Langkah Paling Berbahaya: Setelah Blokade Hormuz, Mengapa Perang Lebih Sulit Diakhiri?
Presiden Trump mengumumkan blokade angkatan laut AS di Selat Hormuz setelah perundingan dengan Iran gagal, efektif mulai Senin pukul 10:00 waktu AS. Langkah ini dinilai sebagai langkah taktis cerdas yang merebut kendali atas selat strategis dari Iran, mengubah narasi dan inisiatif perang. Namun, blokade berisiko memperpanjang konflik karena memicu eskalasi, bukan memaksa Iran bernegosiasi. Iran diprediksi tidak akan menyerah, didukung oleh China dan jaringan proksinya, sementara blokade memiliki celah dan dapat memicu serangan balik di Laut Merah atau infrastruktur energi. Harga minyak diperkirakan tetap tinggi (95-120 dolar) dengan risiko lonjakan drastis jika konflik meningkat. Blokade mengubah peran AS dari penjaga menjadi pengontrol jalur laut, berpotensi mengganggu stabilitas global.
marsbit04/13 07:06