Momen Perdagangan: Perak Jatuh Usai Catat Rekor Baru, Lembaga Peringatkan Risiko Koreksi Logam Mulia, Bitcoin 'Rebound Kucing Mati'?
Inti Artikel: Pasar logam mulia mengalami volatilitas tinggi, dengan perak mencapai rekor baru di atas 84 USD/ons sebelum anjlok ke level 78 USD karena profit-taking. Emas juga turun dari level tertingginya. Kebijakan ekspor perak Tiongkok yang baru dan kenaikan margin berjangka CME memicu kekhawatiran. Analis terbelah: Goldman Sachs optimis emas bisa tembus 4.900 USD, sementara UBS dan Capital Economics peringatkan risiko koreksi, memperkirakan perak bisa jatuh ke 42 USD pada akhir 2025.
Di kripto, Bitcoin tembus 90.000 USD lagi, tetapi sentimen tetap hati-hati. Banyak analis, seperti Killa dan Ali Charts, melihat rebound saat ini sebagai "dead cat bounce" yang lemah, menunjuk pada arus keluar ETF Bitcoin yang besar. Namun, ada juga yang bullish seperti Astronomer yang menargetkan 112.000 USD.
Ethereum bertahan di atas 3.000 USD, tetapi analis Murphy memperingatkan bahwa kerugian di bawah 2.700 USD dapat memicu penurunan lebih dalam. Acara utama yang ditunggu adalah TGE Lighter pada 29 Desember.
Data utama (per 29/12): BTC 89.989 USD, ETH 3.033 USD, Indeks Fear & Greed: 24 (Takut). ETF Bitcoin catat arus keluar bersih pekan lalu. Beberapa token seperti HYPE dan KMNO akan mengalami unlock besar minggu ini.
marsbit12/29 07:19