Investor Michael Berry Peringatkan tentang Penurunan Mirip dengan Tahun 1987

cryptonews.ruDipublikasikan tanggal 2026-08-05Terakhir diperbarui pada 2026-08-05

Abstrak

Investor Michael Burry kembali memperingatkan tentang kemungkinan terjadinya koreksi di pasar saham yang serupa dengan peristiwa "Black Monday" tahun 1987. Meskipun laporan pendapatan perusahaan teknologi besar belakangan ini kuat, Burry percaya bahwa pasar saat ini tidak stabil dan banyak saham terkenal telah mengalami overvaluasi. Kondisi ini didorong oleh dua faktor utama: pertama, overvaluasi banyak perusahaan besar dunia pada tahun 2026 karena belum adanya profitabilitas yang terbukti dari investasi besar-besaran dalam era kecerdasan buatan (AI). Kedua, tren bank sentral yang kembali menimbun emas menunjukkan penurunan kepercayaan terhadap dolar AS. Burry juga mengimbau kewaspadaan melalui sebuah postingan, menyamakan situasi ini dengan demam emas yang bisa menyisakan "kota hantu." Kekhawatiran serupa datang dari ahli lain, Ed Zitron, yang mencatat bahwa hanya dua perusahaan—OpenAI dan pencipta Claude—menyumbang lebih dari separuh permintaan pusat data, menciptakan risiko sistemik karena jalan menuju profitabilitas yang belum jelas. Selain itu, lonjakan belanja modal telah mengurangi arus kas bebas raksasa teknologi, dan masalah di pasar kredit privat—seperti keputusan Google untuk mencari pendanaan ekuitas—meningkatkan kemungkinan terjadinya koreksi pasar yang tiba-tiba.

Terlepas dari serangkaian laporan pendapatan kuat yang baru-baru ini dirilis oleh berbagai perusahaan teknologi besar, Michael Berry sekali lagi menegaskan keyakinannya bahwa pasar saham mungkin akan menghadapi "penurunan tipe 1987" dalam waktu dekat.

Trader terkenal itu tidak meragukan bahwa ledakan saat ini tidak berkelanjutan dan telah menyebabkan penilaian berlebihan yang signifikan terhadap banyak saham terkenal. Patut diingat bahwa "Senin Kelam" tahun 1987 dipicu oleh kombinasi kekhawatiran akan penilaian berlebihan saham dan melemahnya kepercayaan terhadap dolar.

Pada tahun 2026, beberapa perusahaan terbesar di dunia dinilai terlalu tinggi karena kurangnya profitabilitas terbukti dari investasi kunci era ini, yaitu kecerdasan buatan (AI).

Sementara itu, tren terkini dari bank sentral untuk mengakumulasi emas menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap dolar AS kembali menurun, meskipun krisis dedolarisasi belum sepenuhnya berkembang.

Merenungkan situasi saat ini, Berry memposting tulisan di mana dia menulis bahwa "di bukit-bukit itu memang ada emas," tetapi memperingatkan tentang "kota hantu" yang tertinggal setelah demam emas.

Bukan hanya Michael Berry yang pesimis dengan kondisi industri teknologi pada tahun 2026. Lonjakan tajam dalam pengeluaran modal telah mengurangi arus kas bebas raksasa teknologi yang secara tradisional kaya dan menimbulkan kekhawatiran tentang ketidakmampuan mereka untuk terus mendanai pembangunan infrastruktur.

Ahli Ed Zitron memperkirakan bahwa hanya dua perusahaan – OpenAI dan pencipta Claude – yang menyumbang lebih dari setengah permintaan pusat data, yang berarti bahwa karena jalur yang dipertanyakan menuju profitabilitas, mereka merupakan risiko sistemik.

Laporan tentang masalah dalam kredit swasta, khususnya keputusan Google untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade mengumpulkan dana melalui dana ekuitas, secara tidak langsung meningkatkan kemungkinan kehancuran, dan itu bisa terjadi secara tiba-tiba.

end-content

Pertanyaan Terkait

QApa peringatan yang diberikan oleh investor Michael Burry tentang pasar saham?

AMichael Burry memperingatkan bahwa pasar saham mungkin akan menghadapi 'penurunan seperti tahun 1987' (krisis 'Black Monday'), didorong oleh valuasi berlebihan dan kekhawatiran akan melemahnya kepercayaan terhadap dolar.

QMenurut artikel, apa penyebab utama kelebihan valuasi (overvaluation) perusahaan-perusahaan besar pada tahun 2026?

APenyebab utamanya adalah belum adanya profitabilitas yang terbukti dari investasi besar-besaran di bidang kecerdasan buatan (AI) pada era tersebut.

QApa yang ditunjukkan oleh tren bank sentral mengakumulasi emas, menurut artikel?

ATren tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap dolar AS kembali menurun, meskipun krisis dedolarisasi belum sepenuhnya terjadi.

QSiapa Ed Zitron dan apa kekhawatirannya terkait perusahaan AI seperti OpenAI dan pencipta Claude?

AEd Zitron adalah seorang pakar yang menghitung bahwa hanya dua perusahaan (OpenAI dan pencipta Claude) yang menyumbang lebih dari setengah permintaan pusat data. Kekhawatirannya adalah bahwa jalur mereka menuju profitabilitas masih diragukan, sehingga menciptakan risiko sistemik.

QBagaimana keputusan Google terkait pendanaan dianggap meningkatkan risiko keruntuhan mendadak?

ALaporan tentang masalah pinjaman swasta, termasuk keputusan Google untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade mengumpulkan dana melalui dana ekuitas swasta, secara tidak langsung meningkatkan kemungkinan keruntuhan yang tiba-tiba.

Bacaan Terkait

Trading

Spot
活动图片