Harga Saham Coinbase Anjlok 30% Tahun Ini, Wall Street Menganggapnya Mendekati Titik Terendah
Harga saham Coinbase (COIN) turun hampir 30% sepanjang tahun ini, namun beberapa analis Wall Street mulai melihat sinyal mendekati level terendah. Bank investasi William Blair, meski menurunkan perkiraan pendapatan dan laba Coinbase untuk 2026-2027, tetap mempertahankan rating "outperform". Mereka berpendapat bahwa semua berita buruk telah dihitung ke dalam harga, dan investor harus tetap memegang saham tersebut. Perbedaan struktural dengan siklus 2022, seperti adanya ETF Bitcoin spot dan masuknya modal institusional, menjadi faktor pendukung. Pertumbuhan jaringan layer-2 Base dan produk derivatif juga dianggap akan mendiversifikasi sumber pendapatan Coinbase.
Dari sisi teknis, analis ternama John Bollinger mencatat formasi dasar "W" pada grafik Bitcoin, yang bisa menjadi sinyal pembalikan tren naik. Data on-chain dari Glassnode menunjukkan tekanan jual dari pemegang jangka panjang telah mencapai puncak dan mulai menurun, didukung oleh aktivitas akumulasi di level harga rendah.
Meskipun demikian, tantangan tetap ada. Beberapa analis lain, seperti dari Piper Sandler, lebih berhati-hati dengan menurunkan target harga COIN. Pasar juga masih menunggu aliran masuk modal yang berkelanjutan ke pasar spot Bitcoin untuk benar-benar mengonfirmasi pemulihan. Secara keseluruhan, meski indikator teknis dan fundamental menunjukkan potensi telah mendekati dasar, kejelasan arah tren jangka pendek masih perlu konfirmasi lebih lanjut.
marsbit3j yang lalu