF Melambat

Bitcoin terus membentuk dasar, dengan karakteristik yang berubah perlahan. Tekanan jual dari pemegang jangka panjang, yang menjadi sumber utama tekanan jual tahun ini, mulai mereda dari puncaknya. Penjualan mengambil untung hampir berhenti, dan pembeli berhasil menyerap semua penjualan pada titik terendah Juni. Harga bitcoin merespons lebih kuat terhadap data inflasi yang lemah dibandingkan indeks saham utama lainnya, menunjukkan sensitivitas yang meningkat. Hubungannya dengan pasar saham melemah, sementara korelasi terbalik dengan dolar AS menguat, menunjukkan bahwa likuiditas dan dolar kini menjadi pendorong utama, bukan sentimen risiko. Harga saat ini berada di antara harga realisasi rata-rata jaringan (sebagai support dasar) dan biaya dasar pemegang jangka pendek (sekitar $69.000), yang akan menjadi resisten kunci berikutnya. Aliran keluar ETF AS melambat namun belum berbalik menjadi aliran masuk. Pedagang derivatif sedang menutup posisi short mereka, tetapi belum diikuti oleh pembelian spot yang kuat, menandakan bagian yang hilang dalam pemulihan saat ini. Indikator volatilitas telah turun mendekati level terendah dalam setahun, menandakan periode ketenangan yang sering mendahului pergerakan penentu berikutnya. Sinyal konfirmasi untuk pemulihan berkelanjutan adalah pembelian berbasis spot yang mendorong harga secara meyakinkan di atas dan bertahan di atas biaya dasar pemegang jangka pendek. Dasar telah dibangun, tetapi tindak lanjutnya masih tertunda.

marsbit07/16 12:12

Bitcoin Sedang Mencari Dasar: Tekanan Jualan dari Pemegang Jangka Panjang Mereda, Aliran Keluar ETF Melambat

marsbit07/16 12:12

Para Serigala Wall Street, Berhentilah Menyerbu 2x, 3x SK Hynix

**"Serigala Wall Street, Berhentilah Menerjang ETF Leverage 2x, 3x SK Hynix"** Dengan maraknya tren AI dan penyimpanan (storage), ETF leverage saham tunggal (contoh: 2x atau 3x) yang melacak saham seperti SK Hynix menjadi populer di kalangan investor yang ingin melipatgandakan keuntungan. Namun, artikel ini memperingatkan risiko besar di balik produk ini. Inti peringatannya adalah: **risiko juga dilipatgandakan.** Dalam kondisi pasar ekstrem, ETF leverage bisa "mati" sebelum saham aslinya pulih. Contoh nyata adalah ETF 2x Long LCID (LCDL) yang melacak saham Lucid. Saat rumor kebangkrutan membuat saham Lucid anjlok 57%, ETF LCDL langsung dilikuidasi dan akan dihapus dari pasar, meskipun kemudian saham Lucid berhasil memulihkan sebagian kerugiannya. Investor LCDL kehilangan semua modal tanpa kesempatan untuk ikut pemulihan. Kekhawatiran atas risiko sistemik dan dampak sosial juga meningkat, terutama di Korea Selatan. Otoritas keuangan Korea dilaporkan sedang membahas regulasi untuk ETF leverage saham tunggal, seperti menaikkan persyaratan margin atau membatasi leverage. Kepanikan investasi, yang diperburuk oleh alat leverage dan tersebar melalui media sosial/rekomendasi daring, telah dikaitkan dengan laporan kasus ekstrem seperti bunuh diri dan kekerasan akibat kerugian investasi. Kesimpulannya, artikel ini menyerukan kehati-hatian. Meskipun ETF leverage menawarkan potensi gain yang besar, mereka membawa risiko kehilangan total yang tidak dimiliki oleh saham biasa. Investor didesak untuk tidak gegabah dalam mengejar saham panas AI dengan leverage tinggi.

Odaily星球日报07/16 07:29

Para Serigala Wall Street, Berhentilah Menyerbu 2x, 3x SK Hynix

Odaily星球日报07/16 07:29

活动图片