CME expands regulated crypto futures with Cardano, Chainlink and Stellar contracts

ambcryptoDipublikasikan tanggal 2026-01-16Terakhir diperbarui pada 2026-01-16

Abstrak

CME Group announced the expansion of its regulated cryptocurrency derivatives with the launch of futures contracts for Cardano (ADA), Chainlink (LINK), and Stellar (XLM), scheduled for February 9, 2026, pending regulatory approval. The new contracts will include both standard and micro-sized options, providing institutional and retail traders with tools to gain exposure or hedge risk in these large-cap digital assets. The futures will be cash-settled, allowing trading without direct token ownership. This move reflects growing institutional demand for altcoin products and is expected to enhance long-term liquidity, price discovery, and risk management capabilities for these assets, rather than serve as an immediate price catalyst.

CME Group has announced plans to expand its regulated cryptocurrency derivatives offering with the launch of Cardano [ADA], Chainlink [LINK], and Stellar [XLM] futures, marking another step in the institutionalisation of altcoin markets.

The contracts are scheduled to launch on 9 February 2026, pending regulatory review, according to a CME Group statement.

The move broadens CME’s crypto product suite beyond its existing Bitcoin, Ether, XRP, and Solana futures. Also, it provides market participants with regulated tools to gain exposure to, or hedge risk in, three additional large-cap digital assets.

Contract details and structure for Cardano, Chainlink and Stellar contracts

CME said traders will be able to choose between standard-size and micro contracts for each asset, allowing both institutional and smaller participants to manage position sizing and capital requirements.

The planned contracts include:

  • Cardano futures: 100,000 ADA and Micro ADA futures of 10,000 ADA
  • Chainlink futures: 5,000 LINK and Micro LINK futures of 250 LINK
  • Stellar futures: 250,000 XLM and Micro Lumens futures of 12,500 XLM

Like CME’s existing crypto futures, the contracts are expected to be cash-settled. This enables participants to trade price exposure without holding the underlying tokens directly.

Expanding institutional access to altcoins

The addition of ADA, LINK, and XLM reflects growing demand from professional traders for regulated exposure beyond Bitcoin and Ether, particularly as crypto derivatives volumes continue to rise.

CME reported that in 2025, its cryptocurrency futures and options complex recorded average daily volumes of 278,300 contracts, representing roughly $12 billion in notional value, alongside record open interest of $26.4 billion.

By extending its offering to these assets, CME is providing institutions with tools to hedge volatility, manage portfolio risk, and express directional views on altcoins within a CFTC-regulated framework.

What it means for Cardano, Chainlink and Stellar

For Cardano, Chainlink, and Stellar, the CME listing represents a form of market validation rather than an immediate catalyst for price movement.

Historically, the introduction of regulated futures has tended to improve liquidity and price discovery over time. It also enables short-selling and more sophisticated trading strategies. This can moderate volatility as markets mature, rather than drive immediate upside.

The inclusion of micro contracts may also broaden participation by lowering barriers for smaller traders, while still accommodating large institutional flows through standard-size contracts.

As crypto markets evolve, derivatives have increasingly played a central role in shaping market structure, influencing spot liquidity, volatility dynamics, and institutional participation.


Final Thoughts

  • CME’s decision to list ADA, LINK, and XLM futures extends regulated crypto derivatives access beyond Bitcoin and Ether, reinforcing the gradual institutionalisation of altcoin markets.
  • While not an immediate price catalyst, the move improves long-term liquidity, hedging capacity, and price discovery for these assets within a regulated framework.

Kripto yang Sedang Tren

Pertanyaan Terkait

QWhich three cryptocurrencies will CME Group add to its regulated futures offerings?

ACME Group will add Cardano (ADA), Chainlink (LINK), and Stellar (XLM) futures.

QWhat is the scheduled launch date for the new ADA, LINK, and XLM futures contracts?

AThe contracts are scheduled to launch on 9 February 2026, pending regulatory review.

QWhat are the two types of contracts that will be available for each asset?

ATraders will be able to choose between standard-size and micro contracts for each asset.

