Penulis: Rita
Emas telah mencapai target harga Morgan Stanley untuk kuartal keempat sebesar USD 4450/ons, lebih cepat dari perkiraan.
Pada 20 Agustus, Morgan Stanley merilis komoditas kilas review. Dari Juli hingga Agustus, penurunan probabilitas kenaikan suku bunga Fed mendorong arus masuk bersih ETF emas sebesar 70 ton, membalikkan arus keluar bersih 93 ton yang terjadi pada Mei hingga Juni.
Bank sentral juga bertindak. Bank Sentral Tiongkok membeli 60 ton emas dalam tahun ini, tertinggi sejak 2023; Polandia menambah kepemilikan sebesar 82 ton, total kepemilikan mencapai 632 ton, mendekati target 700 ton.
Morgan Stanley memperkirakan harga emas dapat menembus USD 5000/ons pada tahun 2027. Jalur naik terdapat risiko volatilitas.
Perjalanan Harga Emas Mulai Meninggalkan Kerangka Suku Bunga Riil
Dari akhir Februari hingga awal Agustus, emas mempertahankan korelasi negatif yang stabil dengan suku bunga riil 10 tahun. Mulai awal Agustus, harga emas terus naik sementara suku bunga ujung panjang tetap datar. Pemisahan serupa pernah terjadi pada paruh kedua 2025 dan awal 2026.
Saat itu, penurunan suku bunga Fed menekan suku bunga ujung pendek, kekhawatiran atas utang pemerintah yang meningkat, depresiasi mata uang, dan ekspektasi inflasi bersama-sama mendukung suku bunga ujung panjang, membuat kurva imbal hasil semakin curam, dan harga emas menguat secara bersamaan. Kali ini, kenaikan suku bunga ujung panjang lebih didorong oleh harga minyak dan penerbitan obligasi teknologi, tetapi perhatian pasar terhadap utang pemerintah juga kembali meningkat.
Morgan Stanley menilai, harga emas sedang memberikan harga (pricing) atas kekhawatiran fiskal di balik kenaikan imbal hasil, bukan atas imbal hasil itu sendiri.

Jalur Fed Tetap Dominan, Faktor Struktural Menjadi Penopang Baru
Jalur kebijakan Fed mendominasi aliran dana ETF. Data inflasi AS yang akan dirilis dan sinyal komunikasi pejabat Fed akan menentukan arah ekspektasi kenaikan suku bunga. Ekonom AS Morgan Stanley memperkirakan Fed akan tetap tidak bertindak sepanjang tahun 2026, tekanan dari sisi suku bunga terbatas.
Faktor pendorong emas sedang berubah. Selain kerangka suku bunga riil, tiga faktor struktural membentuk penopang baru: pembelian berkelanjutan oleh bank sentral, pada paruh pertama 2026 bank sentral global membeli bersih 345 ton, sesuai dengan prediksi Morgan Stanley sebesar 700 ton untuk setahun; posisi short (kosong) futures emas COMEX (Bursa Komoditas New York) turun ke level terendah sejak April 2020, ruang untuk short covering jangka pendek menyempit, tetapi kekuatan short telah tercerna dengan baik; kekhawatiran fiskal di balik pendakian kurva imbal hasil (steepening yield curve) sedang menjadi katalis tersembunyi bagi harga emas.
Jalur Menuju USD 5000 Telah Terbuka, Volatilitas Jangka Pendek adalah Normal
Data inflasi AS adalah sumber utama volatilitas jangka pendek. Jika inflasi melampaui ekspektasi, pasar mungkin memberikan harga ulang terhadap jalur kenaikan suku bunga Fed, memicu koreksi harga emas. Posisi short COMEX berada pada level terendah sejarah, berarti ruang untuk kenaikan cepat yang didorong short covering jangka pendek terbatas. Arus masuk ETF emas lebih merupakan reaksi terhadap penurunan probabilitas kenaikan suku bunga, bukan ekspektasi penurunan suku bunga. Ini berbeda dengan pola khas siklus penurunan suku bunga, sehingga keberlanjutan arus masuk tidak pasti.
Penilaian dasar Morgan Stanley: Fed tetap tidak bertindak, pembelian bank sentral berlanjut, dan pemberian harga atas kekhawatiran fiskal yang mendalam, ketiganya digabungkan akan mendorong pergeseran ke atas pusat harga emas. Volatilitas jangka pendek tidak akan mengubah arah ini.

Penyangkalan
Artikel ini merupakan penyusunan dan interpretasi ChaoXiang Research terhadap laporan riset perusahaan sekuritas pihak ketiga (Morgan Stanley, 20 Agustus 2026), dikombinasikan dengan penyusunan informasi pasar terbuka. Peringkat, harga target, prediksi laba, dan penilaian terkait yang dikutip dalam artikel adalah pandangan analis perusahaan sekuritas tersebut, hanya mewakili posisi institusi mereka, tidak mewakili pandangan ChaoXiang Research, dan juga tidak merupakan saran investasi apa pun.
Pasar memiliki risiko, keputusan harus independen. Artikel ini tidak boleh dijadikan dasar untuk membeli atau menjual sekuritas apa pun.







