# Artikel Terkait Kejelasan

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "Kejelasan", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

Analis Peringatkan: UU 'Transparansi' Tak Akan Selamatkan Pasar Obligasi Pemerintah AS

Meskipun beberapa pendukung Menteri Keuangan Scott Bessent percaya bahwa Digital Asset Market Clarity Act (Undang-Undang Kejelasan Pasar Aset Digital) adalah kunci untuk memperbaiki situasi pasar utang pemerintah AS, analis lain menyangkal hal itu sebagai kesalahpahaman. Lawrence Lepard, manajer investasi, menekankan bahwa bahkan jika RUU CLARITY disetujui, permintaan aset stabil (stablecoin) terhadap utang AS tidak akan cukup untuk menormalkan situasi saat ini. Ia menyatakan bahwa kapitalisasi pasar stablecoin, yang sebagian besar dijamin oleh obligasi pemerintah yang dibeli Circle dan Tether, hanya sekitar $255 miliar dan bahkan menurun. Padahal, Departemen Keuangan AS perlu memperpanjang utang lebih dari $8 triliun per tahun, sehingga cakupan stablecoin sebesar 3% dianggap tidak signifikan. Sebagian besar analis setuju bahwa status regulasi yang jelas akan meningkatkan permintaan terhadap stablecoin untuk pembayaran. Namun, menurut Lepard, berharap pertumbuhan yang cukup besar untuk mengimbangi permintaan instrumen utang adalah tidak realistis. Namun, sumber likuiditas baru tetap diperlukan karena porsi utang yang dipegang investor asing telah turun dari 57% pasca krisis keuangan menjadi 32% pada 2025. Farjad Shirlzad, Direktur Strategi Coinbase, menegaskan pentingnya mendorong pasar ini. Ia menyatakan bahwa stablecoin yang dipatok ke dolar mengubah permintaan global terhadap dolar digital menjadi permintaan akan obligasi pemerintah AS, yang diperlukan di seluruh kurva imbal hasil.

cryptonews.ru12j yang lalu

Analis Peringatkan: UU 'Transparansi' Tak Akan Selamatkan Pasar Obligasi Pemerintah AS

cryptonews.ru12j yang lalu

Proposal SEC — Langkah Maju 'Penting' Dibandingkan Regulasi Kripto yang 'Tidak Sesuai': Komisaris Pierce

Komisaris SEC Hester M. Pierce menyatakan bahwa proposal baru Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) merupakan langkah maju yang signifikan dibandingkan aturan kripto sebelumnya yang dinilai "tidak sesuai". Pierce menegaskan bahwa pendekatan SEC selama ini telah menyulitkan banyak pihak, tetapi pedoman baru tersebut mendekatkan pada aturan yang jelas, masuk akal, dan dapat diterapkan untuk penawaran aset kripto. Ketua SEC Paul S. Atkins juga menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, pendekatan regulator sebelumnya yang terlalu mengandalkan penegakan hukum justru mendorong investasi keluar negeri dan membatasi perlindungan bagi investor domestik. Dalam pemberitahuan yang dirilis pada Selasa, SEC mengusulkan kerangka aturan baru untuk kontrak investasi tertentu terkait aset kripto. Tujuannya adalah menciptakan struktur yang jelas dan sesuai untuk membantu organisasi mengumpulkan modal sekaligus melindungi investor. Proposal ini muncul tak lama setelah Senat AS gagal mengadvansikan RUU Digital Asset Market Clarity (CLARITY Act). Atkins sebelumnya menyatakan SEC siap menyusun aturan untuk aset digital jika Senat gagal meloloskan RUU tersebut. Sementara itu, Galaxy Digital memperkirakan peluang disahkannya CLARITY Act pada tahun 2026 hanya 10%, karena banyak persoalan kebijakan masih belum terselesaikan dan jadwal sidang Senat yang sangat terbatas.

cryptonews.ru08/19 14:06

Proposal SEC — Langkah Maju 'Penting' Dibandingkan Regulasi Kripto yang 'Tidak Sesuai': Komisaris Pierce

cryptonews.ru08/19 14:06

活动图片