QHow are CME's cryptocurrency futures contracts settled?

AThe contracts are cash-settled, allowing participants to trade price exposure without holding the underlying tokens.

QWhat is the primary significance of this CME listing for Cardano, Chainlink, and Stellar, according to the article?

AThe listing represents a form of market validation and is expected to improve long-term liquidity, hedging capacity, and price discovery, rather than act as an immediate price catalyst.

Bacaan Terkait

Web3 yang Dulu Begitu Populer, Kini Masuki Gelombang PHK

Web3 yang pernah panas memasuki gelombang PHK besar-besaran. Di tengah klaim bahwa AI adalah alasan utama pengurangan tenaga kerja, banyak perusahaan sebenarnya menghadapi tekanan finansial. Industri Web3, sebagai persimpangan teknologi dan keuangan, terkena dampak parah. PHK terjadi dengan cepat dan tanpa peringatan. Banyak karyawan menerima notifikasi tiba-tiba, akses sistem langsung diputus, dan komunikasi terputus. Kompensasi sering kali tidak memadai, dengan perusahaan menggunakan alasan seperti "kinerja buruk" atau mengarahkan karyawan untuk memilih "mengundurkan diri secara sukarela" guna menghindari pembayaran kompensasi. Tempat kerja menjadi sangat beracun. Budaya "rapat berdiri" yang ekstrem, jam kerja yang panjang tanpa batas, pengawasan ketat, dan tekanan konstan merusak moral. Perebutan kekuasaan di antara manajemen menciptakan ketidakstabilan, di mana karyawan menjadi korban. Mereka yang bukan bagian dari "kelompok dalam" sering dikucilkan atau dialihkan ke posisi pinggiran sebelum akhirnya dipecat. Model bisnis inti Web3 — biaya perdagangan dan pencatatan koin — sedang runtuh. Biaya pencatatan yang tinggi membunuh inovasi, kualitas proyek menurun, dan investor ritel menjauh. Peristiwa likuidasi besar-besaran pada Oktober lalu semakin menguras kepercayaan. Peningkatan platform derivatif on-chain juga memberikan tekanan pada pertukaran terpusat. Banyak pekerja yang di-PHK beralih ke industri AI, yang dilihat lebih cerah. Namun, mereka yang tetap di Web3 menghadapi diskriminasi dari industri tradisional, yang memandang rendah latar belakang kripto. Sementara itu, di dalam industri, persaingan tidak sehat seperti saling merebut karyawan dan perang gosip terus berlanjut, menguras energi dalam pasar yang menyusut. Musim dingin ini berbeda. Bukan hanya siklus biasa, tetapi akibat dari model bisnis yang tidak berkelanjutan, praktik buruk, dan hilangnya kepercayaan. Pertanyaannya tetap: kemunduran industri Web3 ini adalah kesalahan siapa?

