Peran Brian Armstrong dalam dorongan regulasi kripto menjadi titik panas ketika salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes, menyebut nama CEO Coinbase itu dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Hayes mengatakan Armstrong bertindak untuk kepentingan terbaik para pemegang sahamnya — bukan untuk komunitas kripto yang lebih luas.
Hayes menyampaikan pernyataan tersebut di acara The Wolf Of All Streets, di mana ia berbicara panjang lebar tentang RUU CLARITY yang diusulkan dan apa yang ia lihat sebagai jurang pemisah yang semakin lebar antara perusahaan-perusahaan kripto besar dan pengguna sehari-hari.
Ia mempertanyakan apakah pemain korporat besar benar-benar memperhatikan investor ritel atau pengembang open-source, dan menyarankan bahwa prioritas mereka berada di tempat lain.
Hayes menarik garis tegas antara minat institusional terhadap kripto dan tujuan awal Bitcoin dibangun. Bank-bank, katanya, masuk ke ruang ini karena klien mereka ingin perlindungan terhadap inflasi dan pengikisan mata uang fiat — bukan karena mereka percaya pada prinsip yang diwakili kripto.
Arthur Hayes: Trump Seharusnya Memveto UU CLARITY
Salah satu pendiri BitMEX, Arthur Hayes @CryptoHayes, mengatakan dalam wawancara pada 13 Mei dengan The Wolf Of All Streets bahwa ia berharap Trump memveto UU CLARITY. Ia berargumen bahwa jika Bitcoin dan kripto memerlukan regulasi untuk bertahan, maka mereka "tidak layak... pic.twitter.com/BRTjUMksD6
— Wu Blockchain (@WuBlockchain) 20 Mei 2026
Menurut Hayes, rekam jejak Bitcoin selama periode pencetakan uang yang masif adalah yang menarik minat uang institusional, namun minat itu datang dengan berbagai syarat.
Saat Regulasi Menjadi Masalahnya
Hayes ingin Presiden AS Donald Trump memveto UU CLARITY jika sampai di meja kerjanya. Argumennya lugas: regulasi bukanlah hal yang membuat kripto bertahan hidup, dan seharusnya tidak diperlakukan sebagai jalur penyelamat sekarang.
Mengubah Bitcoin menjadi produk yang dikelola oleh lembaga keuangan tradisional — dibungkus dalam derivatif dan disimpan di neraca bank — justru mencabut hal yang membuatnya berbeda, kata Hayes.
Ia menantang gagasan bahwa kripto membutuhkan tempat di meja keuangan tradisional. Jika hasil akhirnya hanyalah instrumen keuangan lain yang berada di dalam sistem yang sudah ada, Hayes berargumen, maka tidak ada yang benar-benar berubah. Industri kripto sudah memiliki hal itu dalam bentuk lain.
Industri yang Terbelah
Perdebatan mengenai UU CLARITY mencerminkan perpecahan yang telah lama berkembang di dunia kripto. Mereka yang mendukung undang-undang ini percaya aturan yang jelas akan membawa kredibilitas dan menarik lebih banyak uang institusional ke aset digital.
Hayes berada tegas di sisi seberang, memperingatkan bahwa terlalu banyak integrasi dengan keuangan arus utama dapat menggerogoti hal yang membuat sistem terdesentralisasi layak dibangun sejak awal.
Tidak ada veto yang telah dikeluarkan. UU CLARITY terus bergerak dalam proses legislatif, dan industri tetap terbelah mengenai jalan mana yang mengarah ke masa depan yang lebih kuat untuk kripto.
Gambar unggulan dari Pexels, grafik dari TradingView







