# Artikel Terkait BitMEX

Pusat Berita HTX menyediakan artikel terbaru dan analisis mendalam mengenai "BitMEX", mencakup tren pasar, pembaruan proyek, perkembangan teknologi, dan kebijakan regulasi di industri kripto.

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Pada 29 Juni, alamat terkait Arthur Hayes, pendiri BitMEX, membeli sekitar 6,16 juta token SYN senilai $2,2 juta melalui platform OTC Flowdesk dengan harga rata-rata $0,3573. Hayes kemudian memposting di X bahwa SYN adalah salah satu investasi paling asimetris yang dia lihat sejak HYPE, dan menyatakan bahwa Hypercall adalah penantang untuk menggoyang dominasi Deribit di pasar opsi. Harga SYN melonjak lebih dari 40% dalam 24 jam, dengan kenaikan 10x pada Juni 2026, meningkatkan FDV-nya menjadi sekitar $110 juta. Synapse Protocol, diluncurkan pada 2021, awalnya adalah infrastruktur lintas rantai. Kini, timnya mengembangkan Hypercall, protokol opsi on-chain di ekosistem Hyperliquid, yang menawarkan perdagangan opsi 24/7 untuk berbagai aset tanpa risiko likuidasi bertingkat. Meski masih dalam tahap Alpha, Hypercall diklaim telah mencatat volume perdagangan kumulatif lebih dari $55 miliar. Deribit, platform opsi terpusat yang berdiri sejak 2016, masih mendominasi sekitar 85% pasar opsi crypto dengan aset total $3,588 miliar. Keunggulannya terletak pada likuiditas yang dalam dan alat profesional, namun memiliki keterbatasan seperti risiko custodial dan persyaratan KYC. Hayes melihat peluang bagi platform opsi on-chain seperti Hypercall untuk bersaing, khususnya di segmen aset DeFi-native dan aset baru seperti RWA. Namun, menggeser Deribit yang telah mapan akan menjadi tantangan besar. Aksi 'call' Hayes baru-baru ini menuai kontroversi. Dia sebelumnya mempromosikan HYPE, lalu menjualnya, sebelum membeli kembali. Laporan penelitian Maelstrom tentang CARDS yang memprediksi harga $4 juga diikuti penurunan harga aset tersebut. Kritik muncul, menuduhnya menciptakan 'likuiditas keluar' bagi pengikutnya, meski Hayes membalas bahwa itu hanyalah aktivitas trading biasa.

Foresight News06/29 03:55

‘Raja Panggilan’ Hayes Kembali Bertindak, Kali Ini Dia Incar Deribit

Foresight News06/29 03:55

UU CLARITY Jadi Sasaran Kritik Saat Hayes Desak Trump Hentikan

Peran Brian Armstrong dalam mendorong regulasi kripto menjadi sorotan setelah Arthur Hayes, pendiri BitMEX, menyebut nama CEO Coinbase tersebut dalam sebuah wawancara. Hayes menyatakan bahwa Armstrong bertindak demi kepentingan pemegang sahamnya, bukan komunitas kripto yang lebih luas. Hayes berbicara panjang lebar tentang RUU CLARITY yang diusulkan dan kesenjangan yang ia lihat antara perusahaan kripto besar dengan pengguna biasa. Ia mempertanyakan apakah pelaku korporat benar-benar melindungi investor ritel atau pengembang open-source, dan menegaskan bahwa minat institusi tradisional seperti bank hadir terutama karena klien mereka mencari perlindungan dari inflasi, bukan karena keyakinan pada prinsip-prinsip kripto. Hayes mendesak Presiden AS Donald Trump untuk memveto RUU CLARITY jika sampai di meja presiden. Argumennya sederhana: regulasi bukanlah penyebab hidupnya kripto dan tidak boleh dijadikan penopang sekarang. Menurutnya, mengubah Bitcoin menjadi produk yang dikelola lembaga keuangan tradisional justru menghilangkan esensi yang membedakannya. Debat seputar RUU CLARITY mencerminkan perpecahan dalam industri kripto. Pendukung RUU percaya aturan yang jelas akan membawa kredibilitas dan menarik lebih banyak modal institusional. Sementara Hayes memperingatkan bahwa integrasi berlebihan dengan keuangan arus utama dapat menggerogoti nilai sistem terdesentralisasi. RUU tersebut terus bergerak dalam proses legislatif, sementara industri tetap terbelah mengenai jalan menuju masa depan kripto yang lebih kuat.

bitcoinist05/22 11:03

UU CLARITY Jadi Sasaran Kritik Saat Hayes Desak Trump Hentikan

bitcoinist05/22 11:03

活动图片