marsbit41m yang lalu

Web3 yang Dulu Begitu Populer, Kini Masuki Gelombang PHK

marsbit41m yang lalu

Penjualan Turun 26% Malah Naik Harga? Dilema Xiaomi

Industri ponsel menghadapi ujian berat dengan melonjaknya biaya komponen inti, khususnya chip penyimpanan. Pada 2 Agustus, Xiaomi melakukan penyesuaian harga ketiga kalinya tahun ini, menaikkan harga 9 model termasuk seri Xiaomi 17, REDMI K90, dan Turbo 5. Kenaikan mencapai 400-500 yuan untuk lini flagship, dengan Xiaomi 17 Pro Max kini mulai dari 6.499 yuan. Penyesuaian ini menyusul kenaikan bertahap sejak Maret, mencerminkan tekanan biaya yang merambat dari model entry-level hingga flagship. Lonjakan biaya terutama didorong oleh naiknya harga chip memori (DRAM dan NAND). Permintaan tinggi untuk HBM (High Bandwidth Memory) untuk AI telah mengalihkan kapasitas produksi, memangkas pasokan untuk perangkat konsumen. Presiden Grup Xiaomi, Lu Weibing, mengungkapkan harga memori untuk versi yang sama telah melonjak hampir 4 kali lipat dibandingkan kuartal pertama 2025, menambah biaya sekitar 1.500 yuan per unit untuk konfigurasi 12GB+512GB. Tren kenaikan diperkirakan berlanjut hingga akhir 2027 atau 2028. Sementara itu, Xiaomi juga mengalami tekanan penjualan. Data IDC kuartal II 2026 menunjukkan pengiriman ponsel global Xiaomi turun 26,3% year-on-year menjadi 31,2 juta unit, meski tetap menjadi produsen China teratas peringkat ketiga dunia. Di pasar domestik China, pangsa Xiaomi turun ke posisi kelima dengan penurunan 21%, di bawah Huawei, Apple, OPPO, dan vivo. Penurunan ini disebabkan kombinasi harga yang lebih tinggi yang menekan permintaan dan strategi Xiaomi mengurangi proporsi model entry-level untuk meningkatkan struktur produk. Untuk menghadapi tantangan ganda ini, Xiaomi berupaya mengurangi ketergantungan melalui penguatan chip in-house (seri Surge) dan mengoptimalkan konfigurasi serta proporsi model penyimpanan (SKU) di berbagai segmen harga. Xiaomi bukan satu-satunya. Sejak Maret, merek seperti OPPO, vivo, dan Honor juga telah menaikkan harga, dengan Apple menaikkan harga iPad dan MacBook pada Juni. Industri memprediksi gelombang penyesuaian harga kedua akan terjadi pada paruh kedua tahun ini. Siklus kenaikan harga industri yang luas telah dimulai, memaksa perusahaan dan konsumen untuk menyesuaikan strategi.

marsbit55m yang lalu

Penjualan Turun 26% Malah Naik Harga? Dilema Xiaomi

marsbit55m yang lalu

Trading

Spot

Artikel Populer

Cara Membeli LINK

Selamat datang di HTX.com! Kami telah membuat pembelian ChainLink (LINK) menjadi mudah dan nyaman. Ikuti panduan langkah demi langkah kami untuk memulai perjalanan kripto Anda.Langkah 1: Buat Akun HTX AndaGunakan alamat email atau nomor ponsel Anda untuk mendaftar akun gratis di HTX. Rasakan perjalanan pendaftaran yang mudah dan buka semua fitur.Dapatkan Akun SayaLangkah 2: Buka Beli Kripto, lalu Pilih Metode Pembayaran AndaKartu Kredit/Debit: Gunakan Visa atau Mastercard Anda untuk membeli ChainLink (LINK) secara instan.Saldo: Gunakan dana dari saldo akun HTX Anda untuk melakukan trading dengan lancar.Pihak Ketiga: Kami telah menambahkan metode pembayaran populer seperti Google Pay dan Apple Pay untuk meningkatkan kenyamanan.P2P: Lakukan trading langsung dengan pengguna lain di HTX.Over-the-Counter (OTC): Kami menawarkan layanan yang dibuat khusus dan kurs yang kompetitif bagi para trader.Langkah 3: Simpan ChainLink (LINK) AndaSetelah melakukan pembelian, simpan ChainLink (LINK) di akun HTX Anda. Selain itu, Anda dapat mengirimkannya ke tempat lain melalui transfer blockchain atau menggunakannya untuk memperdagangkan mata uang kripto lainnya.Langkah 4: Lakukan trading ChainLink (LINK)Lakukan trading ChainLink (LINK) dengan mudah di pasar spot HTX. Cukup akses akun Anda, pilih pasangan perdagangan, jalankan trading, lalu pantau secara real-time. Kami menawarkan pengalaman yang ramah pengguna baik untuk pemula maupun trader berpengalaman.

1.1k Total TayanganDipublikasikan pada 2024.12.13Diperbarui pada 2026.06.02

Cara Membeli LINK

Diskusi

Selamat datang di Komunitas HTX. Di sini, Anda bisa terus mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan platform terkini dan mendapatkan akses ke wawasan pasar profesional. Pendapat pengguna mengenai harga LINK (LINK) disajikan di bawah ini.

活动图片