# Artikel Terkait Demokrat

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Demokrat", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Tinggal Satu Langkah Lagi, Di Mana Rintangan Terbesar dalam UU Clarity?

Dengan waktu yang sangat terbatas sebelum Kongres AS memasuki masa reses musim panas, "Digital Asset Market Structure Act" (UU Kejelasan) menghadapi tantangan berat untuk disahkan oleh Senat. Meskipun Gedung Putih telah menyetujui penambahan "klausul etika" yang bertujuan membatasi pejabat federal, termasuk presiden, untuk mendapatkan keuntungan dari aset digital selama menjabat, langkah maju ini ternyata tidak cukup. Perbedaan pendapat utama justru terletak pada detail klausul etika tersebut. Partai Demokrat menolak versi saat ini karena beberapa alasan: wewenang penegakan hukum hanya diberikan kepada Departemen Kehakiman (DOJ) yang dianggap kurang independen; klausul tersebut akan kadaluarsa otomatis pada Januari 2029 (tepat setelah akhir masa jabatan potensial Donald Trump), sehingga dianggap tidak permanen; serta kekhawatiran bahwa cakupan pembatasan masih terbatas dan tidak mencakup metode partisipasi tidak langsung. Ketujuh senator Demokrat yang terlibat negosiasi menyatakan teks saat ini "tidak memenuhi harapan." Di sisi lain, pihak Republik tampaknya tidak berniat untuk melakukan konsesi lebih lanjut. Dengan jadwal Senat yang padat, termasuk pembahasan RUU sanksi Rusia dan lainnya, peluang UU Kejelasan untuk memasuki proses pemungutan suara sebelum reses semakin kecil. Analis pasar seperti Alex Thorn dari Galaxy telah menurunkan prediksi probabilitas disahkannya undang-undang ini pada tahun 2026 menjadi hanya 30%. Meski tinggal selangkah lagi, masa depan UU ini masih sangat tidak pasti.

marsbitKemarin 08:43

Tinggal Satu Langkah Lagi, Di Mana Rintangan Terbesar dalam UU Clarity?

marsbitKemarin 08:43

RUU CLARITY Masih Belum Ditentukan, Perebutan Politik Dua Partai Amerika Terlibat

Undang-Undang CLARITY telah disetujui oleh Komite Perbankan Senat AS dengan suara 15 banding 9 dan akan masuk ke tahap pemungutan suara penuh di Senat. Meski hambatan utama tentang imbal hasil stablecoin telah diselesaikan, jalan menuju pengesahannya masih terhambat oleh perdebatan partisan antara Partai Republik dan Demokrat. Dalam komite, semua 13 anggota Republik mendukung, sementara hanya dua anggota Demokrat—Ruben Gallego dan Angela Alsobrooks—yang memberikan suara mendukung, dengan sisanya (9) menolak. Kedua suara Demokrat itu bersyarat dan dapat ditarik kembali. Untuk lolos di pemungutan suara penuh Senat, RUU ini memerlukan 60 suara, yang berarti Partai Republik perlu mendapatkan setidaknya 7 suara dari pihak Demokrat, sebuah tantangan mengingat hasil komite yang terpolarisasi. Pertarungan politik berpusat pada amandemen etika yang diusulkan Demokrat, yang ingin membatasi pejabat tinggi pemerintah terlibat dengan industri kripto, serta isu anti-pencucian uang dan ketentuan dalam RUU BRCA. Amandemen-amandemen ini ditolak oleh mayoritas Republik di komite, sehingga masalah ini akan menjadi tawar-menawar politik kunci di tahap Senat penuh. Motivasi Republik mendorong RUU ini adalah kekhawatiran bahwa keseimbangan kekuasaan mungkin bergeser setelah pemilu 2026, yang dapat mengurangi peluang pengesahannya. Target mereka adalah agar RUU ini ditandatangani menjadi undang-undang sebelum 4 Juli 2026. Namun, prospeknya tidak pasti. Platform prediksi Polymarket memperkirakan probabilitas pengesahan pada tahun 2026 adalah 68%, namun artikel menyatakan kemungkinan sebenarnya mungkin lebih rendah.

Odaily星球日报05/15 10:52

RUU CLARITY Masih Belum Ditentukan, Perebutan Politik Dua Partai Amerika Terlibat

Odaily星球日报05/15 10:52

活动图片