Bursa Saham Nairobi Bermitra dengan Tether untuk Menguji Penyelesaian dalam USDT di Pasar Senilai $26,4 Miliar
Bursa Efek Nairobi (NSE) telah menandatangani nota kesepahaman dengan Tether untuk mengeksplorasi tokenisasi aset, penyelesaian transaksi berbasis blockchain, dan edukasi investor di pasar keuangan Kenya. Kemitraan ini bertujuan memodernisasi infrastruktur pasar modal Kenya menggunakan teknologi distributed ledger (DLT), termasuk menguji mekanisme penyelesaian instan dan perdagangan sekuritas fraksional melalui platform Hadron milik Tether.
Inisiatif ini juga akan berfokus pada pengoptimalan proses anti-pencucian uang (AML) dan "kenali nasabah Anda" (KYC), serta menilai kelayakan penggunaan stablecoin USDT sebagai infrastruktur penyelesaian digital untuk meningkatkan likuiditas. Program edukasi terstruktur akan diluncurkan untuk broker dan investor.
Kerja sama ini sejalan dengan rencana strategis NSE 2025-2029 dan upaya berkelanjutan bursa dalam mengintegrasikan aset digital. CEO Tether, Paolo Ardoino, menyoroti evolusi aset digital menuju keuangan lintas batas, sementara CEO NSE, Frank Mwiti, menekankan tujuan modernisasi infrastruktur dan perluasan akses investor. NSE, yang didirikan pada 1954, merupakan salah satu pasar keuangan terkemuka di Afrika dengan kapitalisasi pasar sekitar $26,4 miliar.
cryptonews.ru8j yang lalu