Kebijakan Regulasi

Berfokus pada perkembangan regulasi global, perubahan kebijakan, dan persyaratan kepatuhan. Ini memberikan analisis mendalam tentang regulasi pemerintah dan dampaknya terhadap industri kripto dan blockchain, membantu bisnis dan investor untuk mengelola risiko terkait kebijakan secara proaktif.

Flipster FZE Dapat Persetujuan Prinsip dari VARA, Perkuat Komitmen untuk Akses Crypto yang Diatur

Flipster, platform perdagangan cryptocurrency global, telah mendapatkan persetujuan prinsip dari Otoritas Aset Virtual Dubai (VARA) untuk entitas Flipster FZE. Persetujuan ini merupakan pencapaian penting dalam ekspansi Flipster ke Timur Tengah dan memperkuat fokusnya dalam menyediakan akses yang aman dan sesuai aturan ke aset digital di pasar yang diatur. Persetujuan prinsip memungkinkan Flipster FZE untuk melanjutkan ke tahap penyediaan layanan aset virtual yang diatur di bawah kerangka kerja VARA, dengan perdagangan spot sebagai layanan awal. Ini mencerminkan strategi jangka panjang Flipster untuk beroperasi dalam kerangka regulasi yang mapan di pasar global utama. Benjamin Grolimund, General Manager Flipster FZE, menyatakan bahwa ini adalah bukti keyakinan terhadap komitmen jangka panjang mereka di wilayah tersebut. Ia menambahkan bahwa Timur Tengah telah menjadi contoh dalam regulasi dan adopsi aset digital, dengan kerangka VARA yang memprioritaskan kepercayaan dan keamanan. Kemajuan regulasi ini didukung oleh peningkatan infrastruktur kepatuhan platform, termasuk kemitraan dengan Chainalysis untuk meningkatkan kemampuan pemantauan transaksi dan manajemen risiko. Flipster pertama kali mengumumkan masuknya ke Timur Tengah pada Mei 2025, dengan menunjuk Grolimund yang memiliki pengalaman di Rain dan Bloomberg. Kejelasan regulasi UAE dan ekosistem aset digitalnya yang matang menjadikannya basis strategis untuk rencana pertumbuhan global Flipster.

TheNewsCrypto02/12 09:20

Flipster FZE Dapat Persetujuan Prinsip dari VARA, Perkuat Komitmen untuk Akses Crypto yang Diatur

TheNewsCrypto02/12 09:20

Setelah Dokumen No. 42 Daratan Tentukan Arah, Apa Standar Token RWA Terbaik?

Tiongkok merilis dokumen kebijakan "Yin Fa [2026] No. 42" yang secara resmi mengakui dan mengatur Tokenisasi Aset Dunia Nyata (RWA), memisahkannya dari aset kripto virtual. RWA didefinisikan sebagai aktivitas mengubah kepemilikan atau hak pendapatan aset menjadi token menggunakan teknologi distributed ledger. Untuk beroperasi, pelaku usaha harus mendapatkan persetujuan regulator dan melakukan proses备案 (pendaftaran) dengan Otoritas Sekuritas Tiongkok (CSRC). Dari perspektif global, pasar RWA telah tumbuh signifikan, mencapai $23,7 miliar, dengan standar token yang beragam seperti ERC-3525, ERC-3475, aToken (Aave), stETH (Lido), dan model untuk saham tokenisasi dari platform seperti Ondo dan xStock. Standar-standar ini menawarkan keuntungan seperti peningkatan likuiditas, fraksionalisasi, transparansi, dan otomatisasi melalui kontrak pintar. Artikel ini menganalisis bahwa keberhasilan suatu standar token RWA tidak terletak pada kesempurnaan teknisnya, tetapi pada kemampuannya untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar, memberikan pengalaman pengguna yang mulus (seperti mekanisme bunga otomatis pada aToken dan stETH), dan memanfaatkan keunggulan unik blockchain seperti perdagangan 24/7 untuk penemuan harga yang lebih baik. Kebijakan Tiongkok dipandang sebagai langkah positif untuk legitimasi RWA, namun kesuksesan jangka panjang akan bergantung pada implementasi yang praktis dan tidak terlalu membatasi, bukan sekadar membuat standar yang sempurna.

marsbit02/12 06:15

Setelah Dokumen No. 42 Daratan Tentukan Arah, Apa Standar Token RWA Terbaik?

marsbit02/12 06:15

活动图片