# Artikel Terkait Lintas rantai

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Lintas rantai", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Evolusi Market Maker Kripto: Strategi, Infrastruktur, dan Peluang Baru

Perkembangan Market Maker Kripto: Strategi, Infrastruktur, dan Peluang Baru Artikel ini membahas evolusi market maker dalam ekosistem kripto, dimulai dari strategi klasik seperti arbitrase antar bursa (Coinbase, Binance) dan arbitrase spot vs ETF. Infrastruktur utama meliputi prime brokerage dan eksekusi latensi rendah. Sistem RFQ (Request for Quote) menjadi model dominan untuk interaksi langsung dengan pengguna retail melalui DEX (seperti AirSwap, 0x Matcha), agregator (1inch), dan dompet (Metamask). Model ini menghilangkan risiko counterparty melalui penyelesaian atomik. Infrastruktur multirantai berkembang dari aset wrapped ke protokol berbasis intent (seperti THORChain, Harbor) yang memungkinkan perdagangan aset native antar blockchain tanpa perantara. Peluang arbitrase antara CeFi dan DeFi muncul karena ketidakefisienan harga di AMM, memerlukan infrastruktur node dan strategi eksekusi canggih untuk menghindari抢跑. Derivat dan opsi terdesentralisasi (contoh: Hyperliquid, Ethena) menawarkan peluang baru dengan model inovatif seperti pool liquidity (HLP) dan sintetik dollar yang dihasilkan melalui derivatif. Market maker juga terlibat dalam penyediaan likuiditas untuk token baru, sering melalui struktur pinjaman + opsi, dengan tren menuju transparansi yang lebih baik dan penyelesaian on-chain. Terakhir, investasi VC dan entry ke pasar baru (seperti ETF, DAT) menjadi strategi penting, dengan market maker membangun tim VC untuk mengidentifikasi peluang awal dan menciptakan sinergi infrastruktur.

marsbit12/19 01:13

Evolusi Market Maker Kripto: Strategi, Infrastruktur, dan Peluang Baru

marsbit12/19 01:13

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Circle, raksasa stablecoin, mengumumkan akuisisi terhadap tim inti pengembang Axelar Network, Interop Labs, beserta kekayaan intelektualnya. Namun, dalam pengumuman tersebut, Circle secara eksplisit menyatakan bahwa akuisisi ini TIDAK mencakup Axelar Network, yayasan pendukungnya, atau token asli proyek, AXL. Token AXL dan jaringan akan terus beroperasi secara independen di bawah tata kelola komunitas, dengan tim lain yang mengambil alih. Keputusan "mengambil tim, tapi membuang token" ini memicu penurunan harga AXL sebesar 15% dan memicu perdebatan sengit di komunitas kripto. **Pihak yang Menentang** (sebagian besar investor VC dan anggota komunitas) menyebutnya sebagai tindakan yang tidak etis, mirip "rug pull". Mereka berargumen bahwa pemegang token yang mengambil risiko dan mendukung proyek justru ditinggalkan tanpa imbalan apa pun, sementara tim inti dan pemegang saham swasta menuai keuntungan dari akuisisi tersebut. **Pihak yang Mendukung** berpendapat bahwa ini adalah perilaku pasar yang normal. Mereka menjelaskan bahwa dalam struktur modal tradisional, token secara alami berada di lapisan paling bawah (di bawah utang dan ekuitas). Dalam skenario akuisisi, jarang sekali pemegang token menerima pembayaran, mirip dengan bagaimana pemegang saham biasa seringkali kalah prioritas dibandingkan kreditur. Inti dari kontroversi ini adalah **status ambigu token digital**. Dalam masa kejayaan, token sering diperlakukan seperti "ekuitas semu", tetapi dalam situasi dunia nyata seperti akuisisi, token tidak memiliki hak hukum atau klaim yang terstruktur. Kasus Circle-Axelar menyoroti perlunya kejelasan dan struktur hukum yang lebih baik untuk mendefinisikan hak dan perlindungan bagi pemegang token.

Odaily星球日报12/16 03:30

Akuisisi Circle terhadap Axelar Picu Kontroversi: Raksasa Hanya Ingin Tim, Tidak Ingin Token

Odaily星球日报12/16 03:30

活动图片